• Home
  • Pekanbaru
  • Diduga Kuat 8 Bandar Besar Judi Togel di Kampar Tidak Tersentuh Polisi
Minggu, 2 Desember 2018 | 01:15:37

Diduga Kuat 8 Bandar Besar Judi Togel di Kampar Tidak Tersentuh Polisi

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

 

aktualonline.com.PEKANBARU///Beredarnya informasi di berbagai media terkait maraknya praktik judi online dan togel di kabupten kampar, melahirkan sejumlah pertanyaan dihati masyarakat, tak terkecuali tokoh masayarakat kampar, yang sangat menentang profesi haram itu tumbuh subur di tengah masyarakat yang dikenal religius itu.

 

Atas berita yang menggambarkan masyarakat Kampar yang tidak taat hukum itu, awak media ini telah mengonfirmasi perihal itu kepada Polres Kabupaten Kampar, melalui Kasat Reskrim, AKP Fazry.

 

Saat ditanyakan melalui akun WA nya hingga berita ini dilansir belum memberikan komentarnya, bahkan pada saat yang sama awak media ini juga melayangkan pertanyaan yang sama kepada Kapolres Kampar melalui akun WA, namun kapolres juga tidak memberikan tanggapan, sekalipun telah membaca pertanyaan konfirmasi Wartawan AKTUAL (Group aktualonline.com).

 

Hal yang mengundang spekulasi di masyarakat terkait maraknya praktik perjudian di kabupaten kampar itu ialah, manakala justru yang berhasil menangkap seorang korlap judi tebakan nomor singapore dan hongkong baru-baru ini adalah intel kodam bukit barisan, dimana atas penangkapan itu tersangka telah memasuki tahap II di kejari kampar beberapa waktu lalu, sebagaimana disampaikan oleh kasat reskrim polres kampar baru-baru ini.

 

Belum genap seminggu pasca penangkapan korlap judi online oleh Intel Kodam Bukit Barisan itu, ternyata media ini kembali menerima informasi dari masayarakat Kampar, bahwa diketahui sejumlah 8 orang bandar besar togel masih merajalela dan terkesan kebal hukum di wilayah hukum Polres Kampar.

 

"Tidak ada digulung oleh polisi pak,, semua bandar togel masih tetap beraksi setiap hari di beberapa kecamatan di kampar ini. Ada 8 orang pak yang saya tau namanya namun tetap dibiarkan oleh polisi melakukan praktik judi di sini, " kata sumber yang tidak bersedia menunjukkan wajah dan namanya.

 

Berkali-kali awak media ini menginginkan agar sumber tersebut berani menunjukkan dirinya kepada media, namun ia justru menyampaikan tentang nama-nama bandar judi togel yang dia ketahui, sebagaimana disebutkan dibawah ini.

 

1. Meski, disebutnya merupakan bandar besar di kota Bangkinang. 2. Tpbln, disebutnya sebagai bandar besar yang menguasai Bangkinang juga, sementara yang ke 3 adalah Tgg, yang merupakan bandar besar yang  berkuasa di Tapung Hilir, sementara yang ke 4 adalah Utk, yang menguasai Kampar Kiri, disusul oleh yang ke 5, Is penguasa Lipat Kain, dan Ckr, sang bandar judi yang berkuasa di Tapung.

 

Selain ke 5 nama bos judi togel tersebut, ternyata masyarakat Kampar itu juga memberi kan informasi, bahwa masih terdapat nama-nama lainya, Gnd, yang kekuasaanya berada di Tapung Hulu, dan Kojek di Air tiris.

 

Dari maraknya kasus praktik perjudian bentuk online dan togel di Kabupaten Kampar, menurut salah satu anggota DPRD Kampar dari Komisi I, Maju Marpaung menyikapi informasi tersebut mengatakan seharusnya jika terbukti informasi pelanggaran hukum itu ditengah masyarakat kampar, pihak Polres Kampar harus cepat menangkap dan proses hukum semua bandar yang menjadi otak dibalik semua praktik perjudian togel dan online. 

 

"Bagaimanapun juga polisi tidak bisa membiarkan ini, atau terkesan membiarkan, namun agar dugaan masayarakat ini terbukti maka polisi harus terus bergerak dan membuktikan informasi ini, karena hanya dengan cara seperti itu kasus perjudian togel dan online dapat dibuktikan,"jelas Maju melalui selulernya. 

 

Menurutnya jika ada informasi terkait praktik judi online dan togel di kabupaten kampar, maka masyarakat dihimbau langsung melaporkan hal itu kepada polres kampar, sebab menurut anggota dewan dari fraksi PDIP ini, karena proses hukum dapat ditegakkan jika ada peran serta masyarakat.

 

Sementara salah satu pakar hukum pidana dari riau mengatakan bahwa kebiasaan buruk masayarakat seperti praktik perjudian adalah bukti betapa aparat kepolisian setempat tidak mampu meredam dan menekan praktik perjudian didaerah tersebut, sehingga perlu dikaji, apakah aparatnya yang tidak bisa bekerja atau masyarakat yang tidak memiliki tingkat kesadaran hukum.

 

"Pelanggaran pasal 303 KUHP itu diancam 10 tahun loh penjara, tetapi kok masih ada saja ya masyarakat kita yang terkena virus judi, ini harus segera di sikapi serius oleh polda riau, dan polres kampar, karena menurutnya jika saja pihak kepolisian serius bekerja untuk menangkap para pelaku, maka hal ini menurutnya tidak akan semarak ini,"terang pakar hukum pidana kepada awak media.///FERI S

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top