• Home
  • Pekanbaru
  • Sebut Gubri Tidak Perduli Pembangunan Pesisir Riau…M.Aidil Pilih Keluar dari Sidang Paripurna
Jumat, 1 Desember 2017 | 00:05:38

Sebut Gubri Tidak Perduli Pembangunan Pesisir Riau…M.Aidil Pilih Keluar dari Sidang Paripurna

aktualonline.com/feri sibarani
Muhammad Aidil, saat mendengar keterangan pimpinan sidang paripurna DPRD Riau, Rabu, 29/11/2017.
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Berawal dari interupsi dari salah satu anggota Fraksi Hanura,Muhammad Aidil dalam sidang paripurna dewan di DPRD Riau, yang mengagendakan penyampaian laporan hasil kerja banggar DPRD Riau, tentang APBD Riau tahun anggaran 2018 akhirnya memilih keluar dari sidang. 

 

Rapat paripurna dewan DPRD Riau yang mengagendakan penyampaian laporan hasil kerja banggar DPRD Riau, tentang APBD Riau tahun anggaran 2018 sempat mengalami kendala akibat interupsi keras dari Muhammad Aidil terkait tidak terakomodirnya proposal dinas kesehatan Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai pada tahun anggaran 2018 sehingga perdebatan antara Muhammad Aidil dan pimpinan sidang yang diketuai oleh Suyatno ( Wakil Ketua DPRD Riau) berakhir dengan buntu. 

 

" Ini kita sedang sidang paripurna membicarakan anggaran APBD Riau sebesar puluhan triliunan rupiah, namun Gubernur tidak hadir, dengan jelas ini merupakan bukti Gubernur tidak serius membangun Riau ini, "katanya di tengah-tengah proses sidang. 

 

Meyakinkan pernyataannya, Aidil yang dikenal jeplas jeplos dalam memberikan keterangan persnya itu sekaligus menyatakan bahwa sikap Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman itu terbukti dengan sikapnya yang tidak berniat membangun daerah pesisir Riau dengan indikasi tidak diberikannya anggaran 10% dari APBD untuk kesehatan di Bengkalis dan Dumai. 

 

" Mana anggaran kesehatan yang 10 % dari APBD provinsi Riau itu?  Mengapa Bengkalis dan Dumai tidak dapat? Hingga sekarang yang mereka dapatkan hanya 0 besar, "katanya sembari melangkah keluar dari ruang sidang. 

 

Menurutnya ketidak hadiran Gubernur Riau dalam pengesahan APBD Riau disebutnya sebagai ketidak seriusan Andi dalam membangun Riau. 

 

"Sudah 2 Periode saya jadi anggota DPRD Riau, baru kali ini kepala daerah tidak hadir dalam pengesahan APBD. Ini kan sangat disayangkan, dan tidak sesuai dengan komitmen Gubri yang ingin membangun Riau. Sepanjang hak-hak dua kabupaten/kota itu tidak diberikan, saya tidak akan ikut menyetujui ranperda APBD ini,"sebutnya. 

Sementara disisi lain menanggapi pernyataan Muhammad Aidil,dan sikap politik yang ditunjukkan nya, Sekda Riau Ahmad Hijazi kepada media memberikan penjelasan. 

 

"Itu tidak benar. Gubernur dalam bertindak tidak mungkin seperti yang di sampaikan Aidil, pasti ada alasan mengapa bantuan kesehatan dari 10% itu tidak diberikan. Jadi bukan berarti Gubernur tidak serius membangun Riau pesisir, "katanya. 

 

Sementara wakil gubernur Riau, diakhir acara kepada wartawan Aktual terkesan tidak mau tau tentang informasi tersebut, dan hanya mengatakan bahwa ia tidak tau sama sekali tentang informasi yang disampaikan oleh Muhammad Aidil. 

 

"Oh, jangan tanya saya, saya sama sekali tidak tahu itu.saya tidak bisa tanggapi itu, "katanya sambil lalu menuju mobil.//Feri Sibarani

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Sabtu, 9 Desember 2017 | 00:45:17
Koramil 01 Rumbai Bantu Korban Banjir
Kamis, 7 Desember 2017 | 16:55:59
Kesbangpol Kota Pekanbaru Sambut Baik DPC PWRIB
BERIKAN KOMENTAR
Top