• Home
  • Aceh Timur
  • KIP Aceh Timur Gelar Bimtek Pelaporan Kampanye serta Alat peraga Pemilu
Rabu, 19 September 2018 | 01:19:17

KIP Aceh Timur Gelar Bimtek Pelaporan Kampanye serta Alat peraga Pemilu

aktualonline.com/Jalaluddin M Yusuf
KIP Aceh Timur Gelar Bimtek Pelaporan Kampanye serta Alat peraga Pemilu
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.ACEH TIMUR///Bertempat di Hotel Khalifah Idi Rayeuk Kabupa Aceh Timur,Selasa (18/9) Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur menggelar Bimbingan Teknis Pelaporan Kampanye serta Alat Peraga Pemilu bagi pengurus dan operator Partai Politik Peserta Pemilu  tahun 2019.

 

Kegiatan Bimtek Pelaporan Kampanye serta Alat peraga Pemilu tersebut dihadiri,Ketua Komisi Independen Aceh Timur. H. Mulia Karem,S.Ag.M.H,Kapolres Aceh Timu,r AKBP Wahyu Kuncoro S.I.K, M.H, Dandim 0104/Atim diwakili Danramil 05/Idr Kapten Inf Suharno,Kepala Kejaksaan Negeri Idi diwakili Kasi Intel Kajari Idi Andi Suwanda, SH, MH, Kapolres Langsa di wakili Ipda Eko Hadianto, Kakesbangpol Aceh Timur di wakili Kabid Politik dan  Kemasyarakatan Kesbangpol Aceh Timur Drs Mahfudi, Komisioner Panwasli Aceh Timur Musliadi, SE,Komisioner KIP Divisi kampanye Tarmizi S. Sos. I, M.A,Komisioner KIP Divisi Pelaksanaan Rekapitulasi dan Penetapan Pasangan Calon terpilih Sofyan,serta peserta bimbingan teknis. 

 

Pada kesempatan itu Sekertaris KIP Aceh Timur, M. Yunus, SE, mengatakan, terseleng garanya acara bimbingan teknis pelaporan dana kampanye alat peraga kampanye bagi pengurus dan operator partai politik wilayah Kabupaten Aceh Timur ini menggunakan anggaran dana dari Bawaslu RI.

 

Sementara Ketua KIP Aceh Timur, H. Mulia Karem,S.Ag.M.H dalam sambutannya  menyampaikan bahwa sebentar lagi kita sudah memasuki tahapan kampanye yang di mulai tanggal 23 September 2018 dan berakhirnya 3 (Tiga) hari menjelang masa tenang. 

 

"Untuk dana kampanye agar setiap Parpol membuat buku rekening untuk mengetahui dari mana sumber dana kampanyenya yang digunakan setiap parpol, oleh karena itu pihaknya berharap setiap operator parpol serius dalam kegiatan ini," ungkap H. Mulia Karem,S.Ag.M.H.

 

Ditambahkannya, pada tanggal 21 September 2018 nanti KIP Aceh Timur akan melaksanakan penetapan DCT (Daftar Calon Tetap) jadi saya harapkan setiap  parpol harus hadir dalam acara nanti, sehingga parpol mengetahui siapa calon-calon Bacalegnya yang akan maju. 

 

Nanti sebelum kampanye kita akan membuat Deklarasi damai antara parpol untuk menghindari terjadi pelanggaran dalam berkampanye sehingga tercipta pemilu yang jujur dan adil,  karena Bawaslu dalam UU akan memperlakukan tindakan  tegas apabila ada Bacaleg yang melakukan pelanggaran kampanye dengan melakukan pencopotan haknya sebagai Bacaleg, ujar Mulia Karem. 

 

Sementara Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro S.I.K, M.H, dalam penyampaian materinya mengatakan pendapat di UU No 2 tahun 2008,surat ijin adalah penyampaian tertulis yang disampaikan pejabat Polri berwenang secara tertulis untuk melaksanakan kegiatan keramaian. 

Hal yang menonjol tentang diberikanya ijin oleh pejabat Polri yang berwenang berdasarkan data dari Inteljen bisa tidaknya di berikan ijin keramaian kepada pemohon. 

Setiap kegiatan keramaian yang melibatkan massa di atas 50 (Limapuluh) orang, berdasarkan pasal IV Ayat 3 (Tiga),wajib melaporkan kegiatan keramain kepada pejabat Polri yang berwenang dan apabilah tidak di laporkan  kami berhak untuk membubarkan kegiatan tersebut. 

 

Kajari Aceh Timur yang di wakili oleh Kasi intel Kajari Aceh Timur, Andi Suwanda, SH, MH dalam materinya menyampaikan,Kejaksaan dalam pemilu mempunyai kewenangan sebagai lembaga penuntutan dalam tindakan pidana dengan melaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan berdasarkan UU.

 

Berdasrkan peraturan besarnya dana kampanye Rp 2.5 Milyar untuk perorangan dan 25 milyar untuk perkumpulan,  hal ini di lakukan untuk mencegah masuknya dana ilegal yang masuk ke dana pemilu dan apabila terbukti menerimah dana ileggal akan di hukum berdasarkan  Pasal UU No 7 tahun 2009,untuk kegiatan pelanggaran pemilu nanti akan di bentuk Centra GAKUMDU (Penegakan Hukum Terpadu) yang terdiri dari Panwasli, Kejaksaan dan Kepolisian,Penutup pembacaan Do'a dibacakan oleh Tgk. Rusli,Kegiatan selesai pukul 12.10 Wib dan berjalan tertib,aman dan lancar.///Jalaluddin MY

 

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Selasa, 11 Desember 2018 | 13:19:32
Asisten Administrasi Umum Buka Bimtek Legal Drafting
Selasa, 11 Desember 2018 | 13:09:58
Wakil Bupati Aceh Timur Lepas Jamaah Umrah
Senin, 3 Desember 2018 | 15:45:00
Milad GAM, Bupati Rocky Ziarahi Makam dr. Zubir Mahmud
Minggu, 2 Desember 2018 | 23:49:51
Rocky Ikut Konvoi Motor Klasik di Idi
Jumat, 30 November 2018 | 20:13:20
Rocky Terima Penghargaan Menteri Keuangan
BERIKAN KOMENTAR
Top