• Home
  • Pekanbaru
  • Kemenkumham Riau Tekan Maraknya Peredaran Narkoba Dalam LP dan Rutan
Sabtu, 9 Februari 2019 | 11:06:25

Kemenkumham Riau Tekan Maraknya Peredaran Narkoba Dalam LP dan Rutan

Foto/Ist
Kemenkumham Riau Tekan Maraknya Peredaran Narkoba Dalam LP dan Rutan

aktualonline.com.PEKANBARU|||Kementerian Hukum dan Ham Kanwil Riau sampai saat ini konsisten dalam rangka membina,membimbing juga mengawasi warga binaan yang berada dibeberapa Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) dan Rutan (Rumah Tahanan) Wilayah Provinsi Riau.

Beberapa langkah terobosan juga sudah diterapkan dalam meningkatkan keamanan agar semakin mengurangi kemungkinan resiko yang terjadi di Lapas dan Rutan di Provinsi Riau.

Salah satu indikasi terjadinya kerusuhan di dalam Lapas/Rutan yang akan menyebabkan para warga binaan leluasa melakukan tindakan yang merugikan pihak berwajib adalah kelebihan daya tampung para warga binaan di Lapas/Rutan tersebut.

Oleh karena itu Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Riau telah mendirikan dua Lapas baru  yang berada di wilayah Kota Pekanbaru, yang nantinya akan menjadi tempat pelimpahan para warga binaan berasal dari Lapas/Rutan yang melebihi daya muat.

Nantinya dua Lapas baru tersebut yaitu Lapas Narkotika dan Lapas Anak dalam waktu dekat akan diresmikan dan difungsikan pada tahun ini, sehingga diharapkan dapat meminimalisir resiko-resiko dari para warga binaan yang sudah melampaui daya tampung di LP/Rutan.

Langkah lain yang dilakukan pihak Lapas dan Rutan diwilayah Pekanbaru dalam mengatasi permasalahan yang dihimpun dari data Kasubbag Humas Kementerian Hukum dan Ham wilayah Riau, seperti praktik jual beli barang haram didalam LP/Rutan dan maraknya para warga binaan yang selalu kedapatan menyembunyikan telepon seluler.

Hal tersebut memicu pihak LP dan Rutan mengadakan Warung Telepon (Wartel) di lima LP/Rutan wilayah Pekanbaru  dan mesin pemindai X-Ray yang dimana para petugas LP/Rutan dan pengunjung warga binaan diwajibkan melewati mesin tersebut demi mencegah peredaran barang haram dan telepon seluler didalam LP dan Rutan.

Sementara disinggung mengenai beberapa warga binaan yang diduga membeli sel dari oknum petugas LP/Rutan pihak Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Riau mengatakan bahwa memang terbukti maka segera lapor melalui layanan pengaduan di kantor Kementerian Hukum dan HAM.||| Reporter : Ishak Sibarani

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Selasa, 16 April 2019 | 22:57:48
Penertiban APK, Bawaslu Riau Kirim 2.500 Pengawas
BERIKAN KOMENTAR
Top