Rabu, 11 Desember 2019 | 23:19:38

DPP PKS Lakukan Lobi-lobi dengan PGI

* PKS dan PGI Sepakat Sama-sama Berkewajiban Membangun Indonesia
Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.JAKARTA ||| DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) lakukan lobi-lobi dengan Persatuan Gereja-Gereja Indonesia ( PGI ) hari ini Rabu (11/12) di Sekretariat PGI Pusat Jalan Salemba Raya No.10 Jakarta pusat.

 

Dalam sejarah, baru kali ini terlihat oleh rakyat Indonesia sebuah partai politik yang dikenal sangat kental dengan nuansa islam, bahkan dikenal dan di asumsikan sangat "anti" dengan dunia ke kristenan, namun ditahun 2019 ini fakta menunjukkan sebaliknya bahwa PKS diketahui merapat ke PGI, misi apa gerangan yang dibawa?

 

Sejumlah besar kalangan, saat mengetahui perihal ini, spontan kaget, dan umumnya pengamat menilai bahwa diduga kedatangan kubu PKS ke markas PGI adalah dalam rangka lobi-lobi politik, namun dari berita yang dilansir media online nasional, detikcom hari ini, ternyata presiden PKS, Sohibul mengaku bahwa kedatangan pihaknya merapat ke markas Persatuan Gereja-gereja Indonesia itu adalah untuk membangun komunikasi yang disadarinya telah terlupakan selama kurun waktu yang sangat lama, benarkah..?

 

Bahkan presiden PKS Sohibul Iman menjelaskan tujuan kunjunganya ke Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia ( PGI ), Sohibul mengatakan PKS dan PGI sepakat sama-sama berkewajiban membangun Indonesia.

 

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu digelar di sekretariat PGI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019). Sohibul didampingi jajarannya seperti Sekjen PKS Musafa Kamal, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, hingga Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi PKS Netty Prasetiyani. Mereka disambut Ketua umum PGI Pdt. Henriette Tabita Hutabarat, Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom dan anggota PGI.

 

Dalam silaturahmi ini, Sohibul mengatakan PKS Ingin mengenal lebih jauh tentang PGI. Pihaknya juga ingin memperkenalkan lebih jauh tentang PKS terutama terkait dengan sikap-sikap kebangsaan dan kemasyarakatan.

 

"Kami sama-sama sepakat bahwa kita punya kewajiban untuk terus membangun Indonesia dengan lebih baik dengan memanfaatkan mensinergikan keberagaman yang kita miliki, baik keragaman suku bangsa, maupun juga keberagaman agama," kata Sohibul usai pertemuan.

 

Sohibul mengatakan umat beragama dari dulu sebenarnya memiliki hubungan sangat baik dan menjadi modal sosial yang besar. Indonesia bisa merdeka juga karena adanya sinergi antarumat beragama itu.

 

"Tapi belakangan kami menyadari bahwa ada semacam erosi modal sosial ini, ada semacam penurunan modal sosial ini dan ini disebabkan oleh banyak faktor, saya kira salah satu faktornya adalah karena semakin langka kami menjalin komunikasi. Kami sepakat kalau ini terus dilanjutkan," ujarnya.

 

Menurut Sohibul, jika antarelemen bangsa tidak banyak berkomunikasi maka bisa memunculkan imajinasi yang negatif. Maka, komunikasi ini untuk mencegah imajinasi-imajinasi yang tidak positif itu.

 

"Nah untuk mereduksi imajinasi-imajinasi, kami sepakat perlu ada komunikasi dan ini adalah komunikasi awal dan diharapkan nanti ada komunikasi lanjutan bahkan diharapkan ada kerja sama, nanti misal anak-anak muda bisa ikut kereta perdamaian yang biasa dilakukan oleh pemuda PGI," ucapnya.

 

Sohibul menegaskan silaturahmi ini tak terkait politik praktis apalagi pilkada. Dia mengatakan PKS tidak ingin menyeret ormas ke ranah politik.

 

"Masalah pilkada, jadi kalau dengan PGI kami tidak berani berbicara politik. Kami terus terang mau secara proporsional, kalau bertemu dengan parpol kami bicara politik. Di sini kami tidak bicara politik. Silakan bisa ditanya apakah kami tadi ajak pilkada? tidak," ujarnya.

 

Selain itu, saat ditanya solusi agar tidak ada gejolak terkait aturan di tempat kerja seperti mal dalam momentum Natal, Sohibul mengatakan tidak ada pembicaraan soal itu. Sohibul berharap perayaan Natal bisa berlangsung lancar.

 

"Kami mendoakan semoga teman-teman PGI bisa menyiapkan perayaan Natal dengan sebaik-baiknya sehingga bisa berjalan dengan lancar dan aman dan semua bisa menjalankan dengan hikmat. Saya kira terkait tadi, ya selama kita semuanya sama-sama ikut aturan main kita, saya kira semuanya akan baik dan kami tentu akan sama-sama membantu kalau memang ada hal-hal yang dalam konteks itu kami dibutuhkan," tuturnya.

 

"Kami insyaAllah akan memberikan support. Karena ketenangan ibadah saya kira itu akan menjadi dambaan semua umat beragama. Jadi kami juga berharap teman-teman Kristiani bisa melaksanakan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.||| Feri Sibarani/dtkcom

 

 

 

 

 

Editor : Feri Sibarani

Sumber : Dtc

 


BERITA LAINNYA
Senin, 16 Desember 2019 | 12:18:48
Irjen. Pol. Martuani Sormin Jabat Kapolda Sumut
Kamis, 23 Mei 2019 | 00:18:17
Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia
Selasa, 21 Mei 2019 | 01:46:19
Final Rekapitulasi KPU, Jokowi Unggul
Jumat, 12 April 2019 | 23:52:53
Sulawesi Tengah Diguncang Gempa 6,9 SR
BERIKAN KOMENTAR
Top