• Home
  • Pekanbaru
  • Baru Dibangun, Trotoar Menuju Kantor Walikota Pekanbaru Hancur !!! Penegak Hukum Diminta Bertindak
Jumat, 6 September 2019 | 11:22:47

Baru Dibangun, Trotoar Menuju Kantor Walikota Pekanbaru Hancur !!! Penegak Hukum Diminta Bertindak

aktualonline.com/feri sibarani
Baru Dibangun, Trotoar Menuju Kantor Walikota Pekanbaru Hancu
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEKANBARU |||| Pemandangan trotoar jalan menuju kantor walikota Pekanbaru Tenayan Raya mengundang pertanyaan sejumlah pihak, tak hanya itu, dari keadaan yang terlihat secara kasat mata itu juga membuat kesan pekerjaan dilakukan asal-asalan, manakala bangunan trotoar yang diperkirakan menelan anggaran miliaran tahun 2018 itu ternyata sudah rusak secara massif. 

 

Informasi tentang keberadaan bangunan trotoar yang telah mengalami kehancuran secara massif itu diterima oleh awak media ini dari seorang warga yang selalu melintas dari jalan menuju seputar lingkungan kantor baru pemko pekanbaru tersebut, hingga akhirnya tim dari media ini turun untuk melakukan kegiatan jurnalistiknya di sejumlah titik hasil pembangunan yang menggunakan dana APBD pemko Pekanbaru tahun 2018 dengan menemukan kerusakan parah pada sejumlah titik bangunan trotoar sepanjang jalan aspal menuju kantor walikota pekanbaru. 

 

Atas kenyataan tersebut,  awak media ini mencoba konfirmasi kepada kepala dinas PUPR Pemko Pekanbaru Indrapomi, dengan himbauan agar awak media ini bertanya langsung kepada PPK kegiatan tersebut, atau kepala bidang Bina marga PUPR Pemko Pekanbaru, Akmal dengan maksud untuk memperoleh informasi resmi dan akurat terkait dengan dugaan kegagalan bangunan  itu. 

 

" Silakan ktemu dengan kabid saya di kantor,  untuk lebih jelasnya,  supaya informasi diperoleh secara lengkap, "kata Indra melalui telepon seluler. 

 

Namun beberapa waktu lalu,  setelah awak media ini berhasil melakukan pertemuan dengan PPK kegiatan pembangunan yang telah hancur tersebut,  kepala bidang Bina Marga PUPR pemko pekanbaru,  Akmal memberikan keterangan dengan mengatakan bahwa terkait kerusakan itu pihaknya telah menyampaikan kepada pelaksana proyek,  namun diakuinya hingga kini keadaan bangunan  trotoar tersebut tetap dalam kondisi rusak. 

 

"Sudah kami Sampaikan kepada rekanan  yang melaksanakan itu,  namun mereka belum memperbaiki juga, "terang Akmal. 

 

Mengetahui keadaan tersebut dari awak media ini,  ketua LSM Penjara,  Dwiki Zulkarnaen angkat bicara dengan mengatakan bahwa prinsipnya bangunan  atau hasil kerja rekanan yang menggunakan anggaran Negara harus bertanggung jawab penuh kepada hasil kerjanya hingga 10 tahun, konon pembangunan trotoar jalan menuju kantor walikota Pekanbaru masih tergolong sangat baru, maka Dwiki menduga terjadi kegagalan bangunan sebagaimana diatur didalam UUJK No.  18 tahun 1999 Bab VI pasal 25 ayat ( 2) dengan menyebutkan bahwa keadaan bangunan sejak serah teria barang kepada pengguna menjadi tanggung jawab rekanan hingga 10 tahun. 

 

" Itu harus menjadi tanggung jawab penyedia jasa atau rekanan yang melaksanakan,  PPK harus bertangung jawab untuk memerintahkan rekanan guna memperbaiki apa yang rusak, karena itu sudah tidak wajar, dan kemungkinan besar terjadi kegagalan bangunan yang dapat  diancam hukuman  pidana selama 5 tahun penjara dan denda 10% bagi perencana, "kata Dwiki menjelaskan. 

 

Menurut nya aparat penegak hukum harus peka terhadap keadaan yang terjadi pada setiap hasil pembangunan yang dilakukan oleh pelaksana proyek maupun oleh PPK selaku yang aktif melakukan pengawasan, karena ditambahkannya,  tujuan pembangunan yang menggunakan uang rakyat harus tepat sasaran, efisien, transparan, akuntabel, serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak. 

 

 "Jika begini yang selalu dihasilkan dari pembangunan yang menggunakan uang rakyat, maka ini sama saja hanya modus menelan uang rakyat untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau kelompok tertentu,  ini harus dilakukan penyelidikan oleh kepolisian atau kejaksaan, " Lanjut Dwiki.||| Feri S

 

 

 

 

 

Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Senin, 16 September 2019 | 00:02:11
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Karhutla di Riau
Kamis, 12 September 2019 | 23:52:11
Wagubri : Jika Perusahaan Pelakunya,Cabut Izin Operasinya
Kamis, 12 September 2019 | 23:28:09
Asap di Riau, Bencana Atau Bisnis Korporasi ??
BERIKAN KOMENTAR
Top