• Home
  • Gayo Lues
  • Tangkap dan Penjarakan Kasek Yang Coba Tilap Dana Bos
Kamis, 9 Januari 2020 | 13:30:34

Tangkap dan Penjarakan Kasek Yang Coba Tilap Dana Bos

illustrasi
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.GAYO LUES ||| Dana Bantuan Oprasional Sekolah  (BOS) SD, SMP  dan  SMA salah  satu  merupakan perujutan nyata PermendikBud RI  Nomor  01 Thn 2018 jounto  Nomor  3  Thn 2019 tentang  penggunaan dana bos reguler yang transparan.

 

Saat dikomfirmasi  salah  satu  Kepala sekolah  SD Neg 3 Blangkejer,Kayarulah,Spd menjelaskan pada media ini bahwa pihak sekolah tidak pernah menerima sosialisasi Permen Dikbud tentang dana BOS,dan tidak pernah ada intsruksi dari manager BOS Kabupaten mengenai transparansi papan inpormasi tentang dana BOS sekolah yang dapat diakses oleh masyarakat bahkan seluruh sekolah di Kabupaten Gayo Lues ini tidak ada papan informasi tersebut .

 

Dan menyangkut dana BOS buku pengembangan Nontek atau penujang , tidak pernah kita adakan di thn 2018 dan 2019 , kalau adapun itu ATK , namun kenyataan agak berbeda dengan apa yang ada dalam laporan direkap nasional  BOS regular yaitu pembelian buku Nontek atau penunjang dengan jumlah anggaran Rp 21,870.000  yang dipertanyakan, kata Kayarulah.

 

Ditempat yang berbeda Kepala Sekolah  SMP Negeri 1 Blangkejeren,Kadri, S.Ag  menyebutkan diruang  kerjanya " penggunaan dana BOS sudah kita lakukan secara transparan dengan dewan guru , dan mengenai masalah papan Inpormasi akan kita programkan pada Thn 2020 , sebut Kadri " dan mengenai buku Nontek  atau penunjang Kita beli dari perusahaan buku diantaranya : Erlangga , Yudistira dan Ganesa . 

 

Menyangkut dengan jumlah buku dan anggaran ada pada SPJ , juga Kepsek tersebut tidak berani dan enggan menjelaskan jumlah buku dan anggaran nya , namun nampak dan terpapar direkap nasional dengan jumlah 88,587.000 yang menjadi pertanyaan.......? 

 

Menurut Keterangan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues , Anwar,Spd. MAP , masalah Pengguna dana BOS oleh pihak sekolah tidak perlu sosialisai Permendikbud RI masing - masing Kepala sekolah bisa mengakses melalui media sosial terkecuali Kepala Sekolah tolol dan goblok.

 

Ditempat yang sama Manajer BOS Kab Galus , Dra, Nurainun menyatakan mengenai dana BOS sudah pernah kita adakan BIMTEK tentang Permensikbud masalah dana BOS dan Juknisnya kesetiap sekolah,mungkin saja kepala sekolah belum memahami tentang Permendikbud tersebut , dan kami pun tutur Nurainun belum menguasai sepenuhnya tentang dana BOS tersebut.

 

Ditempat yang berbeda , tanggapan Sekda Kab Gayo Lues , H.Thalib ,S.Sos.M.AP , LSM dan Wartawan merupakan mitra dari pada Pemerintah Daerah dan bagi pengguna anggaran baik dinas maupun sekolah Wajib transparasi tentang penggunaan anggaran yang dikelolanya tutur Sekda .

 

Hal lain sebut  Ketua Komisi  D  DPRK Gayo Lues Mhd El Amin tentang dunia pendidikan dan Kesehatan kami siap dipanggil dan turun kelapangan demi kepentingan masyarakat banyak .

 

Hal seraya pungkas Pimpinan LSM  PPKMA, M.Jenen " menghapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Manejer BOS serta Tim BOS Kabupaten agar Kiranya dapat membentuk Tim P3M ( Pelayanan Penanganan Pengaduan Masyarakat ) Kab Galus yang tertuang dalam peraturan Permendikbud nomor 3 thn 2019.||| Syukran

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 16 Januari 2020 | 00:27:49
Puskesmas Pantan Cuaca Kekurangan dokter
Senin, 13 Januari 2020 | 02:25:55
Proyek Pembangunan Balai Desa Perlak Jadi Sorotan
Kamis, 9 Januari 2020 | 00:33:42
Akreditasi Puskesmas Jangan Hanya Sebagai Simbol
Minggu, 5 Januari 2020 | 00:20:48
Penggunaan Dana BOS Harus Transparan
Kamis, 26 Desember 2019 | 12:00:10
Pelayanan Terpadu Disdik Galus Hanya Selogan Belaka
BERIKAN KOMENTAR
Top