Kamis, 28 Maret 2019 | 09:53:16
*Dalami Sistim Perencanaan Perkim Serta Pemberdayaan UMKM

DPRD Kota Solok Laksanakan Kunjungan Terpadu ke Jabar

Foto/Ist
Penyerahan plakat oleh anggota DPRD Kota solok Nasril In, kepada DPRD Kota tasik Malaya||Foto bersama pemerintah Kabupaten Garut ||Diskusi bersama

aktualonline.com.SOLOK ||| Dalam rangka meningkatkan kinerja dewan perwakilan rakyat daerah Kota Solok bersama mitra kerja terkait melakukan kunjungan kerja terpadu ke propinsi Jawa Barat selama lima hari yakni dari tanggal 19 s/d 23 Maret 2019.

Dalam kunjungan terapadu tersebut melibatkan tiga unsur yakni dari unsur DPRD, unsur pemerintah daerah dan unsur media dan akan mengunjungi dua daerah yaitu Kabupaten Garut Dan Kota Tasik Malaya dengan pokok pembahasan perencanaan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman dan pemberdayaan UMKM dan Koperasi, kata ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE, di Garut (20/3).

Kunjungan tersebut di pimpin langsung oleh ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, SE, selain itu dari unsur DPRD juga diikuti oleh, H. Daswipetra, Dt. Manjinjiang Alam, Nasril In, Dt. Malintang Sutan, Sh, Bayu Kharisma, Anggri Nursya, Ramadhani Krina Putra, SE,MM, Rusnaldi, Herdiyulis,SH,MH, Kasubag Humas DPRD Kota Solok wendra, kabag keuangan dan program DPRD Kota solok Eni Suryani, sedangkan dari unsur pemerintah daeah di ikuti oleh asisten bidang pemerintahan Drs.Nova Elvino, kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman Jusmardi, S.pd, kepala dinas perdagangan, koperasi dan usaha kecil, Drs. Dedi Asmar, dan kepala Bappeda Jonedi, SH, MM, serta dua orang awak media.

Kadatangan rombongan ke Kabupaten Garut disambut langsung oleh Asisten III Bidang pemerintahan Kabupaten Garut,kepala dinas Perkim, kepala dinas koperasi dan perdagangan serta Bappeda Kab. Garut.

Dalam kunjungan tersebut ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, mengatakan, kegiatan seperti ini kita lakukan adalah untuk meningkatkan kinerja DPRD dan instansi terkait di Kota Solok, selain itu juga untuk mempelajari sistem perencanaan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman dan pemberdayaan UMKM dan Koperasi untuk di aplikasikan di Kota Solok.

Dalam forum diskusi  ke Kabupaten Garut ketua Komisi II DPRD Kota Solok, H. Daswipetra, Dt, MJJ Alam, dalam kunjnunganya mempertanyakan bagaimana pemberda yaan UMKM  dan Koperasi di Kabupaten Garut.

Menjawab pertanyaan itu, asisten III melalui dinas koperasi dan perdagangan Kabupaten Garut yadi aryadi menjelaskan, bahwa untuk peningkatan umkmk kabupaten garut untuk menjalanjkan program umkm kita mengaju kepada Undang- Undang No. 23 Tahun 2014, dimana program kegiatan yang ada  kita fokus pada peningkatan skala usaha mikro menjadi ushaka kecil.

Kemudian untuk melaksnakan semua program dan kegiatan tidak hanya dilaksnakan sendiri oleh dinas koperasi dan perdagangan akan tetapi kita di Kabupaten Garut juga melibatkan akedemisi , dunia usahanya, komunitas, dan media.

Selain itu, kita juga mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi informasi sehingga mereka bisa berinovasi dalam kegiatan promosi. Sehingga semua produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha dapat berkembang dengan cepat dan secara otomatis tingket perekonomian masyarakat juga meningkat,jelas Yadi.

Lebih lanjut dijelaksnya, kita di pemerintah Kabupaten Garut  juga memiliki program unggulan yaitu parigel yang sudah kita rintis sejak tahun 2017 silam. Parigel merupakan Suatu inovasi dan manivestasi kegiatan yang ada, dalam parigel tersebut ada tiga inovasi yaitu yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha yaitu menyediakan  gedung promosi bagi pelaku usaha mikro, website promosi, mobil promosi.

Sementara itu, Nasril In Dt. Malintang Sutan dalam kunjungan ke dua yang dilaksnakan ke kantor dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya mempertanyakan bagaimana pemerintah Kota Tasik Malaya bersama dewan setempat mengantur perencanaan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman di Kota Tasik Malaya.

Menanggapi persoalan tersebut, ketua komisi III DPRD Kota Tasik Malaya Heri Ahmadi, S.Pdi, didampingi ichwan  Shafak dari Komisi II, mengatakan, dalam rangka perencanaan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman di Kota Tasik Mlaya kita mengacu kepada pp 18 tahun 2018.

Didalam Peraturan pemerintah tersebut tersebut telah menjelaskan garis beras bagaimana perencanaan tata ruang. Selain itu kita juga mengacu kepada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2019 tentang perumahan dan kawasan permukinan, ujar  Heri Ahmadi.||| Roni /Edrin








Editor : Zul


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top