• Home
  • Pekanbaru
  • Karya Direktur RS.Petala Bumi, Sir Ponek Tingkatkan Jumlah Pasien Rujukan
Rabu, 9 Mei 2018 | 13:07:22

Karya Direktur RS.Petala Bumi, Sir Ponek Tingkatkan Jumlah Pasien Rujukan

aktualonline.com/feri sibarani
Dr. Sylvana Estherlita ( Direktur RS. Petala Bumi Pekanbaru).
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Rumah Sakit Umum Petala Bumi Pekanbaru adalah sebuah rumah sakit yang keberadaannya ditengah kota Pekanbaru, tepatnya dijalan Sutomo dengan dikelola sejak tahun 2012 menjadi Blud dan berada dibawah pemerintah Provinsi Riau, Selasa, (8/5/2018) melaksanakan penandatanganan komitmen atas sebuah program baru yang merupakan karya dari direktur, Dr. Sylvana Estherlita.

 

Karya atau gagasan yang tergolong cemerlang itu diberi nama Sir Ponek ( Sistem Informasi Rujukan Poneks Ter Integrasi) yang menurut Sylvana yang terlihat santai saat membeberkan fungsi sistem tersebut kepada Media ini mengatakan bahwa nantinya pihaknya berharap dengan di aplikasikanya sistem Sir Ponek akan mampu mendongkrak jumlah pasien rujukan khususnya pasien ibu melahirkan.

 

," Jadi Sir Ponek ini adalah sebuah sistem yang saya gagas dan akan kita aplikasikan di rumah sakit Petala Bumi ini dalam rangka meningkatkan jumlah pasien rujukan bagi ibu-ibu melahirkan di kota Pekanbaru dan kabupaten kota lainya di Riau," jelasnya.

 

Dengan hadirnya sistem yang dimaksud, maka nantinya akan terjadi sebuah hubungan rumah sakit Petala Bumi dengan berbagai pusat kesehatan masyarakat ( Puskesmas) maupun rumah sakit lainya di kota Pekanbaru dan wilayah kabupaten lain yang membutuhkan rujukan untuk penanganan medis lebih lanjut.

 

"Sistem informasi rujukan yang sedang kita bangun ini dengan sistem terintegrasi adalah bahwa rumah sakit Petala Bumi, melalui sebuah program IT dengan menggunakan aplikasi akan langsung terkoneksi dengan pihak puskesmas dan rumah sakit lain yang membutuhkan rujukan di berbagai daerah, sehingga penanganan persalinan ibu melahirkan nantinya akan terlaksana dengan  cepat dan tepat," kata Sylvana meyakinkan.

 

Dari keterangan Sylvana menyebutkan pengalaman beberapa tahun ditemukan ada sebanyak 600 lebih kasus persalinan yang di tangani oleh rumah sakit Petala Bumi, namun hanya 19% yang menjadi pasien rujukan.

 

"Tahun lalu kita ada sebanyak 624 pasien persalinan namun hanya 19% pasien rujukan, sisanya datang sendiri," ujarnya.

 

Menurutnya sejauh ini pihaknya menjalin kerjasama dengan pihak puskesmas se kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar dengan menggunakan sebuah program IT dengan moda aplikasi nantinya pasien melalui rumah sakit langsung bisa input sendiri data pasien dan selanjutnya di rumah sakit rujukan tinggal persiapan kedatangan pasien.

 

"Dari semua mitra kerja kita, puskesmas dan rumah sakit, baik di kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar yang telah terkoneksi langsung bisa input data pasien, sehingga kita tinggal menunggu notifikasi dan mempersiapkan diri untuk menangani pasien," katanya.

 

Acara pertemuan membangun komitmen untuk mewujudkan program inovasi berbasis teknologi itu, dihadiri juga oleh berbagai stakeholder seperti mewakili Plt. Gubernur Riau, tampak Asisten I Setda provinsi Riau, Ahmad Syarofi, Kadis kesehatan Riau, Dr. Mimi, Dinas kesehatan Kampar dan Dinkes kota Pekanbaru turut hadir untuk memberikan dukungan.///Feri Sibarani

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 17 Mei 2018 | 00:02:48
DPRD Riau Kecolongan Dari Sisi Pengawasan
Rabu, 9 Mei 2018 | 13:05:23
Renovasi Gedung PN Pekanbaru Tidak Transparan
BERIKAN KOMENTAR
Top