• Home
  • Pekanbaru
  • Polda Riau Diminta Tangkap Ketua Koperasi Perampas Hutan Lindung di Mahato
Kamis, 16 Agustus 2018 | 12:54:40

Polda Riau Diminta Tangkap Ketua Koperasi Perampas Hutan Lindung di Mahato

aktualonline.com/feri sibarani
Ketua kelompok tani dan jajaran pengurus, didampingi oleh kuasa hukumnya, Freddy Simanjuntak, SH,.MH.
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Pimpinan Kelompok tani Reboisasi Mandiri Hutan Lindung Sei Mahato, Paimin didampingi oleh kuasa hukumnya, Freddy Simanjuntak, SH,.MH sambangi kantor ditreskrimsus Polda riau guna melaporkan kembali tindakan pidana pelanggaran UU RI No. 41 Tahun 1999 Tentang kehutanan dan UU RI No. 18 Tahun 2013 Tentang pemberantasan tindakan perambahan hutan serta UU RI No. 32 Tahun 2009 tentang lingkungan yang diduga dilakukan oleh koperasi Sawit Mahato Bersatu dan Karya Bakti, Rabu, (15/8/2018).


Dengan kedua kalinya pihak kelompok tani besutan pemerintah melalui dinas kehutanan kabupaten Rohul itu datang melapor ke Polda riau, setelah pada tanggal 27/3/2017 lalu pihaknya telah melaporkan perihal yang sama namun kurang dari 2 tahun pihaknya mengaku belum mendapat respon dari penegak hukum.

 

"Ini adalah laporan kami yang kedua, setelah pada tahun awal 2017 lalu kami telah melaporkan ini melalui dirkrimum polda riau namun sepertinya masih belum direspon oleh pihak kepolisian,"kata Paimin sembari memperlihatkan bukti laporanya pada awal tahun lalu.

Menurutnya, pihaknya sangat mempertanyakan soal mengendapnya laporan pihaknya hingga mencapai hampir 2 tahun, karena sama sekali tidak ada tindakan dari pihak kepolisian, bahkan akuitreskrimsus sama sekali tidak mengetahui perihal laporanya.

"Tadi pihak ditreskrimsus pun tidak mengetahui tentang adanya laporan kita tahun lalu,"terangnya.

Dari keterangan Paimin dan kuasa hukumnya, Freddy Simanjuntak laporan dugaan pelanggaran pidana oleh 2 koperasi tersebut langsung diterima oleh Dirreskrimsus, Kombes.Pol Gidion,SIK,.SH,.M.hum dimana dalam pembicaraan yang berlangsung singkat itu Gidion langsung memberikan respon cepat dengan mengatakan dalam waktu dekat pihak kepolisian dirkrimsus polda riau akan segera bertindak untuk kasus tersebut.


"Tadi kita lansung disambut oleh pak Dir sendiri, penjelasan yang kita sampaikan langsung direspon dan beliau berjanji untuk menindak lanjuti laporan kita, dan kita akan lihat dulu gebrakan kepolisian ini, setelah hampir 2 tahun tidak direspon karena berita tentang laporan kami ini sudah sampai kepada kapolri, Jenderal Tito Karnavian,"kata Paimin.

Menurut kuasa hukumnya, Freddy Simanjuntak, terkait perihal yang dialami oleh klienya kali ini, yang dilakukan oleh 2 koperasi diduga anak angkat PT. Torganda itu merupakan jelas tindakan perbuatan pidana sebagaimana tertuang dalam UU No. 41 Tahun 1999 dan UU No. 18 Tahun 2013 serta UU No. 32 Tahun 2009, bahkan menurut Freddy tindakan pengrusakan tanaman perhutanan ( reboisasi ) dan pengusiran kelompok tani Reboisasi Mandiri adalah jela-jelas mengangkangi pemerintah.

"Ini kan tindakan murni melawan hukum sebagaimana dalam Undang-undang kehutanan dan lingkungan, yang kita sayangkan lagi 2 koperasi ini berani mengangkangi pemerintah dengan tidak mengindahkan SK atau rekomendasi yang diberikan kepada kelompok tani reboisasi mandiri,"urainya.

 

Menurut Freddy, koperasi Sawit Mahato bersatu dan Karya Bakti sudah melakukan pelanggaran berat karena telah mengalih fungsikan lahan hutan lindung secara tidak sah, dan diduga tidak memiliki izin lokasi maupun izin usaha perkebunan karena wilayah yang ditanami dengan perkebunan kelapa sawit tersebut berada di areal hutan lindung register 40.

"Ini pembiaran dari peperintah, dan sikap tutup mata dari kepolisian sebagai penegak hukum, khsusnya dinas kehutanan melalui polisi kehutanan yang seharusnya bertindak didepan sesuai tupoksinya,tetapi yang ada puluhan tahun hutan lindung kita di kecamatan Tambusai utara sei Mahato habis dirambah dan dialih fungsikan, ada apa ini ?,"tanya Freddy dengan heran.

 

Disisi lain untuk melengkapi informasi dari ketua kelompok tani Reboisasi Mandiri hutan lindung sei mahato, dan Freddy simanjuntak, Dirkrimsus Polda riau, Kombes Pol. Gidion menjawab pertanyaan wartawan Aktual pada hari rabu, 15 Agustus 2018 melalui whatsappnya membenarkan bahwa pihaknya har ini menerima laporan tersebut dan sedang dalam pendalaman.

 

"Baru ketemu tadi laporan bang, biar kami pelajari dulu ya,"jawab Kombes Pol. Gidion.///Feri Sibarani

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 17 September 2018 | 23:50:37
Ketua Satma IPK Kota Pekanbaru Angkat Bicara
Kamis, 13 September 2018 | 23:51:50
Pemimpin Dengan Mimpi Membangun
Kamis, 13 September 2018 | 13:04:21
3 Bulan Belum Tunjukkan Perkembangan
Senin, 10 September 2018 | 12:18:43
Bentuk Aksi Solidaritas !!! Wartawan Serbu Polda Riau
BERIKAN KOMENTAR
Top