• Home
  • Pakpak Bharat
  • Kemenang Pakpak Bharat Bantah Dugaan Pungli Pada Rekrutmen Penyuluh Agama
Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:09:56

Kemenang Pakpak Bharat Bantah Dugaan Pungli Pada Rekrutmen Penyuluh Agama

aktualonline.com/Bodrek Munthe
Kemenang Pakpak Bharat Bantah Dugaan Pungli Pada Rekrutmen Penyuluh Agama
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PAKPAK BHARAT ||| Kementrian Agama Pakpak Bharat membantah keras adanya pungutan liar (Pungli) di Kemenang Kabupaten Pakpak Bharat terkait rekrutmen Penyuluh Agama tahun 2019.

 

Bantahan tersebut disampaikan Kepala Kementrian Agama melalui Kasi Bimas Islam,Kamis (13/2) di ruang kerjanya.

 

Sebanyak 56 penyuluh agama Islam adalah hasil seleksi dengan dua kategori yaitu kemampuan dalam Pendidikan Islam dan Pengetahuan Umum, yang dilakukan oleh Kantor Kemenag Kabupaten dilanjutkan ke Kemenag Wilayah untuk pembuatan Surat Keputusan (SK). Hal itu disesuaikan  dengan KMA 769 tahun 2018 tentang perekrutan penyuluh agama.

"Jadi saya H. Pardungan Capah, MM kasi bimas Islam kementrian agama kabupaten Pakpak Bharat sekaligus tim perekrutan dan seleksi penyuluh agama Islam, menyatakan tidak ada pungli atau uang pelicin dalam urusan ini", tampiknya.

Lebih lanjut dijelaskan, penyuluh agama tidak diperbolehkan merangkap jabatan, " jika penyuluh terbukti rangkap jabatan maka kita akan menindak dengan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk memilih salah dari  satunya". Pungkasnya.

"Terkait dengan dugaan masyarakat adanya uang pelicin yang bersandi "mengikuti sistem" kasi bimas juga menjelaskan bahwa itu bukan mengarah ke uang pelicin/ pungutan liar, akan tetapi hal itu mengarah kemateri yang diujikan dimana yang bersangkutan harus mencapai passeng grade sebagaimana telah ditentukan dibagi dengan dua tahap, yaitu ilmu keislaman dan pengetahuan umum." Jelas Capah.||| Bodrex Munthe

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Rabu, 18 Desember 2019 | 13:24:09
Kurang Pengawasan,Pekerjaan PUPR Dinilai Bobrok
Rabu, 30 Oktober 2019 | 22:40:31
DPD KNPI Pakpak Bharat Gelar Seminar Kepemudaan
BERIKAN KOMENTAR
Top