• Home
  • Nias
  • Pemkab Nias Dorong Tim Terpadu Serius Menangani Penambangan Liar di Hiliduho
Kamis, 26 Maret 2020 | 00:00:38

Pemkab Nias Dorong Tim Terpadu Serius Menangani Penambangan Liar di Hiliduho

aktualonline.com/prediaro zebua
Pemkab Nias Dorong Tim Terpadu Serius Menangani Penambangan Liar di Hiliduho
BERITA TERKAIT:

akualonline.com.NIAS ||| Pemerintah kabupaten Nias responsif terhadap laporan warga, terkait adanya penambangan liar di desa Ombolata Sisarahili kecamatan Hiliduho yang ramai di perbincangkan melalui pemberitaan media massa akhir akhir ini.

 

Bupati Nias, melalui Bagian Hubungan Masyarakat dan keprotokolan Kabupaten Nias Tehesokhi Hulu, yang ditemui sejumlah wartawan Senin kemarin diruang kerjanya menyampaikan bahwa pihaknya  memberikan dorongan kepada Tim Terpadu yang telah dibentuk  untuk menangani lebih serius  penambang liar di bawah Jembatan Muzoi Desa Ombolata Sisarahili tersebut.

 

“Saya mendorong tim untuk lebih maksimal dan serius melakukan tindakan tepat sesuai ketentuan dan aturan perundang-undangan, supaya persoalan ini tidak dipandang sebagai pembiaran dari pihak terkait dan saya akan menyampaikan kembali kepada pimpinan terkait hal ini” ujar Kabag Humas dengan nada serius.

 

Lebih lanjut Kabag humas menyampaikan bahwa persoalan tambang liar ini cukup menyita perhatian public, karena informasi ini hampir setiap hari beredar dan muncul di berbagai media sosial. 

 

Kabag berharap agar atas persoalan ini segera mendapat kepastian dan ketetapan dimana batas-batas para warga dapat mengambil pasir, karena pertimbangan sumber pencaharian warga. Kata Kabag.

 

Di tempat berbeda, Salah seorang warga desa Ombolata Sisarahili Ama Hendrik Mendrofa, kepada wartawan menyampaikan dia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Nias agar bertindak tegas menertibkan aktifitas tersebut karena dinilai melanggar aturan dan mengancam infrastruktur milik Pemerintah dimana kawasan tersebut merupakan kawasan hutan lindung, Kata Ama Hendrik penuh harap.||| P.Zebua

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top