• Home
  • Pekanbaru
  • PPK Pengadaan Aplikasi di Disdik Riau Dilapor Kepenegak Hukum
Kamis, 30 Juli 2020 | 23:31:59

PPK Pengadaan Aplikasi di Disdik Riau Dilapor Kepenegak Hukum

aktualonline.com/feri sibarani
PPK Pengadaan Aplikasi di Disdik Riau Dilapor Kepenegak Hukum
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com PEKANBARU||| LSM Bara Api DPD Riau gelar konferensi Pers terkait rencana pihaknya akan menggelar demonstrasi terkait lambatnya proses hukum atas laporan pihaknya kepada Kejaksaan Negeri Pekanbaru, terhadap dugaan kasus korupsi dalam pengadaan aplikasi sistem informasi di SMA Negeri se Provinsi Riau.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua LSM Bara Api DPD Riau, Jackson Sihombing kepada awak media baru-baru ini di Pekanbaru, sejak laporan dugaan Korupsi yang menelan anggaran sebesar Rp. 8,5 Miliar itu di serahkan kepada kejaksaan Negeri Pekanbaru pada Februari 2020 lalu, hingga kini pihaknya belum menerima informasi resmi tentang perkembangan tindak lanjut dari pihak kejaksaan.

Atas laporannya disebutkan bahwa oknum pejabat sekretaris di Dinas pendidikan provinsi Riau yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) dengan inisial ( AS ) kabarnya telah dipanggil oleh tim penyidik kejaksaan Tinggi Riau, namun belum diketahui sejauh mana perkembangan.

Atas informasi tersebut, awak media pun melakukan konfirmasi secara elektronik kepada kejaksaan Tinggi Riau, melalui kasi penkum Kejati Riau, Muspidauan, S.H.,M.H, namun Muspidauan hingga berita ini dimuat belum mengetahui informasi sejauh mana proses penyelidikan atau proses hukum yang dilakukan pihaknya.

"Saya sudah coba telpon kepada kasi dik, tetapi beliau belum angkat HP nya, silakan saja ke dia," tulis Muspidauan pada balasan WA.

Disisi lain, Jackson dalam pernyataannya mengatakan, informasi terakhir didapatkan pihaknya dari pihak Kejari Pekanbaru bahwa laporan dugaan korupsi yang dilayangkan sejak bulan Februari 2020 itu ternyata telah di limpahkan kepada Kejati Riau.

"Setelah kami Kroscek kepada Kejari Pekanbaru, ternyata berkas laporan kami dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi Riau, dan kabarnya, pihak pidsus Kejati Riau telah dilakukan pemanggilan kepada PPK Pengadaan, ( AS ), yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Dinas pendidikan provinsi hingga saat ini," kata Jackson Sihombing.

Menurut Jackson, informasi pemanggilan AS tersebut diketahui pihaknya dari rekan-rekan LSM, dimana hingga kini ia dan rekan-rekannya terus  menunggu tindak lanjut proses hukum atas dugaan korupsi dengan modus menggelembungkan harga satuan belanja pengadaan IT yang diketahui pihaknya tidak bermanfaat bagi keberlangsungan proses pendidikan di kalangan siswa.

Adapaun nilai anggaran sebenarnya atas pengadaan tersebut adalah sebesar Rp. 8.588.155.000 yang bersumber dari dana APBD Riau dengan perusahaan pemenangnya, yakni PT. VSAG Profindo yang bertindak selaku penyedia barang.

"Kita menyikapi penanganan dugaan korupsi pengadaan Aplikasi sistem informasi tersebut oleh pihak Kejaksaan Tinggi Riau sepertinya ada "Pembiaran" yang berpotensi untuk di "tukar guling" kan. Kita minta Kejati Riau transparan dalam penanganan kasus ini. pastinya Kita akan terus memantau perkembangan laporan tersebut," Ungkap Jackson.

Ditambahkan Jackson, dirinya bersama lembaga yang dipimpinnya akan terus mengkawal proses penegakan hukum di kejaksaan Tinggi Riau, karena hingga kini pihaknya masih terus percaya kepada penegak hukum, khususnya di kejaksaan yang di pimpin oleh "Kartini" Kejaksaan, yakni Dr. Mia Amiati, S.H.,M.H.

"Dalam waktu dekat kita akan melakukan aksi unjuk Rasa apabila pihak Kejaksaan Tinggi Riau tidak serius mengembangkan dalam penanganan dugaan korupsi yang ada di disdik provinsi Riau," pungkas Jackson.||| Feri Sibarani




Editor : Feri Sibarani

BERITA LAINNYA
Minggu, 9 Agustus 2020 | 00:22:38
Feri Sibarani Jabat Ketua DPD-SPRI Riau
Sabtu, 18 Juli 2020 | 00:29:21
Yan Prana Sepi Dari Pemberitaan
BERIKAN KOMENTAR
Top