• Home
  • Nasional
  • Disinyalir Sarat Permainan !!! Proyek Pembangunan Shofa Asrama Haji Embarkasi Surabaya Disorot
Senin, 14 Januari 2019 | 23:48:26

Disinyalir Sarat Permainan !!! Proyek Pembangunan Shofa Asrama Haji Embarkasi Surabaya Disorot

Foto/Ist
Proyek Pembangunan Shofa Asrama Haji Embarkasi Surabaya Disorot
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.JAKARTA|||| Proyek pembangunan shofa Asrama Haji Embarkasi Surabaya Tahun 2018 yang dkerjakan PT.Karya Bisa disinyalir sarat permainan dan berpotensi korupsi.

Informasi diperoleh Kontributor aktualonline.com,bahwa nilai kontrak yang dicantum kan pada papan nama proyek sebesar Rp 40.780.901.730,- berbeda dengan yang tercantum dalam SPPBJ, yaitu sebesar Rp 40.793.456.000,-

Sementara pada surat penunjukan penyedia barang/ jasa (SPPBJ) Bernomor : B-199/AH.05/1/ks.01.7/08/2018, tertanggal 6 Agustus 2018. Perihal untuk pelaksanaan  pekerjaan pembangunan shofa asrama haji embarkasi Surabaya tahun 2018, yang ditujukan kepada Direktur Utama PT Karya Bisa diduga tidak sesuai dengan Perpres No.54/2010.

Sebagaimana diketahui, bahwa pejabat pembuat komitmen (PPK)  diwajibkan mencantumkan jaminan atas Penyedia Barang/Jasa yang meliputi, Jaminan penawaran ; Jaminan Pelaksanaan; Jaminan Ung Muka; dan Jaminan sanggahan Banding. Dan harus melakukan klarifikasi tertulis terhadap keabsahan jaminan yang diterima.

Jaminan dari bank umum, Perusahaan Penjaminan atau Perusahaan Asuransi dapat digunakan untuk semua jenis jaminan, dengan ketentuan bahwa Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) sebagai mana ditetapkan oleh Menteri Keuangan namun faktanya, PPK telah mengabaikan nya.

Khabarnya tidak dicantumkannya jaminan atas Penyedia Barang/Jasa  karena PT. Karya Bisa selaku pemenang lelang, sejak awal berniat mau “ menjual” proyek ini kepada rekanan lainnya. Tapi dengan catatan rekanan yang bersedia mengerjakan proyek ini harus bersedia dikenakan potongan sebesar 15 persen dari  jumlah nilai kontrak.

Dengan perincian sebesar 6 persen setor didepan, sedangakan sisanya sebesar 9 persen diminta pada saat termin terakhir. Berhubung dinilai terlalu tinggi, maka penawaran terakhir pun turun hingga pada kisaran 13,5 persen.  Apakah SPPBJ Itu dapat dijadikan sebagai alat bukti permulaan atas dugaan telah terjadi penyimpangan secara hukum, atau guna mengungkap adanya unsur-unsur KKN pada proyek ini?

Sekalipun tidak termasuk pelanggaran, namun lelang proyek pembangunan Gedung Shofa Asrama Haji Embarkasi Surabaya yang dimasukkan di LPSE UIN Raden Fatah Palembang, sesuai kode lelang nomor ; 558465. Patut mengundang tanda tanya besar. Benarkah sebelumnya, anggaran tersebut diajukan untuk UIN Raden Fatah Palembang yang kemudian dialihkan menjadi Proyek Pembangunan Gedung Shofa Asrama Haji Embarkasi Surabaya ?

Dengan demikian diharapkan kepada institusi penegak huokum dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pengusutan terkait proyek tersebut, yang mana sampai 24 Desember 2018 lalu proyek tersebut belum rampung dikerjakan.

Bahkan mencuat khabar beredar pihak konsultan perencanaan maupun konsultan pengawasan dari pihak PPK Kementerian “dingin” menanggapinya dan tidak mau ambil pusing disinyalir karena adanya setoran 6 persen didepan sehingga proyek yang masih belum tuntas selesai hingga Desember 2018 tidak menjadi masalah.

Untuk itu sudah sepatutnya pihak penegak hukum seperti KPK segera memeriksa maupun menyelidiki dari awal mulanya proses lelang proyek tersebut. Kalau KPK tidak mau juga memeriksa dan menyelidiki proyek itu, berarti KPK RI hanya mau memeriksa dan menyelidiki proyek-proyek besar atau Mega Proyek yang anggarannya diatas Rp 100 Milyar.

Padahal masalah proyek pembangunan gedung shofa asrama haji embarkasi Surabaya sudah ramai diperbincangkan di media lokal Surabaya dan juga LSM.///Charles S

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 23 Mei 2019 | 00:18:17
Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia
Selasa, 21 Mei 2019 | 01:46:19
Final Rekapitulasi KPU, Jokowi Unggul
Jumat, 12 April 2019 | 23:52:53
Sulawesi Tengah Diguncang Gempa 6,9 SR
BERIKAN KOMENTAR
Top