• Home
  • Pekanbaru
  • Ciptakan Pemerataan Pembangunan, DPRD Kepulauan Meranti Pantau Kegiatan
Sabtu, 13 Juli 2019 | 14:32:11
• Advertorial DPRD Kepulauan Meranti

Ciptakan Pemerataan Pembangunan, DPRD Kepulauan Meranti Pantau Kegiatan

BERITA TERKAIT:

Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan peninjauan dan pengecekan ke lapangam, guna memastikan progreas pembangunan di Kabupaten Kep.Meranti, Provinsi Riau berjalan lanvar dan dengan kualitas yang baik.

 

Bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meninjau progress pembangunan jalan di tiga Kecamatan.

 

Diperkirakan hasil progress hasil peninjauan pekerjaan sudah mencapai 90 persen, peninjauan dilakukan di Kec. Tebintinggi, Rangsang Barat, dan Rangsang Pesisir.

 

Adapun pembangunan jalan yang ditinjau adalah Jl.Pramuka Dorak dan Jl.Peranggas-Kayu Ara.

 

Berdasarkan hasil pengecekan, kualitas jalan tersebut sudah memiliki kualitas yang baik dan memadai, ujar Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kep.Meranti, Taufiek.

 

"Masih ada pembangunan jalan yang sudah siap dan masih dalam tahap pengerjaan, tapi rata-rata kondisi dan kualitasnya sudah layak dan memadai" Tutur Taufiek kepada awak media.

 

Serta pembangunan Pelabuhan Roll on-Roll off (Ro-Ro) penyeberangan rute Pecah Buyung, Desa Bantar yang menhubungkan Pulau Tebingtinggi dengan Pulau Rangsang ditinjau langsung oleh DPRD dan Dinas PUPR.

 

Progress pembangunan Pelabuhan Ro-Ro sudah selesai dikerjaka  pada tahun 2018 untuk di Desa Bantar.

 

Peninjauan juga dihadiri oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dan Seksi Transportasi Sungai Danau Pulau (SDP) Komersial dan Perintis Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IV Riau-Kepri.

 

"Masyarakat yang menggunakan roda empat hendak menuju Buton dan Resa Insit sudah bisa menggunakan fasilitas pelabuhan pada Hari Raya Idul Fitri  kemarin", Beber Anggota Komisi II Taufiek.

 

Hingga saat ini akses Pelabuhan RoRo Kampung Balak, Desa Insit belum bisa digunakan, maka Pelabuhan Roro untuk jalur penyeberangan dari dan menuju Pulau Sumatera untuk sementara difungsikan menggantikan Pelabuhan Roro Kampung Balak.

 

"Masalahnya karena jalur di Kampung Balak masih tenggelam, dan kami juga sudah berulang kali mencari solusinya," Ungkap Taufiek.

 

Sementara, pekerjaan tambahan seperti jalan pendukung akan segera dikerjakan tahun ini yang sudah dianggarkan melalui APBD Kepulauan Meranti. Jalan penghubung dari Jalan utama menuju Pelabuhan Roro sepanjang 700 meter ini sudah dianggarkan sebesar Rp 3 miliar.||| Ishak N Sibarani/Adv


BERITA LAINNYA
Selasa, 10 Desember 2019 | 18:25:19
Kepala BKKBN Provinsi Riau Jarang Ditempat
Kamis, 28 November 2019 | 17:53:20
KPK Periksa Rumah "Bos Besar" Pekanbaru
Selasa, 19 November 2019 | 22:57:09
PT. RAPP Giat Lakukan Pencegahan Karhutla
Selasa, 19 November 2019 | 22:52:46
Kepala DLHK Riau Siapkan Langkah Pencegahan Karhutla
BERIKAN KOMENTAR
Top