• Home
  • Pelalawan
  • PT.RAPP Diduga Lalaikan SOP, 4 Karyawan Alami Kecelakaan Kerja
Jumat, 17 Januari 2020 | 01:57:04

PT.RAPP Diduga Lalaikan SOP, 4 Karyawan Alami Kecelakaan Kerja

Foto/Ist
Pengacara Hendri Siregar,SH.

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Pihak perusahaan PT. RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) diduga lalaikan SOP sehingga mengakibatkan kecelakaan kerja kepada empat orang karyawan dari PT. HSM, Harapan Semoga Maju, diantaranya, Yuberisman Daeli, Renaldo Parlindungan Silalahi, Imam dan Jefriadi Hutahaean. 

 

Keempat karyawan PT. HSM ini tersiram kimia di areal mill pabrik PT. RAPP pada tanggal 12 September 2019 lalu. Akibat semburan cairan kimia ini, dua orang  korban menderita cacat kulit mencapai kurang lebih 75%- 80% disekujur tubuhnya, yakni, Renaldo Parlindungan Silalahi dan Yuberisman Daeli sementara itu dua karyawan lainnya, imam dan jefriadi setelah diberikan pertolongan pertama oleh pihak Rumah sakit santa Maria Pekanbaru, keduanya diperbolehkan pulang sebut keluarga korban kepada wartawan media ini.

 

Mereka berdua  tidak memerlukan perawatan secara intensif, jadi langsung pulang, ucap Rekson Silalahi orang tua dari Renaldo Silalahi.

Menurut sumber dari management PT.HSM, Arif Rahman,SE kepada wartawan menerangkan, kecelakaan yang terjadi pada 12/09-2019 lalu merupakan adanya kelalaian dari pihak PT.RAPP,  SOP yang tidak dilaksanakan oleh yuser yang merupakan karyawan dari RAPP yakni Amaran siregar, sebutnya.

 

Arif menjelaskan, Pada saat kejadian itu terjadi pukul 11.40, sementara jam istirahat pukul11.30, jelas Arif. Seharusnya ketika pekerjaan seperti itu, kondisi air tidak sedang runing, sehingga ketika tangki dibuka air kimia itu langsung tersembur keluar jelasnya.

Sementara itu, Fredrik selaku Humas PT. RAPP ketika dikonfirmasi terkait lakerja tersebut, ianya mengatakan informasi itu baru didengarnya.

 

“Tunggu dulu saya cari tahu informasinya dari dalam, (tanya kejadiannya seperti apa) , Kalau sudah dapat informasi dari dalam, baru saya kabari,” ucapnya

Ditanya bagaimana tindakan pihak perusahaan PT. RAPP terkait persoalan kecelakaan kerja di perusahaan PT. HSM sebagai usernya, ia menjawab biasanya ada standar perusahaan.

 

“Karyawan itu kan direkrut oleh PT. HSM, dan kecelakaan kerja itu terjadi di PT. HSM. Biasanya ada standar-standar perusahaan buat menjadi kontraktor di PT. RAPP,” jawabnya.

 

Sementara itu, satu dari empat korban kecelakaan tenaga kerja tersebut bernama Reynaldo Parlindungan Silalahi (21) melalui kuasa hukumnya Hendri Siregar SH menegaskan telah mensomasi PT. RAPP.

“Tindak lanjut dengan kecelakaan kerja yang dialami klien saya, pada hari ini tanggal 15 Januari 2020 saya selaku kuasa hukum Reynaldo Parlidungan Silalahi, secara resmi telah mengirimkan surat somasi tertulis kepada PT. RAPP di Jakarta dan di Pangkalan Kerinci,” jelas advokad itu.

 

Lanjut Hendri menerangkan, somasi tersebut guna meminta pertanggungjawaban hukum kepada PT. RAPP selaku pengguna man power dari PT. HSM. Pasalnya kecelakaan kerja tersebut terjadi diduga merupakan kelalaian dari pihak PT. RAPP hal ini berdasarkan kronologis kejadian yang ditulis oleh kliennya, dan keterangan dari pihak PT.HSM, pungkasnya. 

 

Ditempat terpisah, Kamis 16/01-2020, pihak BPJS pangkalan kerinci Pane kepada wartawan mengatakan, setiap pemberi kerja harus mengikut sertakan pekerjanya untuk mendaptarkan BPJS tenaga kerja, hal itu sesuai undang-undang nomor 24 tahun 2011,sebutnya. 

 

Menanggapi perusahaan/pemberi kerja yang tidak mengikut sertakan pekerjanya untuk mendapat jaminan perlindungan tenaga kerja, para pihak dapat melaporkannya pada bagian pengawasan sebutnya.||| Richard Simanjuntak

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Minggu, 23 Februari 2020 | 01:37:03
Wasnaker Prov.Riau Akan Panggil PT.HSM dan PT.RPE
Jumat, 21 Februari 2020 | 21:01:02
PT.RAPP Halangi Wartawan Saat Kunjungan Jokowi
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:01:12
Pisah Sambut Kepala Seksi Intelejen Kejari Pelalawan
BERIKAN KOMENTAR
Top