• Home
  • Pekanbaru
  • Kejati Riau Sikapi Informasi Pemerasan Dana BOS Oleh Oknum Jaksa
Kamis, 30 Juli 2020 | 23:13:27

Kejati Riau Sikapi Informasi Pemerasan Dana BOS Oleh Oknum Jaksa

akun Facebook Kejati Riau
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com.PEKANBARU ||| Mecuatnya pemberitaan terkait adanya tindakan pemerasan oleh oknum jaksa terhadap dana BOS di dunia pendidikan di Kabupaten Inhu Riau baru-baru ini, membuka mata publik tentang kinerja lembaga penegak hukum, khususnya kejaksaan, dimana belakangan ini disaat masyarakat mulai mengapresiasi kinerja kejakasaan, tiba-tiba dikejutkan dengan adanya oknum jaksa yang diduga bertindak melanggar hukum.

Kajati Riau pun tidak tinggal diam dengan informasi tersebut, terakhir dalam sebuah jumpa Pers, di kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Kajati Riau, Dr. Mia Amiati, S.H.,M.H dengan tegas mengatakan terkait informasi pemerasan yang dialamatkan kepada pihaknya, hal itu langsung direspon cepat dengan melakukan serangkaian kroscek kebawah oleh tim pengawas dari Kejati Riau.

Pihaknya pun menghormati tugas yang diberikan kepada tim pengawas yang telah bergerak untuk mencari bukti-bukti terkait kebenaran informasi yang memang telah menjadi viral baru-baru ini.

Sebagai bentuk sifat tanggap kejaksaan Tinggi Riau terhadap situasi dan keadaan pasca informasi tersebut di kabupaten Inhu, Kejati Riau melalui Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Raharjo Budi Kisnanto, SH., MH Melakukan Silaturahmi bersama 63 Kepala Sekolah SMP Kabupaten Indragiri Hulu dalam rangka menetralisir berita yang tidak baik yang diduga dilakukan oleh oknum Jaksa di Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu.

Bertempat di Gedung Dang Purnama Rengat silaturahmi tersebut dihadiri langsung Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto, SH., MH, dan dihadiri Plt. Kadis Pendidikan Inhu Ibrahim Alimin, Ketua PGRI Riau M Syafi'i, Ketua PGRI Inhu Eka Satria, LKBH PGRI Riau Taufik, dan 63 Kepsek SMP se Inhu.

"Dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Riau siap melakukan pengamanan kegiatan dalam pengelolaan dana BOS. Sehingga, kedepan tidak terjadi Tindak Pidana Korupsi maupun pemerasan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan penegakan hukum, dan agar hal serupa tidak terjadi lagi," kata Raharjo.

Menurutnya belajar dari peristiwa tersebut, Kejati Riau akan melaksanakan program Jaga Sekolah yang bertujuan untuk pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan mencegah perluasan paham radikalisme. (27/7/2020).||| Feri Sibarani





Editor : Feri Sibarani
Sumber : akun Facebook Kejati Riau

BERITA LAINNYA
Minggu, 9 Agustus 2020 | 00:22:38
Feri Sibarani Jabat Ketua DPD-SPRI Riau
Sabtu, 18 Juli 2020 | 00:29:21
Yan Prana Sepi Dari Pemberitaan
BERIKAN KOMENTAR
Top