• Home
  • Pekanbaru
  • Komisi C DPRD Riau Nilai Pemprov Tak Mampu Tagih Pajak Ribuan Alat Berat di Riau
Jumat, 20 Oktober 2017 | 00:59:36

Komisi C DPRD Riau Nilai Pemprov Tak Mampu Tagih Pajak Ribuan Alat Berat di Riau

Foto/Ist
Sekretaris Komisi C DPRD Riau, Suhardiman Amby
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Mengingat APBD Riau yang makin tahun semakin menurun akibat kebijakan keuangan pemerintah pusat, dengan menggulirkan kebijakan rasionalisasi, yang telah membuat Pemprov Riau kelimpungan, sejatinya pemerintah daerah provinsi riau mampu memutar otak, dan menciptakan sumber-sumber lain dalam rangka memenuhi kebutuhan anggaran dan defisit akibat kebijakan pemerintah pusat. 

 

Salah satu potensi sumber lain selain sumber daya alam, ialah dari pajak alat berat berupa eskapator dan sejenisnya yang di sinyalir berjumlah ribuan di provinsi riau , yang tersebar di berbagai perusahaan dan kabupaten/kota, hingga saat ini tidak dapat memberikan kontribusi apapun karena ketidak siapan personil atau SDM di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau ( Bappenda).  

 

Hal itu tentu dapat disayangkan oleh semua pihak, terlebih lembaga legislatif provinsi Riau yang kinerjanya mengawasi dan monitor semua program pemerintah. 

 

Untuk itu, dalam menanggapi kenyataan tersebut  Komisi C DPRD Riau menilai, kesulitannya Pemprov Riau dalam melakukan pemungutan pajak alat berat dari perusahaan adalah hal yang wajar.

 

Sekretaris Komisi C DPRD Riau, Suhardiman Amby mengatakan, hal tersebut dianggap wajar pihaknya karena kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang ditempatkan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau saat ini.

 

"Ini sama halnya menepuk air di dulang, atau meludah ke langit, yang kena muka sendiri. Itu yang kami maksud penempatan orang yang punya kemampuan untuk di Bapenda ini, tak bisa orang sembarangan, yang dipilih karena kedekatan saja," kata Suhardiman Amby seperti dilansir Tribun, Minggu (10/9/2017).

 

Politisi Hanura ini juga mengatakan, untuk melakukan pemungutan pajak alat berat tersebut atau pajak lainnya, butuh orang yang memiliki kemampuan dan bisa mengatur strategi, sehingga wajib pajak tidak bisa mengelak dan tidak bayar pajak lagi.

 

"Penempatan orang yang mampu, di situ kuncinya. Kalau orang yang hanya menunggu di kantor, itu anak TK juga bisa. Makanya butuh orang-orang yang bisa bekerja dalam bidang ini," ujarnya.

 

 

Harusnya, dengan kewenangan yang dimiiki oleh Gubernur Riau, menurut Suhardiman kesempatan besar untuk menggenjot pendapatan dengan memanfaatkan orang-orang yang berpotensi dan punya kemampuan.

 

"Gubernur punya pedang yang tajam. Harusnya itu dimanfaatkan untuk hal seperti ini. Kaau pilih orang tang berkualitas di bidang ini, dia akan punya target sendiri mendapatkan pendapatan, orang yang punya kerja teruji, punya target dan punya pengalaman," tuturnya.///

Feri Sibarani

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul 


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top