• Home
  • Kabupaten Solok
  • Aliansi Mahasiswa Solok Lakukan Audiensi dengan Pemkab Solok dan DPRD Solok
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 23:44:11

Aliansi Mahasiswa Solok Lakukan Audiensi dengan Pemkab Solok dan DPRD Solok

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com.AROSUKA ||| Aliansi mahasiswa Solok lakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Solok dan Pemkab Solok terkait penolakan UU Cipta Kerja, yang berlangsung di kantor DPRD Kabupaten Solok, Arosuka, Rabu (14/10).

Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumbar, yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Solok mengajak Pemkab Solok dan DPRD Kabupaten Solok untuk bersama-sama menolak UU Cipta Kerja.

Pantauan media ini  di lapangan, orasi terus dilakukan oleh aliansi mahasiswa Solok di depan kantor DPRD, yel-yel penolakan UU Cipta Kerja disuarakan dengan lantang. Walaupun demikian, tidak ada aksi mencolok yang memicu keributan.

Tak berselang beberapa lama, Bupati Solok, Gusmal dan Wakil ketua DPRD Kabupaten Solok, Lucky Efendi menyambut para mahasiswa dan mengajak masuk ke ruang rapat DRPD. Disana, audiensi pun dimulai, mahasiswa menyampaikan opini dan pendapat terkait UU Cipta Kerja, sekaligus mengajak Pemkab Solok dan DPRD Solok ikut menyatakan penolakan terhadap UU tersebut.

Bupati Solok, Gusmal menyebut, Pemkab Solok menyambut  baik jalan yang ditempuh oleh Aliansi mahasiswa solok dalam menyikapi UUD Cipta kerja yaitu dengan Audiensi. Sebab sudah selayaknya segala permasalahan disampaikan dengan kepala dingin dan cara damai seperti itu.

Terkait hal pokok yang disampaikan oleh aliansi mahasiswa Solok, yang meminta Pemkab Solok dan DPRD Solok ikut menolak UU Cipta Kerja, Gusmal mengaku belum bisa memutuskan atau memberikan pendapat untuk menerima dan menolak UU cipta kerja tersebut, sebelum ada draf resminya dari pemerintah pusat.

"Sampai hari ini kami pemerintah daerah belum menerima draf nya dari pemerintah pusat mengenai UUD Cipta Kerja ini," jelasnya.

Meskipun begitu, Gusmal menyebut Pemerintah Daerah Kabupaten Solok akan menerima aspirasi dari aliansi mahasiswa solok untuk diteruskan nantinya pada pemerintah pusat, tapi dengan catatan pihaknya akan mempelajari dulu seluruh isi, setelah draft UU tersebut diterima dari pemerintah pusat.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Lucky Efendi mengaku juga belum menerima draft resmi UU Cipta Kerja dari pemerintah pusat. Tapi, berhubung audiensi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa itu merupakan aspirasi masyarakat secara umum, pihaknya menyatakan sikap menolak UU cipta kerja tersebut.

Kami DPRD Kabupaten Solok menyatakan sikap menolak UU cipta kerja ini, yang dibuktikan dengan penandatanganan surat penolakan yang dibawa mahasiswa tadi, untuk nantinya ditindaklanjuti dan diteruskan kepada pemerintah pusat," paparnya.||| gEby




Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:47:50
Semua Pihak Harus Tingkatkan Pengawasan Pangan Olahan
Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:43:19
Proses Tracing Perlu Kerjasama Semua Aspek
Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:42:07
Informasi Satuan Tugas Covid 19 Pemkab Solok
BERIKAN KOMENTAR
Top