• Home
  • Pekanbaru
  • Gawat !!!! Ternyata Dewan Tidak Mengetahui Pelaksana Proyek Pemeliharaan Jalan di PUPR Provinsi Riau
Kamis, 19 Juli 2018 | 23:37:19

Gawat !!!! Ternyata Dewan Tidak Mengetahui Pelaksana Proyek Pemeliharaan Jalan di PUPR Provinsi Riau

aktualonline.com/feri sibarani
Gawat !!!! Ternyata Dewan Tidak Mengetahui Pelaksana Proyek Pemeliharaan Jalan di PUPR Provinsi Riau
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU////Akibat ketidak tahuan pihak komisi IV DPRD Riau tentang perusahaan atau siapa saja pelaksana proyek pemeliharaan jalan se nilai 25 Miliar di PUPR Provinsi riau, akhirnya rapat hearing pun digelar di ruang komisi IV dengan menghadirkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau dengan jajaranya.

 

Dari pernyataan pimpinan Komisi IV DPRD Riau, Husni Tamrin dengan tegas menyebutkan bahwa pihaknya hingga saat ini belum menerima daftar nama perusahaan yang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan dengan nilai anggaran sebesar Rp 25 Miliar, bahkan yang membuat miris adalah beredar isu bahwa adanya oknum dewan yang turut bermain proyek tersebut.

 

Akibatnya Komisi IV DPRD Provinsi Riau meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau memberikan data perusahaan-perusahaan yang mengerjakan proyek pemeliharaan jalan di lima kabupaten di Riau.

 

Ketua Komisi IV DPRD Riau Husni Tamrin menegaskan selaku wakil rakyat komisi IV ingin serius bekerja agar masyarakat tidak dikelabui. Dinas PUPR harus menyelesaikan proyek seperti yang sudah disampaikan jangan nanti proyek-proyek sampai tidak tuntas dan mangkrak yang akhirnya tidak dapat dinikmati masyarakat dan malah menyusahkan masyarakat.

 

"Termasuk, sampai hari ini kontrak-kontrak kan belum dikasihnya Kita mau seluruh kontrak kita minta, PL itu siapa saja yang mengerjakan. Apakah kami dewan yang mengerjakan atau orang-orang tertentu, kita tidak pernah menuduh semua kita minta kontraknya multiyears, PL sampai swakelola yang mereka bilang tadi," terang Tamrin usai memimpin Hearing Komisi IV dengan Dinas PUPR Rabu 18 Juli 2018.

 

Politisi Gerindra ini menegaskan, Komisi IV DPRD Riau meminta secara resmi kepada Dinas PUPR untuk memberikan data-data kontrak perusahaan dalam proyek Penunjukan Langsung (PL) sampai proyek multiyears. Apalagi, adanya tudingan selama ini dewan ikut bermain proyek.

 

"Justru itu kita minta dibuka saja, kalau memang kami dewan main kontrak tentunya nanti di kontrak itu akan jelas, contoh perbaikan jalan ini dikerjakan Tamrin. Itu semua nantinya akan kita buka. Kita tidak mau, sikit-sikit dewan. Kalau itu benar ada dewan bermain itu resiko masing-masing," ujar Tamrin.

 

Apalagi, lanjut dia, proyek senilai Rp 25 miliar ini nilainya bukanlah angka yang sedikit. Kalau itu dibagi Rp200 juta saja satu proyek ada sekitar seratus proyek lebih.

 

"Kita nanti bisa lihat dari nilai kontrak dan perusahaan mana saja. Misalnya kalau ada 100 proyek yang menang cuma 10 perusahaan saja itu sudah jelas ada permainan," beber Tamrin.

 

Sementara Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau Dadang Iskandar menjelaskan, pihaknya siap memberikan data-data perusahaan yang mengerjakan proyek pemeliharaan jalan senilai Rp25 miliar untuk lima kabupaten di Riau sesuai permintaan komisi IV DPRD Riau.

 

"Itu bukan PL, namun swakelola. Kita siap memberikan data, kita siap mempertanggung jawabkannya,karena kita dalam bekerja memang diperiksa BPK dan semua pihak terkait," ujar Dadang.

 

Untuk memperoleh informasi tentang tindak lanjut dari permintaan dewan ini, beberapa awak media ini dan media lainya mencoba meminta tanggapan dari kadis PUPR, namun hingga berita ini dimuat, kadis PUPR, Dadang belum dapat ditemui.///Feri Sibarani

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Jumat, 5 Oktober 2018 | 11:04:01
Parlemen Riau Peduli Korban Tsunami Palu
BERIKAN KOMENTAR
Top