• Home
  • Pekanbaru
  • Diduga Ada Rencana Pungutan Untuk Perpisahan di SMPN 40 Pekanbaru
Jumat, 8 November 2019 | 22:35:21

Diduga Ada Rencana Pungutan Untuk Perpisahan di SMPN 40 Pekanbaru

aktualonline.com/feri sibarani
Diduga Ada Rencana Pungutan Untuk Perpisahan di SMPN 40 Pekanbaru
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU ||| Pungutan biaya di sekolah SMPN 40 Pekanbaru diduga telah direncanakan oleh pihak sekolah melalui komite, dengan peruntukan dana perpisahan yang akan dilaksanakan tahun 2020.

 

Informasi ini diperoleh awak media dari pihak orang tua murid ( NP )yang  mengatakan bahwa baru-baru ini pihak sekolah merencanakan akan memungut dana sebesar Rp. 350.000," ( Tiga ratus limapuluh ribu rupiah ) per murid untuk biaya perpisahan kelas IX pada tahun 2020 yang akan datang.

 

,"Kami mendengar baru baru ini disekolah anak kami, di SMPN 40 Pekanbaru sudah di rencanakan dalam rapat akan ada pungutuan dana sebesar  Rp. 350.000, per murid untuk kebutuhan biaya perpisahan kelas IX, dan saya sangat keberatan untuk itu, kalau bisa ini tolong dipantau pak, " kata salah satu orang tua murid kepada wartawan Aktual.

 

Menurut orang tua murid yang mengaku sangat keberatan soal rencana pungutan itu, pihaknya merasa sekolah tidak pernah berhenti melakukan pungutan, sekalipun diketahui pemerintah kota Pekanbaru, melalui Walikota Pekanbaru. Dr. Firdaus, ST.,MT telah menghimbau agar pungutan tidak ada lagi.

 

"Inikan sudah tidak sejalan dengan kebijakan pak Walikota Pekanbaru, setahu kita tidak boleh ada lagi pungutan di sekolah Negeri, karena telah dibiayai oleh Pemerintah, tapi ini kok masih ada? Kan sangat memberatkan, "katanya.

 

Atas informasi yang diterima awak media ini, selanjutnya telah dikonfirmasi kepada kepala sekolah SMPN 40 Pekanbaru, atas pertanyaan awak media ini, kepala sekolah SMPN 40 Pekanbaru Rosmawati kepada aktual mengatakan pihaknya belum melakukan pungutan.

 

" Kami sampai saat ini tidak ada melakukan pungutan yang Seperti itu, kita akui memang ada rapat dengan orang tua murid, dan dalam rapat itu dipertanyakan soal acara perpisahan kelas IX, termasuk soal biaya, dan pihak orang tua murid setuju akan dilakukan pungutan sebesar 350 ribu itu seperti tahun Sebelumnya,"kata Rosmawati diruang kerjanya.

 

Menurutnya, yang mengajukan itu adalah orang tua murid, bukan pihak sekolah, sehingga baginya hal tersebut tidak menjadi masalah, sepanjang orang tua murid tidak diberatkan.

 

"Itupun bukan kami yang meminta itu, tetapi didalam rapat, pihak orang tua murid lah yang mengajukan supaya tetap diadakan acara perpisahan dengan pungutan biaya seperti tahun lalu," lanjut Rosmawati kepala sekolah yang baru menjabat 3 bulan itu.

 

Sementara berdasarkan penjelasan pihak dinas pendidikan kota Pekanbaru, yang sampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Muzailis melalui telepon selulernya kepada awak media ini mengatakan bahwa terkait biaya perpisahan itu sudah tidak diperbolehkan karena memberatkan orang tua.

 

"Soal perpisahan itu sebenarnya sudah dilarang itu, jika itu memberatkan orang tua, tidak boleh diadakan perpisahan, itu tidak diperbolehkan,"kata Muzailis menjawab pertanyaan awak media.||| Feri Sibarani

 

 

 

 

 

Editor : Feri S


BERITA LAINNYA
Jumat, 8 November 2019 | 22:33:50
Proyek Jalan di Kampar Tidak Transparan
Jumat, 8 November 2019 | 20:32:22
Triliunan Aset Daerah Siak Terindikasi Hilang
BERIKAN KOMENTAR
Top