• Home
  • Pekanbaru
  • Tak Kunjung Diperhatikan Pemerintah.. Ribuan Hektar Lahan Koperasi di Siak Tidak Jelas Nasibnya
Kamis, 17 Mei 2018 | 23:07:04

Tak Kunjung Diperhatikan Pemerintah.. Ribuan Hektar Lahan Koperasi di Siak Tidak Jelas Nasibnya

aktualonline.com/feri sibarani
Tak Kunjung Diperhatikan Pemerintah.. Ribuan Hektar Lahan Koperasi di Siak Tidak Jelas Nasibnya
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Ketika masyarakat desa dayun menunggu sikap keberpihakan pemerintah atas permasalahan  status lahan kebun sawit yang telah puluhan tahun dikelola melalui badan hukum koperasi, akhirnya berakhir dengan kekecewaan besar karena tak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

Sebuah perkebunan masyarakat dengan badan hukum Koperasi yang bergerak dibidang non Kehutanan atau perkebunan kelapa sawit yang keberadaanya di Kabupaten Siak Riau, tepatnya di desa Dayun  ternyata tidak mendapat perhatian dari pihak pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi, akibatnya kebun masyarakat yang masih berstatus kawasan hutan itu pun diduga sebahagian di serobot oleh perusahaan kertas raksasa atau PT. RAPP.

"Sudah sejak awal tahun 2016 lalu kami masyarakat desa Dayun terus meminta perhatian pemerintah kabupaten Siak dan Provinsi Riau bahkan dengan DPRD Riau agar status kawasan dapat diubah peruntukan menjadi HPK sesuai dengan Permen LHK No. P./51/Menlhk/Setjen/KUM.1/6/2016 untuk kemudian dimohonkan pelepasanya oleh pemerintah namun tidak satu pun lembaga pemerintah itu yang perduli, " Kata Josua Pakpahan kepada aktualonline.com, Kamis (17/5).

Dari keterangan Josua terkait lahan tersebut, ternyata pihaknya sudah 20 tahun lebih mengelola lahan koperasi itu dengan nama Koperasi Sukses Maju Bersama Siak  bahkan menurutnya dari 2.900 Hektar lahan yang telah dikelolah masyarakat sebahagian telah memilki surat sertifikat BPN selebihnya SKGR dan Surat Desa.

"Coba bayangkan masyarakat sudah mengelolah lahan tersebut selama 20 Tahun, usia kebun sawit sudah mencapai 20 Tahun dan legalitas tanah sudah sebahagian memiliki sertifikat dari BPN, Namun tetap juga pemerintah tidak perduli," terang Josua.

Hal yang membuat pihaknya merasakan ketidak adilan adalah ketika pemerintah terus membiarkan perusahaan bubur kertas PT. RAPP yang bermarkas di Kerinci Kab. Pelalawan itu terus menerus mengintimidasi masyarakat desa ketika masyarakat ingin mengelolah areal lahan milik masyarakat.

"Ini tidak adil, ketika masyarakat ingin mengelolah lahanya, pihak perusahaan PT. RAPP terus melarang dan mengintimidasi masyarakat kita, padahal rakyat punya legalitas dan hak, untuk mengelola dengan dasar surat, "lanjut Josua. 

Sebagai ketua Koperasi, yang menjadi satu-satunya tumpuan masyarakat Dayun setelah tidak di abaikan oleh pemerintah dan wakil rakyat di DPRD di daerah, Josua Pakpahan dan rekan kerjanya tak pernah patah semangat, ia mejelaskan bahwa pihaknya telah menyambangi pihak kementerian kehutanan, kemeterian ATR, dan kementerian sekretaris negara untuk menyampaikan permohonan pihaknya agar pemerintah pusat dapat memberikan solusi terhadap nasib sejumlah besar masyarakat desa Dayun kabupaten Siak.

"Kami telah berangkat ke Jakarta kepada pemerintah pusat melalui beberapa kemeterian, seperti menteri LHK, ATR, dan kementerian Sekretaris Negara dan telah menyerahkan surat permohonan agar lahan kami dapat dibebaskan dari kawasan menjadi HPK dan kemudian bisa dimohonkan pelepasanya, karena pemerintah daerah dan provinsi riau sudah tidak perduli lagi,"kata Josua

Pihaknya setelah diterima oleh pemerintah pusat dengan penuh harapan hanya tinggal menunggu kinerja pihak pemerintah pusat, karena menurut keterangan Josua pemerintah pusat telah berjanji akan berupaya memasukkan areal masyarakat Dayun tersebut kedalam draf RTRW Provinsi riau yang saat ini sedang dalam kasjian pihak pusat dan kabarnya akan mengalami revisi seluas 70 Ribu hektar.

"Kami tinggal menunggu informasi dari pusat. Permohonan kami sudah diserahkan disana dan sedang dipelajari untuk di upayakan masuk dalam revisi RTRW Provinsi riau," tutup Josua.///Feri Sibarani

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 17 September 2018 | 23:50:37
Ketua Satma IPK Kota Pekanbaru Angkat Bicara
Kamis, 13 September 2018 | 23:51:50
Pemimpin Dengan Mimpi Membangun
Kamis, 13 September 2018 | 13:04:21
3 Bulan Belum Tunjukkan Perkembangan
Senin, 10 September 2018 | 12:18:43
Bentuk Aksi Solidaritas !!! Wartawan Serbu Polda Riau
BERIKAN KOMENTAR
Top