Jumat, 8 November 2019 | 22:33:50

Proyek Jalan di Kampar Tidak Transparan

aktualonline.com/feri sibarani
Proyek Jalan di Kampar Tidak Transparan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU ||| Proyek peningkatan jalan di Kabupaten Kampar Riau, tepatnya dimulai dari Teratak buluh hingga ke Lubuk Siam diduga tidak transparan kepada masyarakat, pasalnya berdasarkan plang informasi proyek, masyarakat tidak memperoleh informasi tentang volume atau panjang ruas jalan yang akan dibangun.

 

Saat awak media ini melintas beberapa waktu lalu dilokasi, tampak jelas plang informasi proyek terpasang di sisi jalan dengan nama proyek Peningkatan jalan dengan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK-Reguler ) tahun 2019 sebesar 7 Miliar lebih dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

 

Dari plang informasi diketahui kontraktor pelaksana adalah PT. Rival Utama dan PT. Hasrat Tata Jaya ( KSO ) Sementara perusahaan konsultan di laksanakan oleh PT. Raissa Gemilang, bahkan proyek tersebut dibawah pengawasan pihak kejaksaan Negeri Kabupaten Kampar, melalui TP4D sebagaimana tercantum dibagian bawah plang informasi proyek tersebut, namun lagi-lagi tidak transparan karena tidak mencantumkan jumlah volume atau panjang ruas jalan yang akan dikerjakan, ada apa..??

 

Aturan tersebut sudah jelas tertera dalam UU No. 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain UU KIP, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah. Seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

 

Atas hal itu awak media ini mencoba konfirmasi kepada pihak perusahaan pelaksana melalui  pengawas proyek, Ponco, yang berhasil di peroleh wartawan Aktual melalu penelusuran selama beberapa hari, akhirnya dengan melakukan kontak ke nomor ponsel Ponco di nomor +62 812-7663-5xx ternyata Ponco sang pengawas tidak merespon awak media.||| Feri Sibarani

 

 

 

 

 

Editor : Feri S


BERITA LAINNYA
Jumat, 8 November 2019 | 20:32:22
Triliunan Aset Daerah Siak Terindikasi Hilang
BERIKAN KOMENTAR
Top