• Home
  • Pekanbaru
  • DPRD Kampar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Kabupaten Kampar 2018
Selasa, 21 Mei 2019 | 12:48:32
*Advertorial DPRD Kampar

DPRD Kampar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Kabupaten Kampar 2018

aktualonline.com/feri sibarani
DPRD Kampar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Kabupaten Kampar 2018
BERITA TERKAIT:

Usai merealisasikan dana anggaran sebesar Rp 2,3 Triliun lebih pada tahun 2018 lalu, akhirnya Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto melalui sekda Kab. Kampar, resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban ( LKPJ ) tahun 2018 di dalam rapat paripurna yang digelar oleh DPRD Kab. Kqmpar

Sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa kepala daerah wajib menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggng Jawaban (LKPJ).

Dengan demikian melalui rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar masa sidang I tahun 2018 yang dipimpin lnagsung Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri,S.Ag, Bupati Kampar melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri,M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2018 yang dilaksanaam di ruang rapat DPRD Kampar, senin malam (22/4/19).

Dalam laporan tersebut Yusri menyampaikan bahwa, APBD tahun 2018 setelah perubahan ditetapkan lebih kurang sebesar Rp 2,3 triliun lebih dengan realisasi lebih kurang Rp 2,3 triliun lebih. Dimana hal tersebut sesuai denga realisasinya pertama dari PAD lebih kurang Rp 232,8 milyar lebih.

Selanjutnya realisasi dana perimbangan lebih kurang Rp 1,6 triliun lebih, realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah lebih kurang Rp 418,6 milyar lebih.

Selain itu anggaran belanja daerah tahun 2018 setelah perubahan ditetapkan lebih kurang sebesar Rp 2,32 Triliun lebih dengan realisasi lebih kurang sebesar Rp 2,17 triliun. Lebih lanjut terkait anggaran pembiayaan daerah tahun 2018 ditetapkan anggaran lebih kurang sebesar Rp 60,36 milyar dengan realisasi lebih kurang Rp 50,35 milyar.

Selain anggaran, pemda kampar juga telah melaksanakan kerjasama dengan pihak Hukum kerjasama Kejakasaan dan Kepolisian Daerah Kampar tentang APIP dan APH, kerjasama dengan Kemendes serta Anggaran Dana Desa (ADD) dengan jumlah lebih kurang Rp 122 milyar lebih."terang Yusri".

Kemudian dalam hal konflik masyarakat, saat ini pemda Kampar juga telah menyelesaikan konflik pertanaan antara PT. Sekar Bumi Lestari dengan masyarakat Desa Koto Aman Tapung Hikir serta PT. Ciliandra dengan masyarakat Desa Siabu Kecamatan Salo.

Terakhir disampaikan Yusri, bahwa pemda kampar juga tekad mendapatkan berbagai penghargaan antara lain Predikat Wajar Tampa Pengecualian (WTP) terhadap LKPD tahun 2018, penghargaan Piala Adipura tahun 2018 untuk Kota Kecil terbersih serta penghargaan Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan dari Kemendes sebagai Desa Terbaik Provinsi Riau berdasarkan Indek Desa Membangun.||| Arni/rls

 

 

Editor : Feri Sibarani


BERITA LAINNYA
Kamis, 19 September 2019 | 13:13:25
Ternyata Begini Modus Para Kepala Daerah Raup APBD
Kamis, 19 September 2019 | 00:45:57
Viator Butar-Butar : Mari Fokus Pada Pemadaman Karhutla
Kamis, 19 September 2019 | 00:01:19
Inikah Hasil Pembayaran Pajak Warga Pekanbaru ?
Senin, 16 September 2019 | 00:02:11
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Karhutla di Riau
Kamis, 12 September 2019 | 23:52:11
Wagubri : Jika Perusahaan Pelakunya,Cabut Izin Operasinya
BERIKAN KOMENTAR
Top