• Home
  • Pekanbaru
  • Dipertanyakan !!! Hotel Arya Duta Pekanbaru Aset Pemprov Riau atau Swasta
Sabtu, 13 Januari 2018 | 10:34:53

Dipertanyakan !!! Hotel Arya Duta Pekanbaru Aset Pemprov Riau atau Swasta

aktualonline.com/feri sibarani
Hotel Arya Duta Pekanbaru Aset Pemprov Riau atau Swasta
BERITA TERKAIT:

aktualonline.comPEKANBARU///Masyarakat Riau harus tau, bahwa hotel Arya Duta Pekanbaru ternyata adalah aset pemerintah provinsi Riau, yang dikelola oleh pihak ketiga, yaitu PT. Lippo Karawaci ( Arya Duta), yang sejak dikelola berdasarkan MoU dengan pemerintah daerah lebih dari 10 tahun lalu, hingga kini dividen yang diterima pemerintah tidak lebih dari 200juta/tahun. 

 

Sejak awal di lakukanya MoU lebih dari 10 tahun lalu, keberadaan hotel Arya Duta Pekanbaru tidak seperti saat ini, melainkan berdasarkan keterangan oleh Ketua komisi C DPRD Riau, Aherson pertengahan tahun lalu, bahwa hotel Arya Duta Pekanbaru saat ini telah mengalami banyak perubahan signifikan, diantaranya Hall yang barang tentu menjadi daya tarik tersendiri hotel Arya Duta sehingga dipastikan juga menambah nilai pemasukan yang cukup besar. 

 

"MoU yang pertama itu kan sudah lama dilakukan,  dimana terkait dividen yang akan disetorkan oleh pihak pengelola minimal 200 juta/tahun, dan itu tetap tidak pernah bertambah hingga sekarang, dimana hotel telah mengalami banyak perubahan dan tambahan property yang barang tentu juga akan menambah pemasukan, "Katanya. 

 

Menurutnya perubahan dan penambahan property atau fasilitas hotel yang terjadi pada Arya Duta harus juga di ikuti oleh perubahan pada MoU, karena harus disesuaikan dengan dividen yang diterima sehubungan dengan perubahan-perubahan atau penambahan berbagai fasilitas hotel. 

 

" Itu sudah kita bahas dengan pemerintah, pihak pengelola yaitu PT. Lippo Karawaci dan kita sudah sampaikan kepada pemerintah Pemprov Riau supaya segera mengubah MoU yang pertama untuk menyesuaikan kepada perubahan dan penambahan fasilitas hotel," Katanya menjawab reporter Aktual. 

 

Menurutnya semua harus jelas, karena hotel Arya Duta Pekanbaru berada diatas aset pemerintah provinsi Riau, yang konon diharapkan mampu memberikan Penghasilan Asli Daerah ( PAD) bagi kas daerah, dan tidak menjadi bahan pertanyaan sejumlah kalangan terkait penerimaan dividen dari Hotel tersebut. 

 

" Kita juga menilai pemerintah Pemprov Riau tergolong lambat dalam melakukan perubahan MoU itu,  karena sejak kita bahas dan kita minta diubah, hingga kini belum juga dilakukan," Sebutnya. 

 

Disisi lain pemerintah Pemprov Riau, melalui Karo Ekonomi, Darusman dalam keterangan pers nya melalui seluler kepada reporter Aktual menjelaskan bahwa hal itu telah diupayakan pihaknya baru-baru ini, yaitu dengan menyurati pihak pengelola hotel Arya Duta Pekanbaru dengan memberikan 3 opsi yaitu sesuai dengan perubahan dan penambahan pada fasilitas hotel, maka pemerintah Pemprov Riau meminta dividen sebesar 15% ( 2,6 Miliar), 10% ( Rp 2,3 Miliar) dan 1,5 % (Rp 1,3) Miliar. 

 

" Jadi kita telah melayangkan surat sebanyak 2 kali kepada pihak pengelola hotel, yaitu PT. Lippo Karawaci ( Arya Duta) di Jakarta dan sampai sekarang belum dijawab sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan, sehingga pemerintah berencana akan melayangkan surat ketiga, sebagai pemberitahuan bahwa ini adalah opsi ketiga yang harus kami sampaikan, bahwa pihak pengelola harus memberikan dividen sebesar 1,3 miliar / tahun, " Jelasnya. 

 

Menurut Darusman yang baru menjabat di biro ekonomi itu, setelah batas waktu 4 Desember lalu pihak PT. Lippo Karawaci belum memberikan jawaban atas surat kedua, maka surat yang terakhir ini merupakan hanya bersifat pemberitahuan bahwa pihak pemerintah meminta dividen sebesar 1,3 Miliar. 

 

" Surat yang ketiga ini, Itu hanya berisi pemberitahuan kepada pihak pengelola, bahwa pemerintah meminta dividen sebesar 1,3 Miliar/pertahun,"katanya. 

 

Menurutnya dalam waktu dekat akan dilakukan perubahan pada MoU yang lama, dan akan dibuat MoU yang baru sesuai dengan perubahan dividen yang harapkan. 

Informasi lain yang penting bagi masyarakat Riau adalah, dimana dalam waktu dekat, yaitu pada tahun 2026 yang akan datang Hotel Arya Duta Pekanbaru Akan sepenuhnya menjadi aset dan milik pemerintah daerah provinsi riau, dimana perjanjian kerjasama kedua belah pihak akan berakhir pada tahun tersebut. 

 

" Nanti pada tahun 2026 hotel Arya Duta Pekanbaru bukan saja hanya sebahagian yang menjadi milik pemerintah, melainkan seluruhnya, termasuk isi dan semua fasilitas yang ada dengan kondisi 75% akan menjadi aset pemerintah," kata Darusman. 

 

Aset pemerintah provinsi Riau dikabarkan masih banyak lagi yang lain,  baik aset yang bergerak, maupun yang tidak bergerak, namun tidak banyak diketahui oleh masyarakat, dalam hal ini masyarakat dan sejumlah pihak menduga pemerintah provinsi Riau tidak transparan dalam mengelola aset daerah,  sehingga tidak menutup kemungkinan pemasukan yang bersumber dari aset daerah banyak yang mengalir kekantong pribadi, benarkah? Hanya Tuhan yang tau..!///Feri

 

 

 

 

 

Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Sabtu, 24 November 2018 | 23:37:39
Dewan Pers dan MOI Dukung Toro dari Kriminalisasi Pers
BERIKAN KOMENTAR
Top