• Home
  • Pelalawan
  • Oknum Guru Presle Silalahi “Berang” dan Tunjukkan Sikap Tak Terpuji Pada Wartawan
Kamis, 5 Desember 2019 | 00:36:22
• Disebut “Asbun” Katakan Ketua PWI Pelalawan Bernama Pendi

Oknum Guru Presle Silalahi “Berang” dan Tunjukkan Sikap Tak Terpuji Pada Wartawan

* LSM KPK Nusantara Pelalawan Layangkan Surat Ke Disdik Pelalawan
Foto/Ist
Ketua DPC LSM KPK Nusantara, Suswanto, S.Sos
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Diduga tidak senang dirinya disebut "Asbun" (asal bunyi) dalam pemberitaan dimedia cetak Aktual, terbitan edisi 564 Tahun ke XII, terkait pernyataan dirinya yang mengatakan bahwa, ketua Persatuan wartawan indonesia (PWI) Kabupaten pelalawan adalah bernama pendi, sehingga awak media ini menyebut  oknum guru Presle Silalahi ini "asbun", tampaknya hal ini menjadikan Presle Silalahi "berang".

 

Pernyataan oknum guru ini yang belakangan diketahui bernama presle silalahi tersebut, salah menyebut Ketua PWI Kabupaten Pelalawan bernama Pendi, bahkan Presle dengan gaya sombong ini menyebutkan, Kepala Biro Koran AKTUAL dan mediaonline aktualonline.com bersama seorang wartawan lainnya dari Media Independen News.com, bukanlah wartawan.

 

Aku sudah menanyakannya dari beberapa wartawan yang aku kenal di Kerinci, mengatakan mereka tidak mengenal mereka ini, aku juga sudah menanyakan juga sama si Pendi Ketua PWI, dia tidak kenal sama mereka ini. 

 

Bahkan ketika wartawan menanyakan siapa si Pendi yang dimaksudkannya, Presle ini malah mengatakan, masakan kalian wartawan tidak kenal siapa Ketua PWI,sebutnya dengan sikap angkuh, pada Selasa (26/11-2019) lalu di ruang kepala sekolah.

 

Oknum guru yang mengaku hampir mengenal semua wartawan di Pangkalan Kerinci (Ibukota Kabupaten Pelalawan) sepertinya juga mengulangi sikap tidak terpujinya ketika dirinya menunggu wartawan di tempat parkir kendaraan.

 

Ketika wartawan usai  bertemu dengan Kepala Sekolah, Dra, Nurma Mpd bersama guru lainnya dikantornya, hari Selasa (03/12-2019) Presle yang bersama anaknya saat bertemu wartawan dengan nada angkuh mengatakan, apanya maksud kalian lae? membuat aku diberita "asbun".

 

Akupun orang lapangannya aku lae, bisa orang lae tanyakan aku di Pangkalan Kerinci, siapa aku lae sebutnya.

 

Mamakku juga boru juntaknya lae, kucari nya nomor kalian, aku pingin jumpa sama kalian untuk minum kopi sebutnya, aku ini, karena menjaga nama baik kepala sekolah ajanya.( " ini sekarang sudah urusan pribadi ini lae antara aku sama kalian") dengan sikap memancing keributan.

 

Menanggapi pernyataan Presle ini, awak media ini pun mengatakan, nah sekarang kita sudah jumpa, tidak usah kau capek mencari lagi, terus dimana kita mau ngopi seperti yang lae bilang itu.

 

Namun tetap dengan sikap penasaran, Presle kembali berulang mengatakan agar wartawan mencari tahu tentang siapa dirinya, tanyakan kalian siapa aku di Pangkalan Kerinci sebutnya.

 

Membuat awak media ini heran, apakah orang ini sudah lebih dikenal dari Kabid SMP, Anton Timur Jaelani, lebih dari Plt Disdik Kabupaten Pelalawan, Jalal,S.pd, mungkin lebih terkenal dari Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Tengku Mukhlis, atau mungkin juga lebih dikenal dari Bupati HM.Harris, sehingga selalu mengatakan coba tanya aku di Kerinci, siapa aku.

