• Home
  • Pelalawan
  • Siswa SMA Negeri 2 Pangkalan Kuras, Tiurma Marito Simbolon Juara Lomba Pidato Hari Anti Korupsi
Selasa, 10 Desember 2019 | 14:07:11

Siswa SMA Negeri 2 Pangkalan Kuras, Tiurma Marito Simbolon Juara Lomba Pidato Hari Anti Korupsi

aktualonline.com/Richard Simanjuntak
Siswa SMA Negeri 2 Pangkalan Kuras, Tiurma Marito Simbolon Juara Lomba Pidato Hari Anti Korupsi
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN||| Setelah unggul dalam perolehan nilai 1293, Tiurma Marito Simbolon, siswa SMA Negeri 2 Pangkalan Kuras, juara 1 lomba pidato Hari Anti Korupsi tingkat SMA sederajat Kabupaten Pelalawan.

Didampingi Kepala Sekolahnya, Hamzah M.Pd, Tiurma sebagai juara satu lomba pidato tersebut berhak memperoleh hadiah sebesar Rp.2.500.000.

Peringkat kedua dalam kegiatan lomba ini yakni, Ulfa Dian Anastha siswi dari SMA negeri 2 Pangkalan Kuras dengan nilai 1274,  peringkat 3, Hujatul Hikmah siswi dari SMA Negeri 1 Langgam.Sementara untuk juara harapan satu, siswi sma negeri 2 langgam Rika Rahmadani, juara harapan dua siswi Nahtania Amabel Sitompul dari siswi SMA Swasta Taruna Andalan, dan juara harapan tiga Doni Immanuel, siswa SMA Negeri Bernas pangkalan kerinci.

Kegiatan lomba yqng diprakarsai Kejaksaan Negeri Pelalawan ini diselenggarakan dalam mensukseskan hari anti korupsi sedunia.

Hal ini dimaksud terkait dampak bahaya korupsi, sebutnya hingga pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan mengadakan Lomba Pidato dalam rangka mempe ringati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI).

kegiatan lomba pidato yang  diikuti peserta dari 31 Sekolah SMA/Sederajat yang berada di Kabupaten Pelalawan ini dilangsungkan pada Senin, (9/12/2019) mengambil tempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja. 

Acara lomba pidato ini dibuka langsung Bupati Pelalawan HM Harris, didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan Nophy Tennophero Suoth SH MH.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan Nophy Tenno phero Suoth SH, MH mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan momen yang penting buat Kejari Kabupaten Pelalawan, ini merupakan momen peringatan hari anti korupsi internasional yang juga diperingati oleh seluruh dunia. 

"Korupsi merupakan penyakit yang lagi marak-maraknya di Indonesia, untuk itu saya mengajak semua pihak agar bahu-membahu untuk memberantas korupsi. Dengan adanya kerjasama ini, kita berharap Negara Indonesia salah satunya Kabupaten Pelala wan menjadi daerah yang bebas dari Korupsi," ujarnya.

Dengan kegiatan lomba pidato ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya anti korupsi pada kaum milenial dan dapat melahirkan ide-ide serta gagasan dalam memberantas korupsi jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pelalawan HM Harris, mengatakan bahwa saat ini negara  dalam keadaan sakit darurat, dimana korupsi sudah sangat meraja lela. Dengan adanya lembaga anti korupsi (Komisi Pemberantas Korupsi, red) bukan membuat jerah para oknum-oknum korupsi dan tidak membuat penyakit tersebut hilang juga, malah makin menjamur korupsinya sebutnya.

"Saya menyambut baik dengan kegiatan ini dalam memperingati hari anti korupsi internasional di Kabupaten Pelalawan". Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan edukasi terhadap generasi muda dalam bahaya korupsi. Untuk itu, saya berharap dengan diadakannya lomba pidato ini, para guru dapat menularkan kepada anak-anak didiknya di lingkungan sekolah dan bagi peserta siswa dapat menularkan kepada teman-temannya tentang apa itu korupsi dan dampak dari perbuatan korupsi itu," tutupnya.

Turut hadir dalam acara ini Bupati Pelalawan HM Harris, Wakil Bupati Pelalawan Drs. Zardewan, MM, Kajari Pelalawan Nophy T South, SH, MH, Kapolres Pelalawan  AKBP M.Hasyim Risahondua, S.Ik, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan Bambang Setya wan, SH, MH, Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi, ST serta para Kepala Dinas di Ling kungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Forum Lintas LSM Kabupaten Pelalawan Pranseda Simanjuntak SH, kepada wartawan, dirinya menanggapi tentang kejahatan korupsi yang masih terus terjadi sampai hari ini.

Pranseda Simanjuntak menyebutkan bahwa sikap pesimisif, skeptis dan apatis pada perbuatan korupsi ini dapat menyebabkan korupsi tumbuh subur di negara ini”.  

Masyarakat yang apatis katanya akan menyebabkan kebutaan akan hak-hak mereka yang  bersikap menyerah pada penyalahgunaan yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan yang tidak berprinsip, yang hanya akan mengikuti arus dominan yang ada di lingkungan kerjanya tanpa bisa berpikir kritis dalam memahami dan melaksanakan hak dan kewajibannya.

Jika berbicara mengenai korupsi, patut disadari bahwa penanganannya bukan hanya merupakan tanggung jawab Komisi Pemberantasan Korupsi dan penegak hukum saja, tetapi juga memerlukan peran serta masyarakat dalam semangat pelaksanaan anti korupsi ini sebutnya.

Dengan adanya partisipasi masyarakat di daerah, maka akan membantu Pemberantasan Korupsi yang masih marak terjadi  sampai hari ini. Hal ini sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi , dalam pasal 41 ayat (5) dan pasal 42 ayat (5) diatur mengenai hak dan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Peran serta masyarakat ini diwujudkan dalam bentuknya antara lain, mencari, memperoleh, memberikan data, atau informasi terkait tindak pidana korupsi. 

Masyarakat juga memiliki hak untuk menyampaikan saran dan pendapat serta melaporkan dugaan tindak pidana korupsi. Peran serta masyarakat ini paling tidak harus memenuhi tiga esensi yaitu, perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat, kebebasan yang bertanggungjawab bagi masyarakat untuk menggunakan haknya, dan penciptaan ruang yang leluasa bagi masyarakat untuk berperan serta sebagai tindak lanjut dari amanat undang undang itu sendiri"ungkapnya

Pranseda juga menegaskan,kami sebagai penggiat anti korupsi dari berbagai LSM yang ada di Kabupaten Pelalawan yang tergabung dalam  satu Wadah Forum Lintas LSM Kabupaten Pelalawan, kami akan terus berperan aktif dalam memerangi kejahatan tindak pidana  Korupsi yang merupakan musuh dari bangsa ini, itulah sebabnya kita turut mengapresiasi kegiatan lomba pidato anti korupsi ini, hal ini katanya agar anak sekolah diberikan pemahaman tentang korupsi dan bahaya yang ditimbulkan dari perilaku korupsi tersebut, pungkasnya.||| Richard Simanjuntak

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:01:12
Pisah Sambut Kepala Seksi Intelejen Kejari Pelalawan
BERIKAN KOMENTAR
Top