• Home
  • Nasional
  • Pertemuan SBY dan Prabowo Menyisakan Pertanyaan…Isu Gerakan Moral Diduga Manuver Politik
Sabtu, 29 Juli 2017 | 22:02:13

Pertemuan SBY dan Prabowo Menyisakan Pertanyaan…Isu Gerakan Moral Diduga Manuver Politik

Foto/Ist
Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang.
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.JAKARTA///Dalam dunia politik di yakini tidak ada musuh abadi, melainkan justru yang ada hanyalah kepentingan abadi.  Hal itu terindikasi dari statemen ketua DPD RI Oesman sapta yang dengan secara gamblang di ungkapkan olehnya dalam kesempatan di kompleks parlemen senayan Jakarta. 

 

Pekanbaru. Aktualonline.com. 

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang mengkritik kerja sama antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto dalam membangun gerakan moral.

"Memangnya kita sudah enggak bermoral," kata Oso, sapaan Oesman Sapta, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat,27 Juli 2017.

 

Topik utama pertemuan SBY-Prabowo tadi malam adalah membangun gerakan moral. Dalam penjelasannya, SBY menuturkan bahwa gerakan moral diperlukan ketika aspirasi rakyat tak lagi didengar oleh pemerintah. Kata SBY, wajib hukumnya mengoreksi dan mengingatkan pemerintah.

 

Gerakan moral dilakukan secara beradab. Bertumpu pada nilai-nilai demokrasi dan tidak akan merusak tatanan negara.

Terkait pertemuan antartokoh negara itu, Oso menganggap hal tersebut lumrah. Sebagai negara yang menjunjung nilai demokrasi, wajar kedua tokoh bangsa saling bertemu menjalin tali silaturahmi.

 

"Republik ini kan demokrasi, yang namanya demokrasi siapa ketemu siapa itu sah-sah saja. Ini kan politik, jadi sah-sah saja," kata Oso. ///Feri Sibarani, STP

 

 

 

 

 

 

Editor : Zu

BERITA LAINNYA
Kamis, 15 Maret 2018 | 11:28:13
Panglima TNI dan Kapolri Terima Bintang Kehormatan
Senin, 19 Februari 2018 | 02:11:25
Ini 14 Partai Politik Peserta Pemilu 2019
Selasa, 23 Januari 2018 | 16:01:42
Gempa Guncang Jakarta..Pusat Gempa di Selatan Banten
Sabtu, 6 Januari 2018 | 01:36:42
Yon Koeswoyo, Vokalis Koes Plus Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 10:44:20
AM Fatwa Tutup Usia
Senin, 20 November 2017 | 13:36:18
Dari RSCM Setnov Berpindah “Kantor” ke Rutan KPK
Kamis, 16 November 2017 | 00:15:05
KPK Jemput Paksa Setya Novanto
BERIKAN KOMENTAR
Top