• Home
  • Pekanbaru
  • Diduga PT.MUP Berhentikan Koperasi Secara Sepihak Tanpa Alasan Jelas
Kamis, 5 Maret 2020 | 23:21:51

Diduga PT.MUP Berhentikan Koperasi Secara Sepihak Tanpa Alasan Jelas

aktualonline.com/feri sibarani
Lokasi PT. MUP Kabupaten Pelalawan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU ||| Ketua Koperasi Pemerhati Rakyat Mandiri di Kabupaten Pelalawan, Jhon Hendra menuntut tanggung jawab Manager PT. MUP, Soal pemberhentian Kegiatan usaha Koperasi itu, yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Kabarnya Jhon dan kawan-kawan akan berupaya keras untuk meminta pertanggung jawaban Perusahaan atas kebijakan yang di nilai tidak berdasar itu.

 

Menejer PT. MUP, Imam dan bagian humas perusahaan itu, Kelvin di Segati Kec. Langgam Kabupaten Pelalawan memberhentikan kegiatan Koperasi dan bersamaan di lakukan pemotongan hutang karyawan melalui menejemen PT MUP, di karenakan beberapa minggu yang sebelumya, adanya pemberitaan di beberapa media online masalah terkait jam kerja dan hak pekerja yang tidak sesuai aturan.

 

Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Jhon Hendra Purba mengatakan oleh pemberitaan media tersebut saat ini menejemen merasa terganggu, dan berusaha mencari siapa orang yang membocorkan informasi, dan diprediksi perusahaan telah menerima informasi sehingga pihak menejemen memanggil Jhon Hendra Purba atau yang di singkat namanya (KOPMAN), Koperasi Pemerhati Rakyat Mandiri yang berdiri di PT MUP, sejak tahun 2014 atas bentukan karyawan.

 

Namun memasuki tahun 2020 PT MUP Kebun Segati Kec. Langgam yang di pimpin Imam dan kepala Tata Usaha Roni Simarmata Dan Humas Kelvin, diketahui memanggil Jhon Hendra tersebut tepatnya pada tanggal 29 Februari 2020, sekitar pukul 11.00 Wib  siang, di kantor kebun KST, Kebun Segati, yang mana pihak manager dan humas menyampaikan kepada Jhon Hendra Purba selaku Ketua Koperasi, bahwa terhitung bulan Februari 2020, pihaknya ( Koperasi dan serikat  buruh ) dilarang memotong utang kariawan melalui menejemen, dengan alasan yang di sampaikan.

 

Kabarnya alasan pihak Perusahaan PT. MUP melaui menejemen perusahaan itu yakni pihaknya telah di audit, sedangkan menurut  Jhon Hendra Purba yang disampaikan kepada wartawan pada tanggal 29 Februari lalu koperasi yang dipimpinya tidak pernah menggunakan anggaran perusahaan, maka Jhon dan rekanya merasa perusahaan ( PT. MUP_red ) tidak memiliki dasar hukum tentang alasan itu.

 

,"Alasan Audit itu omong kosong Perusahaan, kami tidak pernah turut menggunakan anggaran Perusahaan, darimana jalanya kami ikut terkena imbas ? Tanya Jhon Hendra.

 

Saat dimintai tanggapan perusahaan ( PT.MUP-red ) atas pernyataan Jhon tersebut, melalui nomor kontak bagian Humas, (Kevin),hingga berita ini dimuat Kevin belum bersedia, baik menjawab melalui tertulis di WA maupun selulernya.||| Feri Sibarani

 

 

 

 

Editor : Feri Sibarani


BERITA LAINNYA
Kamis, 5 Maret 2020 | 23:27:22
Korban Meninggal di Areal Kolam Limbah PT.RAPP
Jumat, 21 Februari 2020 | 00:13:33
Pembangunan PKS PT. SSS Inhu Dipertanyakan
BERIKAN KOMENTAR
Top