• Home
  • Nasional
  • Dari RSCM Setnov Berpindah “Kantor” ke Rutan KPK
Senin, 20 November 2017 | 13:36:18

Dari RSCM Setnov Berpindah “Kantor” ke Rutan KPK

Foto/Ist
Dari RSCM Setnov Berpindah “Kantor” ke Rutan KPK
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.LAMPUNG///Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan saat ini Ketua DPR RI Setya Novanto berpindah "kantor" ke rutan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Parlemen ada tiga. Semalam bapak-ibu lihat DPR ketuanya sudah pindah 'kantor', satu lagi (mantan) Ketua DPD teman saya pak Irman (Gusman) sudah pindah 'kantor' duluan, tinggal saya Ketua MPR," kata Zulkifli Hasan, dalam acara sosialisasi empat pilar di Tanggamus, Lampung, Senin.

Zulkifli memohon doa kepada masyarakat di kampung halamannya Lampung, agar dirinya tidak terbelit dengan kasus korupsi. Dia berjanji akan mengemban amanah sebagai Ketua MPR dengan bertanggungjawab.

"Sekarang seram, ada mobil nabrak tiang listrik, atau tiang listrik nabrak mobil. Saya mohon doanya, insya Allah Ketua MPR RI tidak akan korupsi," kata Zulkifli Hasan.

Dalam kesempatan tersebut Zulkifli juga menyampaikan pesan agar masyarakat di Tanggamus, Lampung, berupaya keras agar dapat menyekolahkan anaknya.

Zulkifli menegaskan pendidikan adalah salah satu modal penting bagi seorang anak agar bisa sukses di masa depan, selain pengetahuan agama dan doa dari kedua orang tua.

Dia meminta seluruh orang tua memastikan anak-anaknya memeroleh pendidikan yang layak serta pengetahuan agama yang baik. Dengan demikian anak akan memiliki pengetahuan sekaligus akhlak yang baik Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) tidak menyangka langsung ditahan di rumah tahanan KPK setelah selesai rawat inap di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Dan saya tadi juga tidak menyangka bahwa malam ini saya pikir masih diberi kesempatan untuk `recovery`," kata Setnov seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di gedung KPK, Jakarta pada Senin dini hari.

Setnov selesai menjalani pemeriksaan pada sekitar pukul 01.15 WIB. Ia dibawa ke gedung KPK pada Minggu (19/11) pada 23.35 WIB.

Setnov pun tidak lagi menggunakan kursi roda saat seperti ia tiba di gedung KPK. Ia tampak berjalan dari lokasi pemeriksaan di lantai 2 meski tampak lemah dan masih mengenakan rompi oranye tahanan KPK.

"Ya saya sudah menerima tadi dalam kondisi saya yang masih sakit, masih vertigo karena tabrakan, tapi ya saya mematuhi hukum," tambah Setnov.

Meski menerima penahanan, ia mengaku tetap melakukan perlawanan terhadap proses hukum yang dilakukan KPK terhadap dirinya.

"Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) di Kepolisian dan mengajukan surat kepada perlindungan hukum kepada Presiden, maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung dan saya sudah pernah praperadilan," ungkap Setnov.

Sebelumnya, Dirut RSCM dr Czeresna Heriawan Soejono mengatakan Setnov tidak perlu lagi dirawat inap setlah melakukan observasi pada 18-19 November 2017.

"Setelah dilakukan penilaian selama dua hari, kami tim dokter menilai Setya Novanto sudah tidak perlu lagi rawat inap," katan Soejono.

Setya Novanto ditahan selama 20 hari terhitung 17 November sampai 6 Desember di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK.

Ia adalah tersangka kasus korupsi KTP- Elektronik yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Setya Novanto menjalani perawatan di RSCM setelah dipindahkan dari RS Medika Permata Hijau akibat kecelakaan lalu lintas di kawasan Permata Berlian Jakarta Selatan pada Kamis (16/11) malam.///red/ist/ant

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 16 November 2017 | 00:15:05
KPK Jemput Paksa Setya Novanto
Rabu, 11 Oktober 2017 | 01:45:35
Gempa Guncang Kepulauan Mentawai
Senin, 23 Januari 2017 | 13:26:35
Dipanggil Polisi,Habib Rizieq Heran
BERIKAN KOMENTAR
Top