• Home
  • Gayo Lues
  • Apel Siaga Bencana Tahun 2020, Bupati Sebut Gayo Lues Rawan Bencana
Sabtu, 11 Januari 2020 | 11:48:01

Apel Siaga Bencana Tahun 2020, Bupati Sebut Gayo Lues Rawan Bencana

aktualonline.com/Syukran
Apel Siaga Bencana Tahun 2020, Bupati Sebut Gayo Lues Rawan Bencana
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.GAYO LUES ||| Mengenai Surat Mendagri Nomor : 360/14279/Sj Tanggal 30 Desember 2019 Tentang Antisipasi Menghadapi Gerakan Tanah/Tanah Longsor dan Banjir serta adanya informasi terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait waspada potensi cuaca ekstrem.

Menindaklanjuti surat tersebut, Pemkab Gayo Lues menggelar Apel Siaga Bencana Tahun 2020 dengan mengusung tema "Siaga Untuk Selamat" yang berlangsung di Lapangan Pancasila Kampung Jawa Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues pada hari Jum'at (10/01) pagi.

Adapun yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Sekda Kab. Gayo Lues H. Thalib, S.Sos.,M.Ap, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Sugiharto, SE, Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan, S.IK, M.SI, Waka Polres Gayo Lues Kompol Andiyano, SKM, Wadanki Brimob Subden 4C Ipda Asmawardi, Kalaksa BPBD Gayo Lues Suhaidi, S.Pd.,M.SI, Para Staf Ahli Bupati Gayo Lues, Para Asisten Bupati Gayo Lues, Para Kepala Dinas dan Badan pada Kantor Gayo Lues, serta para peserta upacara.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru yang bertindak langsung sebagai Pembina Apel Siaga Bencana Tahun 2020 dalam laporannya mengatakan akan membentuk Posko Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah, dan melakukan pemantauan secara cermat terhadap informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG, BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk mengetahui perkembangan situasi terkini.

"Kita akan menyiagakan seluruh Aparatur Pemerintah Daerah dan akan mengkoordinasikan dengan TNI, POLRI, Instansi Vertikal di daerah dan relawan Siaga Bencana serta unsur masyarakat lainya. Dan kita juga akan menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam rangka siaga banjir/longsor dan risiko akibat bencana lainnya, dengan mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang cukup dan siap digunakan setiap saat dalam keadaan darurat bencana" sebut Amru.

Untuk itu ia meminta agar setiap instansi dapat menyebarluaskan informasi potensi bencana kepada masyarakat setempat melalui berbagai saluran informasi seluas-luasnya, dan terus mengkoordinasikan proses kesiapsiagaan, penyelamatan dan evakuasi apabila terjadi kondisi darurat serta mengaktifkan rencana kontijensi yang disusun jika terjadi tanggap darurat.

"Gayo Lues merupakan Kabupaten yang rawan bencana, baik disebabkan oleh faktor alam dan non alam (manusia). Seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), banjir, puting beliung dan longsor yang dapat mengancam kapan saja. Untuk itu saya selaku pimpinan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta agar mengoptimalkan seluruh potensi yang ada untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tersebut" ujarnya.

Bupati Gayo Lues itu meminta khusus kepada para Camat agar dapat mensosialisasikan penanganan Siaga Bencana kepada para Pengulu di setiap Kampung, "kesiapsiagaan itu diwujudkan dalam bentuk Apel Siaga Bencana yang digelar di Lapangan Pancasila yang kita laksanakan pada hari ini" tutupnya.

Adapun Pemimpin Apel Siaga Bencana Kabupaten Gayo Lues Tahun 2020 adalah Ipda Iswahyudi S.Psi dan Perwira Apel Kapten Arh. Wayan Ardibawa, dengan para peserta apel terdiri dari 1 Pleton Gabungan Perwira Polres Gayo Lues, 2 Pleton Pers Kodim 0113/GL, 1 Pleton Pers Kompi Sangir, 1 Pleton Pers Brimob Subden 4C, 4 Pleton Gabungan Pers Polres Gayo Lues, 2 Pleton Gabungan Satpol PP dan WH Gayo Lues, 1 Pleton Menwa Gayo Lues, 2 Pleton Damkar Gayo Lues, 1 Pleton Pramuka, 2 Pleton Siswa Siswi SMA Gayo Lues serta 1 Pleton Dinas Kesehatan Gayo Lues.||| Syukran

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 16 Januari 2020 | 00:27:49
Puskesmas Pantan Cuaca Kekurangan dokter
Senin, 13 Januari 2020 | 02:25:55
Proyek Pembangunan Balai Desa Perlak Jadi Sorotan
Kamis, 9 Januari 2020 | 00:33:42
Akreditasi Puskesmas Jangan Hanya Sebagai Simbol
Minggu, 5 Januari 2020 | 00:20:48
Penggunaan Dana BOS Harus Transparan
Kamis, 26 Desember 2019 | 12:00:10
Pelayanan Terpadu Disdik Galus Hanya Selogan Belaka
BERIKAN KOMENTAR
Top