• Home
  • Pekanbaru
  • Penetapan Harga Lahan Untuk Jalan Tol di Kandis Riau Tidak Masuk Akal
Sabtu, 30 November 2019 | 01:19:51

Penetapan Harga Lahan Untuk Jalan Tol di Kandis Riau Tidak Masuk Akal

aktualonline.com/feri sibarani
Penetapan Harga Lahan Untuk Jalan Tol di Kandis Riau Tidak Masuk Akal
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU ||| Sebagian warga masyarakat Kecamatan Kandis kabupaten Siak, yang lahannya terkena pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, Bapak Lumban Batu yang beralamat di Km. 83 Kandis terpaksa pupus harapanya untuk mencari keadilan terkait harga lahannya yang diduga tidak sesuai harga.

 

Pasalnya dalam tindakan eksekusi lahan itu, kemarin Kamis (28/11/2019), setelah pihak Kementerian PUPR memenangkan perkara tersebut di Mahkama Agung ( MA) pihak tim apraisal ( Penaksir harga lahan) dari Kementerian PUPR hanya menghargai lahan Lumban batu seharga Rp. 18.000 ( Delapan Belas Ribu) permeter.

 

Awalnya atas penetapan harga yang dirasakan tidak adil, atau secara sepihak oleh tim apraisal ( Penaksir harga) dari Kementerian PUPR, tidak melalui musyawarah dengan pihak keluarga lumban batu, akhirnya keluarga lumban batu menempuh jalur hukum di pengadilan Negeri Siak.

 

Padahal diketahui status lahan Lumban batu telah menjadi milik sendiri ( Sertifikat) yang seharusnya dapat dihargai berdasarkan NJOP yang berlaku di wilayahnya. Anehnya berdasarkan Bapak lumban batu, pihak Apraisal pun menetapkan harga terkesan secara sepihak, tanpa melakukan musyawarah mufakat dengan pihaknya.

 

" Mereka, Tim ( Apraisal - red ) menetapkan harga lahan kami se enaknya secara sepihak dengan perkataan, lahan bapak luasnya sekian, harga sekian,tidak senang tidak apa-apa, silakan digugat ke pengadilan,"kata Lumban batu menirukan.

 

Lumban batu hingga kini tidak dapat menerima kenyataan, lahannya hanya dihargai Rp. 18.000/meter jika dibandingkan dengan biaya yang ia keluarkan untuk mengurus biaya sertifikat yang sangat tinggi, sehingga lumban batu sejauh ini hanya bisa berharap pada presiden RI, Jokowi.

 

" Ini sangat tidak adil, padahal di PN Siak saya sudah menangkan perkara dengan harga lahan saya Rp. 150.000/meter, saya hanya minta itu saja diberikan bukan yang lain-lain," kata Isteri lumban batu dalam tayangan di Facebook.

 

Dalam pelaksanaan eksekusi itu, istri lumban batu hanya bisa menangis dan meratap seraya meneriakkan harapanya kepada Presiden RI, Joko Widodo.

 

" Tolong pak Presiden Jokowi.. Bantu kami masyarakat yang di Kandis ini, karena kami sudah mengadu kemana-mana,tetapi tidak ada yang bisa membantu, saya sudah dijanjikan harga 150.000/ meter, tetapi semua bohong tidak ditepati, malah harga tanah kami ditetapkan secara sepihak tanpa musyawarah," terang isteri Lumban batu.

 

Saat ini keluarga lumban batu hanya bisa menunggu sikap pemerintah pusat melalui presiden RI, Joko Widodo, karena keluarga lumban batu merasa diperlakukan tidak berkeadilan dalam penetapan harga lahan yang selama ini menjadi mata pencaharian keluarga.||| Feri Sibarani

 

 

 

 

Editor : Feri 


BERITA LAINNYA
Selasa, 10 Desember 2019 | 18:25:19
Kepala BKKBN Provinsi Riau Jarang Ditempat
Kamis, 28 November 2019 | 17:53:20
KPK Periksa Rumah "Bos Besar" Pekanbaru
Selasa, 19 November 2019 | 22:57:09
PT. RAPP Giat Lakukan Pencegahan Karhutla
Selasa, 19 November 2019 | 22:52:46
Kepala DLHK Riau Siapkan Langkah Pencegahan Karhutla
BERIKAN KOMENTAR
Top