• Home
  • Pekanbaru
  • Koptan Reboisasi Mandiri Hutan Lindung Sei Mahato Bersiap Demo
Kamis, 25 Oktober 2018 | 00:35:39

Koptan Reboisasi Mandiri Hutan Lindung Sei Mahato Bersiap Demo

aktualonline.com/feri sibarani
Koptan Reboisasi Mandiri Hutan Lindung Sei Mahato Bersiap Demo
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Kelompok tani reboisasi hutan lindung sei mahato kabupaten rohul akan lakukan aksi demonstrasi besar-besaran di depan Polda Riau, Gubernur Riau, Dinas LHK dan DPRD Riau, Rabu (24/10/2018).

Rapat pemantapan rencana aksi di lakukan di pekanbaru dengan menghadirkan sejumlah anggota koptan yang telah siap untuk turun jalan dalam rangka memperjuangkan hak koptan tersebut yang konon diduga kuat telah dirampas oleh koperasi karya bakti yang disebut bekerjasama dengan PT. Torganda.

Dari sejumlah pembahasan yang diangkat dalam rapat yang digelar pada hari ini, Rabu 24/10, pihak kelompok tani yang didampingi oleh penasehat hukumnya, Freddy Simanjuntak, SH.,MH turut memberikan berbagai arahan dalam sisi hukum, dimana menurutnya permasalahan koptan reboisasi yang telah terjadi puluhan tahun lalu sudah semestinya di fasilitasi oleh pemerintah, baik ditingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.

"Persoalan ini seharusnya dapat diselesaikan oleh pemerintah rohul, melalui dinas kehutanan maupun bupatinya, karena koptan reboisasi ini kan termasuk bentukan dari pihak pemerintah, jadi ini kenapa di biarkan sampai puluhan tahun, ini ada apa ? ,"kata Freddy.

Menurut Freddy setelah ia mempelajari perihal permasalahan klienya, Freddy berkeyakinan permasalahan yang dialami oleh koptan reboisasi murni tindakan pelanggaran hukum pidana sebagaimana diatur dalam UU RI No. 41 tahun 1999 tentang kehutanan dan UU RI No.32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, yang dilakukan oleh pihak koperasi Karya bakti, termasuk koperasi mahato bersatu yang diduga didukung oleh PT. Torganda.

Selain itu Freddy maupun ketua koptan itu, Paimin menyampaiakan bahwa terdapat dugaan kuat adanya tindakan melawan hukum lainya, terkait penerbitan Surat Keterangan Tanah ( SKT ) di lahan hutan lindung yang diduga dilakukan oleh aparat desa dan diketahui camat tambusai utara, namun sekalipun pihak koptan tersebut telah meminta perhatian dari pemrintah kabupaten rohul, provinsi riau, dan bahkan dari sisi penegakan hukum di kepolisian hingga kini, menurut Paimin tidak ada respon yang berarti dari semua lembaga pemerintah itu.

"Kami sudah lelah dan putus asa melihat semua lembaga pemerintah terkait, termasuk kepolisian riau yang telah kami serahkan berbagai bukti-bukti terkait peristiwa perampasan lahan hutan lindung yang dikelola oleh koptan reboisasi selama ini, namun tidak ada penindakan yang berarti, sehingga jalan terakhir kami hanya tinggal turun kejalan menyampaikan sura hati kami yang tidak didengarkan oleh pemerintah, semoga Tuhan Allah SWT mendengar jeritan kami,"jelas Paimin.

 

Hal-hal yang dibahas dalam rapat kali ini adalah terkait jumlah massa yang dihadirkan dalam aksi demo tersebut, rute aksi demo dan tujuan demo ditentukan dan diperkirakan berjumlah 500 orang dengan tujuan polda riau, kantor gubernur, dinas LHK.

Massa yang berjumlah 500 orang tersebut, yang akan diturunkan untuk mencari keadilan itu terdiri dari anggota kelompok tani reboisiasi mandiri hutan lindung sei mahato, pimpinan Paimin, ratusan massa yang dipimpin oleh Paimin akan berunjuk rasa didepan kantor Polda Riau, terkait proses penegakan hukum yang dinilai tidak berjalan,  gubernur riau karena tidak adanya respon pemerintah terhadap laporan koptan dan dinas LHK provinsi riau, karena di nilai tidak bertanggung jawab terhadap permasalahan masayarakat koptan reboisasi yang sebelumnya direkomendasi untuk melakukan pemulihan fungsi hutan lindung Sei Mahato.

"Ini sangat disayangkan, pemerintah tutup mata terhadap permasalahan masyarakat koptan reboisasi yang konon telah dihunjuk oleh pemerintah melalui dinas kehutanan untuk memulihkan fungsi hutan lindung dari kehancuran akibat dirambah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, seharusnya dalam hal ini, dinas kehutanan adalah yang paling bertaggung jawab ,"terang Freddy.///Feri S

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top