Jumat, 5 April 2019 | 00:10:21

Korban Dibunuh dengan Cara Digorok,Sekdes Kuta Tinggi Pakpak Bharat Terlibat

Foto/Ist
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Leonardo Simatupang saat memimpin konferensi pers
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN ||| Personel Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat berhasil mengungkap kasus pembunuhan PBR alias Kuccung. Mayat ‘membusuk’ yang ditemukan di sebuah rumah kosong Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, Pakpak Bharat, Senin (25/3/2019) lalu.

 

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Leonardo Simatupang saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus tersebut, Selasa (2/4/2019) pagi mengatakan, pihaknya telah menangkap 3 tersangka pelaku pembunuhan Kuccung. Seorang di antaranya adalah Sekretaris Desa (Sekdes) Kuta Tinggi, LBR (51).

 

Selain Pegawai Negeri Sipil tersebut, dua tersangka lainnya adalah LBC (46) dan DL (31) keduanya warga Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, Pakpak Bharat.

 

“Ada 3 pelaku, Sekdes (Kuta Tinggi) dan dua warga biasa,” kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP R Afianto Turnip, saat menggelar konferensi Pers di Mapolres Pakpak Bharat, Selasa (2/4/2019).

 

Motif pembunuhan tersebut dikarenakan korban melarang LBC dan DL mengambil bambu di lahan milik Sekdes Kuta Tinggi.

 

“Awalnya LBC dan DL mau ambil bambu. Namun korban melarang mereka, karena menurut korban saat itu, bambu tersebut merupakan batas lahan korban dengan lahan milik Sekdes,” kata AKBP Leonardo.

 

Akhirnya, kedua pelaku LBC dan DL pergi menemui Sekdes, LBR dan menceritakan bahwa korban melarang mereka mengambil bambu tersebut. “Saat itulah ketiga pelaku merencanakan untuk membunuh korban,” tambahnya.

 

Kemudian, lanjut Kapolres ketiga pelaku mendatangi korban yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Pelaku LBC langaung memukul wajah korban pakai kayu yang mereka dapat di bawah pohon manggis di lokasi.

 

“Korban sempat melarikan diri. Namun, pelaku LBC dan DL mengejar dan kembali memukul punggung korban hingga tersungkur ke tanah,” ungkap Kapolres.

Pelaku, DL membalikkan tubuh korban yang sudah tidak berdaya dan memegangi kepalanya. Sementara pelaku LBC memegang tangan dan LBR memegangi kaki korban.

 

“Pelaku LBC mengeluarkan sebilah parang dan menyerahkan kepada DL untuk menyayat leher korban hingga tewas,” jelasnya.

 

Setelah tewas, ketiga pelaku mengangkat korban ke dalam rumah dan membuang jasadnya ke dalam bak berisi air.

 

“Ketiga pelaku juga membuka pakaian korban dan membakarnya di lokasi kejadian. Usai melakukan hal itu, ketiga pelaku pulang ke rumah mereka,” kata Kapolres.

 

Dia menjelaskan, setelah membawa jasad korban ke RS Bhayangkara di Medan, akhirnya diketahui kalau pria itu telah menjadi korban pembunuhan.

 

“Dalam tempo 36 jam. Tiga pelaku berhasil kita ringkus dan mengakui perbuatannya,” sebutnya.

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Kapolres menyebutkan ketiga pelaku disangkakan melanggar Pasal 340 subs pasal 338 subs pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.||| Sahat MT Sirait

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 5 Oktober 2017 | 23:51:40
Polsek Medan Kota Ringkus Kurir GanjaBarbutnya 80 Kg
Minggu, 24 September 2017 | 00:34:58
Begal Makin Mengganas di MedanPengemudi Grab Tewas Ditikam
Rabu, 20 September 2017 | 12:58:47
Curi KemiriIndra Kaban Meringkuk di Sel Polsek Deli Tua
Minggu, 17 September 2017 | 22:53:16
Anggunan SHM Jadi Jual BeliPasutri Dilapor ke Poldasu
Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:15:10
Kantongi SabuAroma Ditangkap Polsek Talun Kenas
BERIKAN KOMENTAR
Top