• Home
  • Aceh Timur
  • Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Penertiban Hewan Ternak
Minggu, 8 Desember 2019 | 00:27:00

Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Penertiban Hewan Ternak

aktualonline.com/Jalaluddin M Yusuf
Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Penertiban Hewan Ternak
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.ACEH TIMUR ||| Bertempat di Aula gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis, 05 Desember 2019 telah berlangsung acara Pembinaan kesadaran Hukum Aparatur Sipil negara dan masyarakat tentang penertiban hewan ternak.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H. M Thaib, SH menghimbau kepada seluruh masyarakt yang berada di Kabupaten Aceh Timur untuk menjaga kebersihan di lingkunggan tempat mereka berdomisi terutama kebersihan dari kotoran hewan ternak yang tidak memiliki kandang.

 

Menurut Bupati Aceh Timur yang akrab dipangil dengan Roky tersebut meskipun acara ini dinilainya sangat telat namun hal ini diangap sangat penting mengingat di Kabupaten Aceh Timur masih banyak hewan ternak yang berkeliaran tanpa pengawasan dari pemilik ternak, baik itu hewan lembu maupun kambing.

 

Menurutnya, peran serta para Camat dan dibantu oleh para geuchik dalam menjaga keberishan linggkungan dari hewan ternak yang masih berkeliaran sangat penting, sebab tugas dan fungsi para Camat adalah tugas yang di emban oleh Bupati, akan tetapi lingkup wewenangnya hanya sebatas Kecamatan saja, dan begitu pula dengan tugas Geuchik.

 

Sejauh ini permasalahan hewan ternak ini sudah menjadi masalah yang komplek di Kabupaten Aceh Timur dimana hampir di setiap Gampong masyarakat memiliki hewan ternak, baik lembu maupun kambing yang masih bebas berkeliaran tanpa memiliki kandang sehingga kotoran dari hewan tersebut sangat mengangu kebersihan terutama kesehatan bagi masyarakat itu sendiri dan meurutnya pentiingnya acara ini guna memberikan pembinaan kesadaran hukum aparatur Sipil Negara dan masyarakat ini dilaksanakan dengan berpedoman pada Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 9 Tahun 2012 tentang penertiban hewan ternak dimana tuuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untukn memberikan arahan dan pemahaman khususnya bagi para Camat dan Geuchik tentang penertiban hewan ternak, sehingga para Camat dan geuchik mengerti dan paham mengenai prosedur serta aturan hukum yang berkaitan dengan penertiban hewan ternak di Kabupaten Aceh Timur guna mewujudkan Kabupaten Aceh Timur yang bersih, Hijau, Indah dan tertib serta mendukung pelaksanaan penertiban hewan ternak dan diharapkan kepada Pemerintah Gampong agar merumuskan dan menerbitkan Qanuhn Gampong yang berhubungan dengan penertiban hewan ternak, sehingga percepatan terwujudnya Kabupaten Aceh Timur yang bersih, Indah dan tertib dapat terlaksana.

 

Ia mengingatkan apabila kedepan masih ada hewan ternak yang berkeliaran ia memiinta aparat khusus terutama dari Satuan Polisi Pamong Praja untuk dapat menindak tegas serta mengamankan guna menghilangkan keresahan di masyarakat tentang keberadaan hewan ternak yang masih berkeliaran, akan tetapi sebelum bertindak hendaknya pihak Satpol PP melakukan koordinasi dengan pihak dan unsur terkait.

 

Sementara itu Asisten III Bidang Administrasi, H. M. Amin, SH, MH dalam laporannya mengatakan,maksud dan sasaran yang ingin dicapai dengan dilaksanakannya Pembinaan kesadaran Hukum Aparatur Sipil Negara dan masyarakat tentang penertiban hewan ternak ini adalah untuk memberikan arahan dan pemahaman bagi para peserta bahwa hewan ternak disamping bermanfaat, juga dapat menimbulkan dampak negatif pada linggkungan, keamanan, ketertiban maupun keselamatan lalu lintas jalan raya sehingga dalam penaganan pemeliharaannya perlu ditertibkan.

 

Sedangkan yang menjadi sasaran dari pelaksanaan acara ini adalah untuk mewujudkan kepedulian para peserta dan masyarakat untuk menjaga ketentraman,ketertiban umum, kebersihan dan keindahan dalam wilayah kabupaten Aceh Timur.

 

Selain itu penertiban hewan ternak ini merupakan salah satu upaya atau program Bupati Aceh Timur guna meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor Pertanian karena keinginan Bupati Aceh Timur di wilayah Aceh Timur jangan adalagi lahan masyarakt yang ngangur atau lahan tidur dan semua lahan tersebut harus berfungsi minimal ditanami dengan palawija ataupun jagung dengan catatan tanaman tersebut jangan sampai digangu oleh hewan ternak yang masih berkeliaran yang bisa merusak dan merugikan para masyarakat petani itu sendiri “ pungkasnya.

 

Acara ini sediri dijadwalkan akan berlangsung selama satu hari yang diikuti sebanyak 48 orang peserta yakni para camat dan satu orang perwakilan geuchik dari 24 kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Timur. Sementara yang menjadi narasumber dalam acara ini antara lain unsur  satuan Polisi pamong Praja, unsur Polres dan unsur Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Timur.||| Jalaluddin MY

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 23 Januari 2020 | 23:20:15
Wali Nanggroe : Jaga Hutan dan Satwa
Kamis, 23 Januari 2020 | 00:37:53
Pendaftaran JPT Pratama Diperpanjang
Senin, 20 Januari 2020 | 13:50:35
Bupati Rocky Evaluasi 24 Camat
Selasa, 14 Januari 2020 | 16:15:18
Panitia Seleksi JPT Pratama Perpanjang Pendaftaran
Senin, 13 Januari 2020 | 13:56:36
Komunitas TKC Langsa Resmi Dibentuk
BERIKAN KOMENTAR
Top