• Home
  • Aceh Timur
  • Gali Potensi PAD !! Pemkab Aceh Timur Diminta JanganPilih Kasih
Senin, 5 November 2018 | 12:25:41

Gali Potensi PAD !! Pemkab Aceh Timur Diminta JanganPilih Kasih

aktualonline.com/Jalaluddin M Yusuf
Gali Potensi PAD !! Pemkab Aceh Timur Diminta JanganPilih Kasih
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.ACEH TIMUR///Untuk mengelola pendapatan dan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hendaknya jangan tebang pilih. Karena PAD merupakan pemasukan untuk pengembangan dan pembangunan suatu daerah.

 

Namun lain halnya yang terjadi di Pemkab Aceh Timur.Salah seorang kontraktor kepada Jurnalis aktualonline.com belum lama ini mengatakan dirinya mengeluhkan sikap pemkab Aceh Timur yang selama ini melakukan pemotongan pajak galian C terhadap pekerjaan yang bersumber dari anggaran APBG dan APBK namun tidak terhadap pekerjaan yang bersumber dari APBA dan APBN yang sama-sama memakain galian C.

 

Ini tidak Fair ujar kontraktor tadi seraya menambahkan karena salah satunya untuk membangun dan memajukan daerah kita ya harus membayar pajak untuk PAD.

 

Ditambahkannya,seharusnya pemerintah membuat sebuah regulasi yang mengharuskan Anggaran APBA dan APBN harus juga harus  dikenakan pajak material Galian C, karena mereka juga tidak mungkin menggunakan atau membawa material galian C Provinsi atau material Galian C Pusat  dalam hal ini Kuta Raja Banda Aceh dan Jakarta, contoh gambaran umumnya misalnya, pekerjaan rumah duafa yang bersumber dari Anggaran APBK dikenakan pajak galian C, sementara itu rumah  duafa yang bersumber Anggaran APBA/APBN tidak dikenakan pajak.

 

Seharusnya setiap proyek Galian C yang bersumber Anggaran APBA dan APBN yang pekerjaan di setiap kabupaten/kota pihak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dapat duduk bersama membahas serta mengkaji hal ini.Karena selama ini setiap pekerjaan Proyek APBA dan APBN yang dikerjakan disetiap Kabupaten/kota dimulai segala berkas ditunda dulu sebelum pembayaran pajak Galian C, ditempat lokasi  yang sudah selesai mereka kerjakan jangan langsung di PHU oleh Pemerintah Provinsi, pihak Pemerintah Kabupaten tidak ada wewenang.

 

Dan ini sangat disayangkan ujarnya, karena ini juga salah satu pemasukan (PAD) Aceh Timur yang bersumber Anggaran dari APBA dan APBN, karena ini juga merupakan potensi pendapatan Asli Daerah begitu ungkap kontraktor tadi.

 

Terkait dengan hal dimaksud, Plt Kepala Bidang Pendapatan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Timur, Zulfikar melalui Kabis Pendapatan Muhammad Oriza kepada wartawan aktualonline.com baru-baru ini diruang kerjanya mengatakan, selama ini hanya beberapa saja yang membayar diantaranya proyek konstruksi di Penaron pada tahun 2017 dan juga untuk tahun 2018 hanya beberapa saja.

 

Namun tidak dirincikan perusahaan mana saja yang membayar pajak material Galian C itupun dari Proyek Anggaran APBA,sementara itu dari Proyek Anggaran APBN tidak ada sama sekali ujarnya,

 

Padahal mengacu Pada Surat Pemerintah Aceh Sektariat Daerah yang ditujukan kepada 1.Para Kepala SKPA dan 2.Bendahara Umum yang dikeluarkan Dibanda Aceh Pada 14 Juni Tahun 2017 dengan Nomor Surat:970/7906 Yang bersifat Penting dengan Perihal pajak mineral bukan logam dan Batuan (Pajak  Galian C) pada poin a.jelas menyebutkan bahwa Pengguna Anggaran/kuasa pengguna anggaran/pejabat pelaksana Teknis kegiatan/pejabat penatausahaan keuangan/bendahara pengeluaran agar memberitahu kan kepada pihak Rekanan untuk melunasi Pajak mineral bukan logam dan batuan (Pajak Galian C) dimasing-masing kabupaten/kota dan tanda bukti lunas Tersebut menjadi lampiran SPM yang diajukan kepada bendahara umum Aceh untuk proses pencairannya.

 

Lebih lanjut katanya pada Poin b.juga mengatakan bahwa: bendahara umum Aceh Agar mempersyaratkan kelengkapan surat keterangan lunas Pajak mineral bukan logam dan batuan (Pajak Galian C) dimaksud dalam Penerbitan SP2D.Demikian yang disampaikan dalam surat tersebut, dan surat tersebut juga ditembuskan kepada Bupati/walikota Se-provinsi Aceh dan tembusan surat tersebut juga kepada kepala Badan Pengololaan Keuangan Se-provinsi Aceh, namun hari ini yang terjadi tidaklah demikian, dan tidak sesuai seperti bunyi dalam surat tersebut ujar Muhammad Oriza.///Jalaluddin MY

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 15 November 2018 | 16:56:49
Rocky Pertahankan Lembaga Wali Nanggroe
Kamis, 15 November 2018 | 16:46:17
Bupati Rocky Diundang Ke Istana Presiden
Kamis, 15 November 2018 | 15:43:05
Bupati Rocky Serahkan 75 Ton Benih Padi ke Petani
Rabu, 14 November 2018 | 11:44:27
Sekda Aceh Timur Sampaikan KUA-PPAS APBK Tahun 2019
Rabu, 14 November 2018 | 11:11:44
Asisten II Pimpin Apel Hari Kesehatan Nasional ke-54
Rabu, 14 November 2018 | 11:06:01
Aceh Timur Tuan Rumah Rakerda Dekranasda Aceh
Selasa, 13 November 2018 | 13:56:42
Puluhan Kader Posyandu Ikut Pelatihan
Jumat, 9 November 2018 | 00:12:34
Temu Usaha Koperasi Dengan Pelaku Usaha/Perbankan
BERIKAN KOMENTAR
Top