• Home
  • Pekanbaru
  • Oknum Wakil Dekan I UIN Riau Rasis ? Ketua IKBR dan Pakar Hukum Bicara
Sabtu, 23 November 2019 | 14:48:27

Oknum Wakil Dekan I UIN Riau Rasis ? Ketua IKBR dan Pakar Hukum Bicara

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU ||| Seorang petinggi Universitas Islam Negeri Provinsi Riau, atau diketahui menjabat Wakil Dekan I, berinisial (H.T) bidang akademik diduga melakukan tindakan rasis terhadap Mahasiswa bersuku batak, sebagaimana pada video singkat yang telah viral di medsos akhir-akhir ini, Sabtu (23/11/2019).

 

Dalam video yang viral di medsos tersebut berdurasi kurang lebih 2 menit itu terdengar suara yang diduga berasal dari pejabat di UIN itu, dengan mengatakan bahwa batak disebut sebagai pemberontak, dan yang lebih serius atas sikap rasisnya, sang wakil dekan I di UIN itu menyebut Mahasiswa Batak ingin menghancurkan UIN.

 

" Tau gak kau, pemberontak-pemberontak UIN ini batak semua, pemberontak di Polda batak semua, menghancurkan UIN, Menghancurkan Melayu, kata suara yang diduga berasal dari HT wakil dekan I UIN.

 

Mendengar peryataan dan sikap yang terlihat rasisme itu, seorang Mahasiswa dalam rekaman video tersebut terdengar menjawab tidak.

 

" tidak pak, tidak pak, "kata Mahasiswa menjawab.

 

Dari dialog yang berlangsung singkat itu diketahui bahwa sang wakil dekan I tidak memberikan ruang dan kesempatan bagi Mahasiswa untuk membela dirinya, melainkan terkesan HT menekan Mahasiswa dengan nada-nada rasisme yang tidak pantas diucapkan konon seorang pejabat tinggi di Universitas.

 

Hingga saat ini, situasi di Pekanbaru khusunya dikalangan warga bersuku batak, dan sejumlah tokoh batak mulai ramai membicarakan dan menyesalkan sikap HT yang diketahui sebagai pejabat tinggi di UIN namun telah mempertontonkan dirinya tidak pantas mengucapkan, dan memperlihatkan sikap rasisme di hadapan Mahasiswa, dimana seharusnya petinggi Universitas dapat menjadi contoh dalam perilaku yang mengedepankan nilai-nilai persatuan yang terkandung didalam dasar Negara yaitu Pascasila.

 

Peristiwa rasisme yang mencoreng nilai-nilai kebersamaan, dan persatuan ini khususnya di dunia pendidikan ini pun langsung ditanggapi oleh ketua Ikatan Batak Riau, ( IKBR ) Tumpal Hutabarat dengan meminta agar HT segera menarik pernyataanya, karena telah merusak nilai kebersamaan dan persatuan sebagai negara yang berlandaskan Pancasila.

 

Menurut saya bahwa urusan demo mahasiswa dari etnis batak tersebut  adalah urusan internal mshasiswa UIN. Sangat disayangkan dimana masih ada orang, apalagi predikat pejabat tinggi di Universitas yang punya pandangan demikian. Dan kami juga menghimbau agar mahasiswa Batak jangan sampai mau dibenturkan dan agar dapat menahan diri," katanya menjawab pertanyaan awak media.

 

Menurutnya  biarlah pimpinan atau kampus yang menyelesaikan nya dan memberikan sanksi atas pernyataan yang dianggap melecehkan sekelompok mahasiswa etnis batak tersebut.

 

" Ya kita selaku pimpinan etnis batak Riau, atau selaku warga Riau merasa tersinggung dengan pernyataan itu, kami minta kepada oknum itu agar segera menarik pernyataanya, karena sikap itu tidak pantas di negara yang berlandaskan Pancasila ini, dan kita suku batak juga turut membangun riau ini sejak dulu, tidak ada orang batak yang ingin menghancurkan melayu, itu sangat tidak benar, marilah kita bergandeng tangan untuk membangun riau kedepan, " lanjut Tumpal.

 

Disisi lain, seorang pakar hukum pidana riau, Dr. Muhammad Nurul Huda, SH.,MH turut prihatin dengan peristiwa yang berdampak sistemik ini, bagi Huda yang sangat perduli dengan kebersamaan didalam bingkai Pancasila ini, beranggapan komentar berbau SARA ini tidak boleh terjadi karena memang dilarang oleh hukum NKRI. 

 

"Kepolisian riau sebaiknya menindak pelaku dengan tegas, karena pasal 28 jo. 45 ancamannya 4 tahun. Kita ingin ini diusut dengan serius. Kita ingin ini tidak terjadi lagi kedepan," tegas Nurul Huda menjawab pertanyaan awak media.||| Feri Sibarani

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Selasa, 10 Desember 2019 | 18:25:19
Kepala BKKBN Provinsi Riau Jarang Ditempat
Kamis, 28 November 2019 | 17:53:20
KPK Periksa Rumah "Bos Besar" Pekanbaru
Selasa, 19 November 2019 | 22:57:09
PT. RAPP Giat Lakukan Pencegahan Karhutla
Selasa, 19 November 2019 | 22:52:46
Kepala DLHK Riau Siapkan Langkah Pencegahan Karhutla
BERIKAN KOMENTAR
Top