• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Terima Gratifikasi Pengadaan Bibit Ikan, Panitia dan Rekanan Diskanla Langkat Dituntut 6 Tahun Penjara
Kamis, 9 Juni 2016 | 23:32:29

Terima Gratifikasi Pengadaan Bibit Ikan, Panitia dan Rekanan Diskanla Langkat Dituntut 6 Tahun Penjara

illustrasi
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN--Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Stabat menuntut Muhammad Syam Mirza selaku panitia pengadaan barang di Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Kabupaten Langkat, selama empat tahun penjara. Terdakwa terbukti bersalah menerima gratifikasi proyek pengadaan bibit ikan kerapu Tahun 2012 sebesar Rp 110 juta dari Sumantri selaku Direktur PT Bintang.

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada Muhammad Syam Mirza selama empat tahun penjara, denda Rp200 juta, subsider tiga bulan kurungan," kata Jaksa dari Kejari Stabat, M Adung SH dalam sidang beragenda tuntutan di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (9/6).

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Berlian Napitupulu SH, JPU mengatakan terdakwa Muhammad Syam Mirza terbukti bersalah melanggar Pasal 12 Huruf b UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Tidak hanya Muhammad Syam Mirza, jaksa juga menuntut Sumantri selaku Direktur PT Bintang Mulya selama dua tahun penjara, denda Rp50 juta dan subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa yang juga rekanan dalam proyek itu dianggap bersalah memberi gratifikasi kepada Muhammad Syam Mirza sehingga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

"Adapun yang menjadi pertimbangan adalah hal-hal memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan masih memiliki tanggungan," ucap JPU.

Atas tuntutan JPU, majelis hakim memberi kesempatan kepada kedua terdakwa untuk mengajukan pleidoi atau pembelaan yang akan dibacakan pada persidangan pekan depan.

Usai persidangan, JPU mengatakan kasus itu berawal dari pengadaan bibit ikan kerapu bantuan Asian Development Bank (ADB) tahun 2012 sebesar Rp700 juta di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Langkat. 

Namun terdakwa Sumantri selaku Direktur PT Bintang memberi gratifikasi kepada Muhammad Syam Mirza agar menjadi rekanan dalam proyek itu.--Ren--

 

Editor : Zon


BERITA LAINNYA
Minggu, 17 September 2017 | 22:53:16
Anggunan SHM Jadi Jual Beli…Pasutri Dilapor ke Poldasu
Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:15:10
Kantongi Sabu…Aroma Ditangkap Polsek Talun Kenas
BERIKAN KOMENTAR
Top