• Home
  • Aceh Timur
  • Tangani Longsor Jalan Lintas Propinsi…Gubernur Aceh Diminta Turunkan Alat Berat
Rabu, 6 Desember 2017 | 23:15:15

Tangani Longsor Jalan Lintas Propinsi…Gubernur Aceh Diminta Turunkan Alat Berat

aktualonline.com/Jalaluddin M Yusuf
KEPALA BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.STP, M.AP, bersama petugas Dinas PUPR mengawasi alat berat ketika dilakukan pembersihan tanah longsor yang menutupi badan jalan lintasan propinsi di Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi Lokop, Aceh Timur, Rabu 6 Desember 2017, dinihari.
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.ACEH TIMUR///Pemerintah Aceh melalui instansi terkait diminta segera menurunkan alat berat untuk menangani bencana alam berupa tanah longsor yang menutupi badan jalan lintasan yang menghubungkan Peureulak (Kabupaten Aceh Timur) dengan Pinding (Kabupaten Gayo Lues).


Jalan Peureulak – Pinding itu lintasan propinsi, segala bentuk perawatan dan pembangunan menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh," kata Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, Rabu 6 Desember 2017.

Oleh karenanya, Pemerintah Aceh melalui Dinas Bina Marga Propinsi Aceh, segera menurunkan alat berat kesana. Untuk mengantisipasi longsor kedepan diharapkan alat berat milik Propinsi Aceh ditempatkan di pantai timur Propinsi Aceh. 

 

"Hal ini penting mengingat jalan lintasan propinsi itu rawan longsor setiap musim penghujan, bahkan saat ini tanah longsor telah menutupi badan jalan hingga memutuskan hubungan darat dari Peureulak ke Lokop," ujar Rocky.

Sebagaimana diketahui, akibat cuaca buruk mengakibatkan terjadinya tanah longsor hingga menutupi badan jalan di Dusun Cane, Desa Rampah, Kec. Serbajadi—Lokop, Aceh Timur, Selasa 5 Desember 2017 sekira pukul 14:30 Wib. Akibatnya, hubungan darat antara Peureulak ke Lokop, putus total.


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Timur, telah mengerahkan alat berat, Rabu 6 Desember 2017, dinihari. Hingga siang kemarin, proses pembersihan masih dilakukan dengan target hubungan darat kembali lancar.


 "Kita melakukan pembersihan tanah longsor dengan tujuan agar masyarakat Lokop, tidak terkurung. Jika tidak maka mereka akan terisolir, begitu juga dengan hubungan darat dari Blang Kejeren ke Peureulak, juga putus total," kata Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.STP, M.AP.


Ditambahkan, pembersihan itu dilakukan untuk membantu masyarakat agar tidak terkurung. Meskipun jalan lintasan tersebut menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh, tetapi pihaknya membersihkan tanah longsor diatas badan jalan demi lancarnya arus transportasi. "Mungkin untuk memindahkan tanah longsor ini butuhkan waktu beberapa hari, minimal 5 hari," kata Syahrizal Fauzi. ///Jalaluddin MY

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Jumat, 14 Desember 2018 | 20:16:38
HAI Ke-53 Dibuka di Aceh Timur
Jumat, 14 Desember 2018 | 20:13:32
BNK Aceh Timur Laksanakan P4GN Bagi Para Ketua Pemuda
Jumat, 14 Desember 2018 | 00:55:52
Aparatur Desa Diingatkan Hindari Penyimpangan ADG
Rabu, 12 Desember 2018 | 23:15:55
DPD Juara Lomba Merangkai Bunga
Selasa, 11 Desember 2018 | 13:19:32
Asisten Administrasi Umum Buka Bimtek Legal Drafting
Selasa, 11 Desember 2018 | 13:09:58
Wakil Bupati Aceh Timur Lepas Jamaah Umrah
BERIKAN KOMENTAR
Top