• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Perdaya Korbannya Melalui Jejaring Sosial, Dua Waria Dibekuk Tim Pegasus Polrestabes Medan
Rabu, 1 Agustus 2018 | 14:47:23

Perdaya Korbannya Melalui Jejaring Sosial, Dua Waria Dibekuk Tim Pegasus Polrestabes Medan

foto/benni simamora
Perdaya Korbannya Melalui Jejaring Sosial, Dua Waria Dibekuk Tim Pegasus Polrestabes Medan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Dua orang waria yakni Abdul Halim alias Melan (30) warga Jalan Dusun IV Melati,Desa Perlis, Kecamatan Berandan Barat, Kabupaten Langkat dan Randa Syahputra alias Abel (22) warga Sei Besitang Baru No 23 Kelurahan Sei Sikambing,Kecamatan Medan Petisah dibekuk Tim Pegasus Polrestabes Medan,Senin (30/7/2018).

Kedua tersangka waria tersebut dibekuk Polisi berkat laporan korban Hendro Agung Wijoyo warga Medan yang mengakui telah menjadi korban perampokan yang dilakukan kedua waria tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Selasa (31/7/2018) dalam paparannya mengatakan bahwa korban terperdaya dengan jejaring sosial we chat yang dikirim pelaku dengan wajah mirip wanita cantik. Kemudian tersangka membujuk korban untuk bertemu melakukan kencan di kos-kosan tersangka di Jalan Sei Besitang Baru No 23A Kel.Sei Kambing Kec. Medan Petisah Kota Medan sekira jam 11.00 Wib.

Sesampainya korban dilokasi yang disepakati, korban membatalkan perjanjian untuk berkencan karena ternyata apa yang di we chatt tak sesuai dengan keinginan korban karena pelaku merupakan waria.

Dijelaskan kalau mengikut perjanjian awal tersangka mematok kepada korban seharga Rp 800.000 sekali kencan tapi ditawar oleh korban menjadi Rp 500.000. Tapi oleh karena korban membatalkan perjanjian, tersangka Abdul Halim als Melan memaksa korban untuk membayar Rp 200.000.

Tapi korban keberatan tidak mau bayar dan tersangka lansung merampas dengan paksa dompet korban dan mengambil uang dari dalam dompet sebesar Rp 300.000,  dan juga mengambil paksa 1 unit HP,  merek samsung J3 berwarna putih milik korban yang sebelumnya berada di kantong celana sebelah kanan korban.

Karena barang berharga miliknya diambil paksa korban melakukan perlawan dengan dengan mempertahankan hand phone miliknya dan terjadilah tarik menarik telepon seluler antara korban dengan pelaku.

Saat peristiwa itu terjadi pelaku Randa Syahputra lantas mengambil batu dan mengancam korban dengan mengatakan akan memecahkan kaca mobil korban dengan batu sembari merampas paksa uang korban Rp 200 Ribu.

Usai merampas telepon seluler dan uang korban salah seorang dari pelaku memukul perut dan kepala korban sambil mengancam akan membunuh korban dan kemudian korban juga dipaksa pergi mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di seputaran Jalan Gatot  Subroto.

Saat korban hendak mengambil uang di ATM melintas Tim Pegasus Polrestabes Medan yang sedang melakukan patrol.

Berdasarkan pengaduan korban,Tim pegasus bertindak cepat ke lokasi kos-kosan namun kedua tersangka sudah keburu kabur.

Berkat kejelian dan pengembangan yang didapat pihak kepolisian salah seorang tersangka berhasil diringkus saat berada di Jalan Zainul Arifin sementara tersangka lainnya dikawasan Binjai-Sumatera Utara.

Kedua pelaku dijerat Pasal 365 ayat 1 KHUP dengan ancaman hukuman 9 tahun  penjara.///Benni Simamora

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Minggu, 17 September 2017 | 22:53:16
Anggunan SHM Jadi Jual Beli…Pasutri Dilapor ke Poldasu
Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:15:10
Kantongi Sabu…Aroma Ditangkap Polsek Talun Kenas
Kamis, 17 Agustus 2017 | 00:40:55
Pengedar Ganja Gang Seroja Diringkus Polsek Medan Area
BERIKAN KOMENTAR
Top