• Home
  • Pekanbaru
  • 13 Tahun Jadi Karyawan,Purwadi Gugat Mall SKA Karena Tidak Mendapat Haknya
Rabu, 6 Februari 2019 | 16:06:02

13 Tahun Jadi Karyawan,Purwadi Gugat Mall SKA Karena Tidak Mendapat Haknya

Foto/Ist
Mall SKA Pekanbaru.

aktualonline.com.PEKANBARU|||Seorang karyawan perusahaan Departemen Store, atau Mall SKA Pekanbaru, Purwadi setelah13 Tahun bekerja di Mall SKA dirinya harus memilih mengundurkan diri atau Riseign berhubung urusan keluarga, namun ternyata pihak managamen Mall SKA tidak menunaikan kewajibanya senagaimana tertuang dalam amanat UU RI No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan.

Berbagai cara dan koordinasi telah dilakukan Purwadi, namun tak kunjung menemui titik temu, sehingga perkara tersebut berujung kepada Gugatan di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Melalui penasehat hukumnya, Hendri Marihot, S.H usai persidangan baru-baru ini di PN Pekanbaru, Jumat  30/1/2019 lalu kepada awak media mengatakan pihaknya yakni, Purwadi telah dijanjikan oleh pihak managemen Mall SKA sebuah pesangon sebesar Rp. 9 Juta Rupiah, namun pada kenyataannya tidak ditepati.

"Tuntutan purwadi uang visa / pesangon akan diberikan. manajemen mall ska Pekanbaru sekitar  Rp 9 juta ,tapi kenyataanan manajemen mangkir kepada purwadi," sebut Marihot.

Dari informasi yang dihimpun oleh awak media, Purwadi mengundurkan diri karena ada urusan keluarga, dan ia telah bekerja di Mall ska selama 13 Tahun.

"Managemen Mall SKA dalam sidang yang lalu PH menduga bahwasanya pihak mall ska tidak memiliki peraturan perusahaan, hanya saja setelah gugatan ini diajukan ke PHI, barulah kemudian manajemen mall ska mendaftarkan perusahaannya ke Disnaker kota," lanjut Marihot.

Disisi lain, atas penelusuran awak media yang tergabung di Pengadilan Negeri Pekanbaru terhadap pihak managemen Mall SKA, melalui hasil konfirmasi tersebut baru-baru ini, yang di wakili oleh bidang HRD Mall SKA, kepada awak media dikatakan bahwa dirinya tidak dapat menyampaikan tanggapan apapun.

"Maaf, saya tidak dapat memberikan statemen apapun soal itu, karena disini kita punya aturan dan harus berkoordinasi terlebih dulu dengan pimpinan sebelum menyampaikan statemen," katanya.

Namun atas jawaban yang terkesan sangat tertutup tersebut, awak media mencoba untuk meminta waktu yang tepat kapan pihak perusahaan bersedia memberikan statemen, agar berita yang akan di muat menyajikan imformasi yang berimbang, lagi-lagi pihak Mall SKA melaui HRD tersebut tidak memberikan arahan apapun.

"Sekali lagi saya hanya bisa menyambut tamu yang datang disini, namun soal pernyataan terkait hal itu saya tidak bisa sebelum ada koordinasi atau kuasa dari pimpinan kami, dan saya juga tidak bisa berikan janji soal waktu kapan yang dapat menyampaikan statemen itu, karena nanti saya jadi terikat dengan deadline apabila tidak saya tepati," lanjutnya.

Sesuatu yang dapat dilihat dari permasalahan Purwadi sebagai mantan karyawan Mall SKA 13 tahun adalah, dimana Perusahaan diduga tidak punya sebuah kebijakan apapun yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam hal hubungan perusahaan dengan karyawan, sehingga ini patut menjadi perhatian pemerintah kota pekanbaru melalui Dinas tenaga kerja, melalui bidang pengawasan, sebab selama puluhan Tahun perusahaan elite Mall SKA diduga tidak punya kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan dengan keryawan, bagaimana nasib Karyawan lainya? Hanya Tuhan yang tahu.||| Feri Sibarani

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top