• Home
  • Aceh Timur
  • PT.Selaras Mandiri Sejahtera dan PT.Nahkla Sampurna,KSO Disinyalir Langgar Sejumlah Aturan Pemerintah
Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:04:04

PT.Selaras Mandiri Sejahtera dan PT.Nahkla Sampurna,KSO Disinyalir Langgar Sejumlah Aturan Pemerintah

aktualonline.com/Jalaluddin M Yusuf
PT.Selaras Mandiri Sejahtera dan PT.Nahkla Sampurna,KSO Disinyalir Langgar Sejumlah Aturan Pemerintah

aktualonline.com.ACEH TIMUR//Pembangunan D.I. Irigasi Jalur dua Sayap Kanan berdampak negatif terhadap pembangunan lainnya hal ini disebabkan karena pengangkutan material yang menggunakan mobil Dam Interkuler yang setiap hari melintasi jalan Induk Utama Kecamatan Pante Bidari Kemukiman Blang Seunong Kabupaten Aceh Timur milik kedua perusahaan  yang mengerjakan Mega Proyek Nasional PT.Selaras Mandiri  Sejahtera dan PT.Nahkla Sampurna,KSO yang dinilai melanggar sejumlah aturan.

 

Hal ini ditegaskan Ketua Perwakilan YARA Aceh Timur Tgk Indra Kusmeran.SH.kepada Reporter aktualonline.com. Rabu (10/10/2018).

 

Lebih lanjut Tgk Indra.SH menyebutkan bahwa setidaknya mereka harus mengantongi izin resmi Pemerintah dimana setiap Perusahaan yang mengerjakan Proyek Nasional yang beroperasi di Wilayah Aceh Timur setidaknya memiliki Amdal Lalu Lintas (Amdal Lalin) sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang mengacu pada : Peraturan Menteri Perhuhungan (Permenhub) Nomor 75 Tahun 2015 tentang Penyelengaraan Analisa Dampak Lalin sebagai turunan dari Undang-undang (UU) 22 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 tahun 2011 tentang Amdal Lalin, dan juga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup, lebih lanjut mereka juga tidak memiliki izin galian C berdasarkan keterangan kepala dinas Perizinan melaui Sektarisnya M.Paisal beberapa hari  lalu.

"Ini sangat ironis, dimana Perusahaan yang mengerjakan Mega Proyek Nasional tidak memiliki izin resmi,yang selama ini beroperasi tidak tersentuh hukum dan ini sangat aneh," ujar Tgk Indra.SH.

 

Hal senada juga disampaikan oleh warga masyarakat Gampong Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur Muzakir.

 

Muzakir menyebutkan bahwa masyarakat sangat kecewa dimana, menurut keterangan nya bahwa setiap hari Mobil Angkutan milik PT.Selaras Mandiri Sejahtera dan PT.Nahkla Sempurna,KSO melewati jalan warga masyarakat yang mengangkut material berupa batu, sementara Pasir yang mereka gunakan diambil diambil ditempat kita, namun untuk lebih jelasnya saya tidak tahu dimana lokasi tempat pengambilan pasir galian C tersebut, terkait dengan Izin pengambilan galian C tersebut resmi atau tidak saya tidak tahu, kata Muzakir.

 

Hal senada juga diungkapkan Zulfikar  yang mengatakan,sangat disayangkan bahwa jalan rusak parah karena mobil milik kedua perusahaan tersebut terus melewati jalan ini sehingga berdampak pada pembangunan jalan yang baru dibangun di Gampong snb Saboh Hancur padahal pembangunan jalan aspal tersebut pada tahun 2017 yang lalu, ini juga sangat disayangkan demikian ujarnya.

 

Saat dikonfirmasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur, yang ditemui oleh media dikediaman kantornya Kadis Drs. Mohd. Mukhtar, MAP melalui Kabid Transportasi dan lalu lintas Zulkifli.ST,menyebutkan bahwa Keberadaan Perusahaan tersebut selama ini kami tidak kita ketahui katanya, baru kemarin kami tahu setelah adanya pemberitaan dari media yang menyebutkan bahwa adanya perusahaan yang Produksi Ready Mix Batching plant ada didaerah tersebut.

 

Sementara saat disinggung apakah mereka Perusahaan (Red) PT.Nahkla Sampurna, KSO sudah mengurus izin Amdal Lalin ? Zulkifli.ST belum pernah ada bang jawabnya,kan sudah saya katakan kami juga baru tau saat abang menayangkan pemberitaan kemarin,kata Zulkifli.ST.

 

Sekaitan dengan hal itu Camat Pante Bidari M.Nasir ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa mereka pernah meminta rekomendasi dari kita, namun saya tidak tahu persis Perusahaan apa lebih jelasnya, kita hanya mengeluarkan Rekomendasi sesuai dengan surat keterangan Keuchik Gampong Alue Ie mirah waktu itu pada tahun 2016 lalu, terkait dengan Perusahaan atau Batching plent, saya tidak tahu, perusahaan tersebut saya baru tahu sekarang katanya, terkait dengan mobil molen Lewat saya tahu,tapi dimana diproduksi saya tidak tahu demikian ungkap Camat Pante Bidari M.Nasir.///Jalaluddin M Yusuf

 

 

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Kamis, 18 Oktober 2018 | 23:25:39
Aceh Timur Laksanakan Workshop Pemetaan Populasi Kunci
Kamis, 18 Oktober 2018 | 00:11:06
Bupati Rocky Tinjau Jembatan Rusak
Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:57:42
MTQ XXX Darul Aman Ditutup
Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:56:52
Asisten III Aceh Timur Buka PKU Muda Aceh
Senin, 15 Oktober 2018 | 23:30:10
Satpol-PP&WH Diminta Lebih Giat Lakukan Penertiban
Senin, 15 Oktober 2018 | 01:33:44
124 Peserta Ikut MTQ XXX Darul Aman
Jumat, 12 Oktober 2018 | 23:58:49
Staf Ahli Bupati Buka MTQ Darul Aman
Jumat, 12 Oktober 2018 | 02:01:15
Jelang HUT Ke-XIX, DWP Aceh Timur Gelar Rapat
BERIKAN KOMENTAR
Top