 

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Desa Sidomukti, Khozin ditemui dikantornya, pada hari yang sama,Selasa (03/12-2019) ketika wartawan menyampaikan hasil pertemuan dengan kepala sekolah dan guru di SMPN 3 Pangkalan Kuras, terkait persoalan kutipan disekolah tersebut dan meminta pendapatnya tentang sikap oknum guru tersebut, Khozin mengungkapkan, bahwa ada juga orang yang tidak mengerti tentang profesi seseorang, seperti kawan-kawan wartawan ini.

 

Wartawan dapat juga mengingatkan kita, kalau mungkin ada kelalaian dan kekhilafan kita. Jadi harus dapat disikapi dengan positif, sambil mengingatkan wartawan tidak terprovokasi atas ungkapan oknum guru tersebut, sebutnya.

 

Sebelumnya Kepala Sekolah Dra Nurma M.Pd, kepada wartawan mengatakan, saya juga sudah menegurnya.

 

Sementara itu Ketua DPC LSM KPK Nusantara Kabupaten Pelalawan, Suswanto, S.Sos ketika diminta tanggapannya, juga dihari yang sama di Pangkalan Kerinci, justru minta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan untuk dapat menyikapi hal ini, secara khusus kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SMP Kabupaten Pelalawan,  Anton Timur Jaelani (ATJ). 

 

Menurut Suswanto agar (Bidang Pembinaan dan pengembangan SMP Kabupaten Pelalawan) mengambil sikap untuk memberikan pembinaan kepada oknum guru tersebut. 

 

Jangan profesi mulia seorang guru menjadi tercoreng akibat ulah oknum guru tersebut, ujar suswanto.

 

Ini adalah tamparan keras bagi dunia pendidikan kita, khususnya di Kabupaten Pelalawan ini,kata Suswanto. 

 

Menurutnya Sikap oknum guru tersebut, sudah tidak mencerminkan seorang sikap seorang guru. ini tak lain lebih dari sikap seorang "pengecut" dan preman, masakan menunggu wartawan diluar, untuk menyampaikan keberatannya tentang kegiatan jurnalisnya, pakai istilah coba "ancam-ancam" segala terhadap wartawan yang melakukan tugasnya. Menurutnya sikap tidak terpuji ini tidak boleh dibiarkan.

 

Seharusnya ianya dapat menyampaikan jika ada keberatannya terkait pemberitaan, dapat lewat bantahan berita, atau yang sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menanggapi hasil pemberitaan. tidak dengan gaya preman, apa lagi ini mengaku mengenal banyak wartawan di Kerinci, harusnya dia tahu lah caranya kalau memang ada yang perlu diklarifikasi terkait pemberitaan, tukas Suswanto kesal.

 

Kepala bidang pembinaan dan pengmbangan SMP Kabupaten Pelalawan, Anton Timur Jaelani melalui ponselnya menanggapinya terkait sikap guru tersebut ianya akan memanggil kepala sekolah dan guru tersebut (Presle Silalahi).

 

Hal ini sebutnya, sekaligus, meminta keterangan untuk dapat menjawab terkait surat dari LSM KPK Nusantara yang disampaikan ke dinas pendidikan terkait hal itu.

 

Minggu depan lah bang, sepulang dari Kota Dumai nanti, saya panggil mereka pungkas Anton.

 

Seperti diketahui bahwa Ketua PWI Provinsi Riau Zulmansyah Sekedang telah melantik Ketua PWI Kabupaten Pelalawan Asnol Mubarack priode 2017-2020 di Gedung Daerah Laksmana Mangkudiraja,Pangkalan Kerinci pada Rabu,20 Desember 2017.

 

Dengan demikian apa yang telah dilontarkan oknum guru Presle Silalahi yang selalu mengatakan bahwa Ketua PWI Kabupaten Pelalawan berinisial Pendi perlu dipertanyakan dan menjadi tandatanya apakah selama ini oknum yang berinisial Pendi tersebut kerap mengaku dirinya sebagai Ketua PWI Kabupaten Pelalawan sehingga oknum oknum guru P.Silalahi bersikeras bahwa Pendilah Ketua PWI Kab Pelalawan yang sah dimata Presle Silalahi ||| Richard Simanjuntak.

 

 

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:01:12
Pisah Sambut Kepala Seksi Intelejen Kejari Pelalawan
BERIKAN KOMENTAR
Top