• Home
  • Pekanbaru
  • BNN Riau Cegah Pengiriman 8 Kg Shabu,Gembong Sudah Tercium
Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:24:48

BNN Riau Cegah Pengiriman 8 Kg Shabu,Gembong Sudah Tercium

BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU ||| Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Riau kembali gagalkan upaya peredaran narkotika jenis shabu seberat 8 Kg, di Jalan Sikuntum Pekanbaru baru-baru ini.

 

Penyergapan dilakukan sejumlah personil BNN, berkat informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat, bahwa diketahui ada sebuah mobil sedang membawa narkotika jenis shabu dari kota Pekanbaru menuju kota Jambi.

 

Dengan waktu 7 hari penyelidikan setelah menerima informasi tersebut, pihak BNN akhirnya berhasil menangkap dan tersangka ( SY ) pengedar narkoba jenis shabu yang membawa shabu seberat 8 Kg dengan di bungkus plastik asoy didalam sebuah tas ransel yang di letakkan di bagasi mobil bermerek Soluna berwarna hijau metalik dengan Nomor polisi BM 1522 VH.

 

SY, tersangka pengedar narkoba jenis Shabu akhirnya digelandang ke markas BNN Riau di jalan Pepaya kota Pekanbaru untuk di proses hukum sebagaimana mestinya. Menurut Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Pol. Untung Subagyo tersangka akan dijerat dengan hukuman penjara makaimal selama 20 tahun atau hukuman penjara seumur hidup.

 

"Hukumanya akan kita upayakan maksimal, antara 20 tahun atau dipenjara seumur hidup, karena sesuai pasal 112 ayat ( 2) UU No 35 tahun 2009 Tentang narkotika, mengancam begitu," kata Untung.

 

Lanjut Untung, bahwa Riau telah darurat narkoba, masadepan para remaja dan pemuda di provinsi Riau sangat di kwatirkan pihaknya terhadap pengaruh narkoba, yang menurutnya sudah pada tahap membahayakan.

 

,"Untuk kasus Narkoba kita harus tegas dan harus diberikan ganjaran yang setimpal guna menekan peredaran narkoba di kota Pekanbaru, kemana pun kami siap mengejar pelaku, bahkan gembongnya pun sudah kita sinyalir keberadaanya," kata Kabid Pemberantas Narkotika BNN Riau, Iwan P.

 

Menurut Iwan, Riau menempati posisi peringkat ke 7 dari 34 provinsi terkait peredaran narkoba, dan pihaknya sangat intensif melakukan penindakan dimalam hari, hingga dini hari, namun diakuinya kerap informasi rencana penindakan bocor kepada para pelaku narkoba.

 

,"Gembong yang ada di riau sudah berhasil di sinyalir, dan kami pasti akan berusaha untuk menangkap dengan berdasarkan bukti-bukti yang ada," lanjut Iwan.

 

Iwan, yang merupakan petugas BNN dari pusat, mengaku pihaknya selama ini sudah melakukan pemantauan yang sangat aktif soal pergerakan narkoba di Riau.

 

,"Kami sudah memahami bentuk permainan para pelaku narkoba riau sejak lama., namun kami juga sering terkejut, manakala tim akan melakukan penangkapan ternyata beberapa mengalami kebocoran infomarsi kepada pelaku narkoba," jelasnya.||| Feri Sibarani

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 16 September 2019 | 00:02:11
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Karhutla di Riau
Kamis, 12 September 2019 | 23:52:11
Wagubri : Jika Perusahaan Pelakunya,Cabut Izin Operasinya
Kamis, 12 September 2019 | 23:28:09
Asap di Riau, Bencana Atau Bisnis Korporasi ??
BERIKAN KOMENTAR
Top