Sabtu, 17 Oktober 2020 | 02:14:27
* Monitoring Bawaslu

PKD Dipastikan Hadir Dalam Setiap Tahapan Pilkada

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com.PAKPAK BHARAT||| Dalam rangka memperkuat jajaran hingga Desa dan Dusun, Bawaslu Kabupaten Pakpak Bharat terus melakukan pembinaan dan monitoring.

"Kita sudah masuk tahapan kampanye, dimana pada kesempatan yang sama juga kita dituntut untuk melakukan pengawasan Rekruitmen KPPS dan Rekruitmen Pengawas TPS. Tidak ada bagi kita kalimat tunggu dulu, kita mesti bisa membagi waktu dan ruang untuk mengerjakan pengawasan terhadap ketiga hal diatas" tutur Saut Boangmanalu Kordinator Divisi Pengawasan Dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Kabupaten Pakpak Bharat itu mengawali Monitoring Kesiapan Panwascam dan PKD di wilayah Kecamatan Salak pada, Rabu (14/10).

Dihadapan para Panwascam dan Pengawas Kelurahan Desa (PKD), ia menyampaikan pentingnya merespon setiap perkembangan yang terjadi di lapangan. "Secara khusus bagi rekan-rekan PKD, kalian adalah ujung tombak yang berhadapan langsung dengan dinamika yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Iya cukup kompleks memang saat kita berhadapan dengan yang namanya Politik, kita berhadapan mulai dari yang namanya awam hingga politisi yang memiliki segudang pengalaman dalam bidang hukum dan politik, akan tetapi rekan-rekan PKD mesti bisa menunjukkan kesiapan mulai dari Pencegahan, Pengawasan hingga Penindakan. Bagi saya ada satu kunci, yakni bangunlah komunikasi dengan sebaik-baiknya dengan stake holder dan peserta pemilu, sehingga kalian bisa mengendalikan situasi maupun meredam berbagai munculnya potensi masalah" terang Alumni Pasca Sarjana Universitas Nomensen itu.

Lebih jauh ia menyampaikan, selain membangun komunikasi yang baik, jajaran PKD juga diminta jangan sampai absen dalam melakukan pengawasan, baik langsung maupun tidak langsung. "Selain mencegah, kita juga dituntut untuk secara konsisten dan berkelanjutan melakukan pengawasan khususnya pada saat tahapan sedang berlangsung seperti contoh saat ini sedang masa kampanye. Berbagai model dan modus dalam berkampanye bisa saja dilakukan oleh oknum atau kelompok yang berpotensi melanggar aturan. Disini kita dituntut untuk kreatif, inovatif dan cepat dalam merespon bila sewaktu-waktu muncul ditengah-tengah kita" katanya.

Saut meminta PKD banyak membaca, mendengar dan belajar tentang regulasi sehingga tidak salah dalam memberikan respon terhadap dinamika yang ada. "Utamanya kita tahu apa yang harus kita lakukan saat ada laporan, ada informasi atau disaat munculnya masalah. Secara cepat rekan-rekan harus bisa membangun situasi yang kondusif, koordinatif dan memastikan bahwa proses yang sedang terjadi bisa kita ikuti dan pastikan tidak ada pelanggaran. Kondisi ini bisa tercapai bila tentunya rekan-rekan sebelumnya sudah punya pemetaan sendiri mulai dari pencegahan, pengawasan dan penindakannya" katanya.

Kordiv PHL Bawaslu itu juga mengatakan, PKD merupakan ujung tombak pengawas, sehingga dituntut selalu memantau pergerakan pasangan calon dan tim kampanye diwilayahnya. "Pengawasan tidak hanya fokus pada agenda kampanye resmi, tapi pertemuan tidak resmi atau kampanye terselubung juga perlu menjadi perhatian serius. Banyak celah yang bisa dimanfaatkan pasangan calon atau kelompok tertentu yang dimungkinkan menyalahi aturan. Ini harus menjadi perhatian kita. Selain itu berkampanye di media sosial juga tidak kalah penting, sangat banyak potensi pelanggarannya. Demikian juga berkampanye ditempat dan ruang yang dilarang seperti di acara-acara keagamaan, sekolah-sekolah, melalui sistem pemerintahan, semua harus kita perhatikan" terang alumni GMNI itu. 

Monitoring yang lebih diwarnai diskusi itu juga memunculkan berbagai permasalahan-permasalahan yang dihadapi para PKD dilapangan yang selanjutnya dilakukan pembahasan bersama untuk menemukan solusi dan sharing informasi yang dipandu oleh Komisioner Panwascam Supardi Berutu Kordiv PHL, Nipah Boangmanalu, S.Pd Kordiv OSDM dan Umar Bin Khattab Manik, S.Pd Kordiv PP.

Di penghujung acara, Kordiv PHL Bawaslu Pakpak Bharat itu menyampaikan pentingnya pemanfaatan ruang diskusi GROUP WA sehingga bila sewaktu-waktu muncul masalah bisa ditangani secara bersama-sama secara terbatas. "Makanya jangan sekali-kali HP Non Aktif, itu akan menyulitkan kita. Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan sehingga kita semua semakin Percaya diri menjadi Pengawas Pemilihan, dimana kita adalah satu-satunya lembaga yang bisa menjadi keberlangsungan Pemilihan secara Jujur, Adil, dan terpilihnya pemimpin baru di kabupaten ini. Tidak perlu takut, tidak perlu grasa-grusu, bekerjalah dengan riang gembira dan mari tularkan sikap ini kepada seluruh warga masyarakat sehingga siapapun nanti terpilih akan disambut dengan riang gembira, baik pihak yang menang maupun pihak yang kalah" pungkasnya.||| Amrinsyah Manik





Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:38:50
89 PNS Pakpak Bharat Diambil Sumpah Janjinya
Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:42:25
Peran Pengawas TPS Sangat Penting Dalam Pilkada
Senin, 19 Oktober 2020 | 13:16:04
KPU Pakpak Bharat Tetapkan 35087 DPT
Senin, 19 Oktober 2020 | 12:48:37
KPUD Pakpak Bharat Kukuhkan Relawan Demokrasi
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 02:15:09
Bawaslu Pakpak Bharat Awasi Penyerahan APK
Minggu, 11 Oktober 2020 | 23:51:00
Bawaslu Hadiri Sinkronisaai Daftar Pemilih Sementara
Kamis, 24 September 2020 | 12:50:06
KPU Adakan Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon
BERIKAN KOMENTAR
Top