• Home
  • Pekanbaru
  • Anggaran Rp 9 Miliar !!! Proyek Rumah Susun Mahasiswa di Bengkalis Dipertanyakan
Senin, 7 Januari 2019 | 12:20:22

Anggaran Rp 9 Miliar !!! Proyek Rumah Susun Mahasiswa di Bengkalis Dipertanyakan

aktualonline.com/feri sibarani
Anggaran Rp 9 Miliar !!! Proyek Rumah Susun Mahasiswa di Bengkalis Dipertanyakan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU///Berdasarkan hasil investigasi tim dari media beberapa waktu lalu, menemukan sejumlah dugaan kejanggalan pada kegiatan pembangunan gedung rumah susun mahasiswa Riau 2 di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis,Provinsi Riau.

 

Berdasarkan informasi pada papan nama proyek yang ditemukan, diketahui kegiatan pembangunan gedung tersebut bernama pembangunan rumah susun mahasiswa riau 2 dengan pagu anggaran diatas 9 Miliar, dan dikerjakan dalam tahun anggaran 2018.

 

Dari sejumlah langkah pengawasan yang dilakukan oleh tim media dilapangan menemu kan sejumlah item dalam pembangunan itu yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi khususnya pada bagian tiang pancang, dimana ditemukan panjang tulang besi pada tiang cor  sangat pendek, di perkirakan hanya sepanjang satu jengkal dewasa sebagaimana dalam gambar yang diambil oleh tim investigasi dari gabungan media.

 

Terkait hal itu, tim gabungan media pun telah melakukan wawancara dengan beberapa tenaga konsultan jasa konstruksi bangunan, disebutkan jika panjang besi ( Stake ) pada tiang cor bangunan bertingkat tidak sesuai, atau terlalu pendek menurutnya akan saangat berbahaya terhadap bangunan.

 

"Stake itu setidaknya 50 Cm melebihi permukaan tiang cor, apalagi bangunan bertingkat, karena stake berfungsi sebagai pengikat antara tiang cor dibawah dengan fondasi bangunan, jadi resiko yang bisa terjadi akibat hal itu, suatu saat bangunan mudah labil dan bisa goyang hebat apabila ada angin kencang dan gempa, dan itu sangat tidak nyaman bisa ambruk,"kata konsultan tersebut.

 

Sementara selain perihal stake yang diduga bermasalah, hal lain seperti proses penimbunan jalan akses masuk ke gedung rumah susun tersebut ternyata tanah timbunan hanya dimanfaatkan dari lokasi tempat bangunan, hal itu di nilai tidak lazim, mengingat timbunan jalan sangat penting dan seharusnya diperoleh dari koari serta jenis tanah timbun yang memiliki kriteria yang sesuai, kemudian seharusnya dilakukan pemadatan timbunan karena merupakan jalan untuk akses menuju gedung.

 

Terkait hal itu, satker dari dirjen penyedia perumahan, kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat provinsi riau, melalui Dino yang kerap dihubungi media sampai saat ini belum memberikan tanggapan pihaknya, sekalipun telah menerima konfirmasi eletronik melalui akun WA yang dilayangkan oleh wartawan AKTUAL,Senin 7/01/2019.

 

Selain kedua hal tersebut diatas, dari segi waktu pembangunan gedung ternyata tidak selesai pada tahun 2018, yang konon sesuai dengan UU No.2 tahun 2017 semestinya perusahaan penyedia jasa diberikan sanksi administratif, berupa penghentian kegiatan sementara, pencabutan izin kegiatan sementara, dan bentuk-bentuk sanksi administrasi lainya. Dan sesuai dengan Perpres No.54 tahun 2010 wajib dikenai denda keterlambatan dengan 1/1000/hari di kali nilai kontrak, dan tidak boleh melebihi 5% dari nilai kontrak, karena dapat berakibat kepada pemutusan kontrak sepihak oleh pengguna jasa.

 

Sejauh ini atas semua realisasi kegiatan pembangunan gedung rumah susun mahasiswa riau 2, di Kabupaten Bengkalis senilai Rp 9 Miliar lebih, sebagaimana hasil temuan tim investigasi media, setelah di konfirmasi oleh media ini ke pihak pengguna jasa, yaitu Satker dirjen penyedia perumahan di Propvinsi Riau hingga kini belum memberikan tanggapan yang relevan.///Feri Sibarani

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 21 Maret 2019 | 11:16:29
Musda BKMT III Kabupaten Kampar Resmi Dibuka Bupati
Selasa, 19 Maret 2019 | 15:44:09
Pungutan SMA/SMK se Riau Akan Ditertibkan
BERIKAN KOMENTAR
Top