• Home
  • Aceh Timur
  • Kisah Pilu Warga Bagok Panah lhee Penderita Cacat Tak Dapat Bantuan dari Pemerintah
Minggu, 31 Mei 2020 | 13:01:30

Kisah Pilu Warga Bagok Panah lhee Penderita Cacat Tak Dapat Bantuan dari Pemerintah

aktualonline.com/Jalaluddin M Yusuf
Kisah Pilu Warga Bagok Panah lhee Penderita Cacat Tak Dapat Bantuan dari Pemerintah
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.ACEH TIMUR ||| Miris dan menyentuh hati.Itulah yang dialami Ibrahim Pasai warga Bagok Panah lhee,Kabupaten Aceh Timur.

 

Pasalnya, disaat warga berbondong-bondong mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT),PKH,BST atau sejenis bantuan lainnya yang disalurkan Pemerintah RI terlebih lagi terkait wabah Covid-19 namun Ibrahim Pasai sedikitpun tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah bahkan pemerintah desa dinilai “tidak memperhatikan” warga desanya yang mengalami cacat pada kedua kakinya.

 

Ungkapan perasaan hati yang mendalam dan sangat miris dan menyentuh hati di utarakan Khaituni istri dari Ibrahim Pasai belum lama ini kepada Jurnalis media online www.aktualonine.com menjelang perayaan idul Fitri 1441 H.

 

Dikatakan Khaituni,saat perangkat desa mengambil Kartu Keluarga (KK) dirinya sangat senang dan berharap bantuan yang disalurkan pemerintah tersebut untuk membantu warga terlebih lagi warga terdampak Covid 19 benar-benar dirasakannya.

 

Bahkan asa dan harapan yang begitu kuat dengan penuh pengharapan atas banuan tersebut dapat digunakannya saat menjelang perayaan Idul Fitri untuk membeli berbagai keperluan dan kebutuhan bahan-bahan pokok.

 

Namun, harapan itu hanya harapan dan angan-angan Khaituni yang biasa dipanggil Uni.Karena dia tidak mendapatkan sepeserpun bantuan dari pemerintah tersebut.

 

Karena memang sangat membutuhkan bantuan harapan Khaituni tidak putus. Ia lalu mempertanyakan dan melaporkan hal itu kepada Kepala Desa setempat dengan harapan agar kedepannya dapat mendapat bantuan untuk menghidupi anak dan suaminya yang mengalami cacat yang tidak bisa pulang kampong ke Medan karena ada pembatasan mudik,ungkap Khaituni.

 

Sementara terkait degan hal ini, Keuchik Bagok Panah lhee, Sarbaini bahwa nama-nama warga penerima bantuan terdampak covid 9 atau bantuan sejenis lainnya sudah didata dan disampaikannya kepada pemerintah kecematan.

 

“ Semua data masyarakat desa kita sudah naikkan dalam Musdes (Musyawarah Desa) namun saat di Muscam (Musyawarah Kecamatan) entah mengapa dihapus kita tidak tahu,” tegas Sarbaini yang berjanji akan mengusahakan diperubahan dan akan menaikkan kembali nama warganya yang belum mendapat bantuan tersebut.

 

Sementara saat dikonfimasi melalui WhaatApp (WA), Camat Darul Aman menjawab pasti ada alasan harus dikeluarkan dari penerima bantuan langsung tunai(BLT).

 

“Pasti na alasan pakek dipeuteubit dari penerima blt,” demikian jawab,T Muyazir.||| Jalaluddin MY

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Jumat, 19 Juni 2020 | 22:27:18
Bupati Rocky Ajak Warga Jaga Lingkungan
Kamis, 18 Juni 2020 | 14:25:03
Gampong lhee Salurkan BLT Tahap ll
Kamis, 18 Juni 2020 | 00:51:13
Zona Hijau Wajib Dipertahankan
BERIKAN KOMENTAR
Top