• Home
  • Nasional
  • Sejarah Panjang Batik Mampu Jadi Identitas Sekaligus Pemersatu Bangsa
Rabu, 4 Oktober 2017 | 00:36:03

Sejarah Panjang Batik Mampu Jadi Identitas Sekaligus Pemersatu Bangsa

Foto/Ist
Para peragawan dan peragawati menampilkan busana Batik Indonesia di Pusat Budaya Internasional Caravan Serai dalam rangkaian acara Lokakarya dan Pagelaran Busana Batikdi Tashkent, Uzbekistan, Mei 2017.
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.JAKARTA///Sejak Kerajaan Mataram kuno, batik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat khususnya Jawa. Batik terus berkembang hingga masa kolonial.

 

"Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober. Usai ditetapkan UNESCO 2 Oktober 2009 sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), " ujar Triana Wulandari, Direktur Sejarah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta dalam siaran Persnya yang diterima Redaksi aktualonline.com, Selasa (3/10/2017).

 

Bahkan, kata Triana, batik sudah dikenal oleh bangsa-bangsa lain di dunia sejak lama, misanya di Belanda, Prancis dan India. Mereka telah mengagumi akan segala keunikan batik.

 

"Ternyata sejarah telah mencatat bahwa sejak abad 18 sudah digelar pameran-pameran batik di berbagai negara lain di dunia, " katanya.

 

Saat ini, batik semakin eksis dan diterima dengan baik oleh warga dunia baik corak maupun fungsinya. Ketika R. Tagore berkunjung ke Jawa pada 1927, dia sangat kagum dengan proses pembuatan batik.

 

"Kekaguman R. Tagore diwujudkan dengan mengirim pelajar India untuk belajar membatik. Kemarin, ketika digelar seminar ternyata pelajar santiniketan India banyak yang pandai membatik hanya motif berbeda di kain sari-nya India, " ucapnya.

 

Selain itu, batik telah menjadi identitas bangsa yang wajib dilestarikan dan dijaga oleh seluruh generasi muda. Salah satunya, dengan terus memahami sejarah batik.

 

"Dengan memahami sejarah batik, generasi muda akan berekspresi melalui berbagai karya yang bisa membanggakan dan mengharumkan bangsa, " tandasnya.

 

Rentang sejarah panjang batik sudah identik dengan Indonesia. Sehingga, batik tidak sekedar seni melainkan juga berfungsi sebagai pengikat, pemersatu, serta menjadi jati diri bangsa.

 

Mencintai batik harus dibarengi upaya melestarikan warisan bangsa yang sangat berharga tersebut. Maka, perlu mengerti segala hal terkait batik, baik asal usul, teknik pembuatan, motif, serta maknanya.

"Sudah sepatutnya generasi milenial paham sejarah batik dan bangga mengenakannya sebagai identitas bangsa. Sebab, sejarah membuktikan batik menjadi media diplomasi budaya bangsa di mata dunia, " tandasnya///Zul-rel


BERITA LAINNYA
Kamis, 15 Maret 2018 | 11:28:13
Panglima TNI dan Kapolri Terima Bintang Kehormatan
Senin, 19 Februari 2018 | 02:11:25
Ini 14 Partai Politik Peserta Pemilu 2019
Selasa, 23 Januari 2018 | 16:01:42
Gempa Guncang Jakarta..Pusat Gempa di Selatan Banten
Sabtu, 6 Januari 2018 | 01:36:42
Yon Koeswoyo, Vokalis Koes Plus Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 10:44:20
AM Fatwa Tutup Usia
Senin, 20 November 2017 | 13:36:18
Dari RSCM Setnov Berpindah “Kantor” ke Rutan KPK
Kamis, 16 November 2017 | 00:15:05
KPK Jemput Paksa Setya Novanto
BERIKAN KOMENTAR
Top