Jumat, 21 Februari 2020 | 21:01:02
* Dituding Tidak Profesional

PT.RAPP Halangi Wartawan Saat Kunjungan Jokowi

* Tidak Hafal Butir Pancasila,Nasionalis dari Karyawan PT.RAPP Dipertanyakan
Foto/Ist
PT.RAPP Halangi Wartawan Saat Kunjungan Jokowi
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Kunjungan Presiden Jokowi, diwarnai sikap tidak profesional dari karyawan PT.RAPP mulai dari halangi wartawan meliput sampai tidak hapalnya butir Pancasila oleh karyawan.

 

Kedatangan Presiden Republik Indonesia  Ir.Joko Widodo ke PT.RAPP Pangkalan kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau diwarnai penghalangan terhadap awak media yang hendak meliput kedatangan orang nomor satu NKRI ini.

Kunjungan presiden Jokowi ini untuk meresmikan fasilitas produksi Viscose rayon terintegrasi dan terbesar di indonesia pada Jumat, 21-2-2020.

 

Banyak harapan terhadap perusahaan baru ini. Perusahaan ini diharapkan untuk mendongkrak sektor tekstil nasional dan strategi pembangunan industri 4.0 Pemerintah Indonesia.

 

Fasilitas baru milik Asia Pacific Rayon (APR) tersebut dibangun  di lokasi yang sama dengan komplek Grup APRIL di pangkalan kerinci-Riau Sumatera. Dengan total investasi terbesar Rp 15 triliun atau setara dengan 1,1 milyar USD.

 

Lokasi yang berdekatan ini sangat memungkinkan operasi yang terintegritas dimana pasokan  PULP dari hutan tanaman industri terbarukan milik Grup APRIL  dapat memasok langsung ke APR untuk di produksi Viscose Rayon.  APR dapat memproduksi 240.000 ton serat rayon/tahun.

 

Peresmian operasional APR tersebut ditandai dengan penanda tanganan prasasti pabrik, serta pelepasan kontainer berisi serat rayon oleh Presiden Ir.joko Widodo, selanjutnya akan  di Exspor ke Turki sebanyak 10.190 ton juga ke Jawa Tengah sebesar 12.000 ton.

 

Dalam peresmian APR ini turut dalam rombongan kepresidenan turut  hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, kepala staf kepresidenan Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar, Chairman dan pendiri RGE Sukanto Tanoto serta Direktur RGE Anderson Tanoto.

 

Dalam peresmian Presiden Ir.Joko Widodo mengapresiasi investasi APR untuk mendukung pengembangan industri tekstil nasional.Peran sektor swasta sangat berpengaruh dalam menggerakkan pertumbuhan Ekonomi disamping stimulus yang di berikan pemerintah ungkapnya. 

 

Peresmian perusahaan ini sebaliknya disayangkan sebahagian kalangan awak Media yang mendapat tindakan penghalangan melakukan peliputan oleh media.

 

Mendapat penghalangan oleh pihak manajemen dan security perusahaan PT.RAPP membuat awak media bertanya-tanya, mengapa wartawan dihalangi meliput, mengenai pengamanan kan sudah ada Paspampres ( Pasukan pengamanan presiden) ujar Davidson kesal yang merupakan wartawan Green berita, liputan kabupaten Pelalawan.

 

Selain tindakan menghalangi tugas wartawan dalam meliput, Oknum karyawan PT.RAPP juga mempertontonkan sikap memalukan yakni, tidak hapalnya butir Pancasila yang ditanyakan oleh presiden Jokowi, disela-sela penyampaian kata sambutan nya.

 

Tanggapan miris ini disampaikan oleh, Tokoh Pemuda Pelalawan,  Ahmad Dhani, S.pd seperti yang dilansir dari Media Warta Poros.Com. Ketua Aliansi Pemuda Pelalawan ini mengaku kecewa dengan pihak manajemen PT.RAPP dalam merekrut karyawan nya yang tidak hapal butir Pancasila, sebutnya.

 

Ianya juga mempertanyakan Nasionalis dari Karyawan PT.RAPP. Pancasila adalah dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia saja tidak hapal masak kalah sama anak SD, tentunya sangat memalukan Marwah Pelalawan dan Riau terang Dhani kepada Warta Poros.Com 21/02-2020.

 

Ditempat terpisah Humas PT.RAPP, Fredrik Aldrik dimintai insiden penghalangan awak media dalam melakukan peliputan terkait kedatangan presiden Jokowi tersebut. Humas yang disapa akrab Erik ini kepada Wartawan Aktual mengatakan, ini mis komunikasi bang, ini saya dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju kepangkalan Kerinci, mau mampir nanti kekantor ketua IWO itu bang, janganlah disoal lagi lah bang, katanya kepada wartawan Aktual. Richard Simanjuntak.

 

Wartawan mendapat penghalangan meliput berita kedatangan presiden Jokowi oleh manajemen,  security PT.RAPP menciderai undang- undang pers.||| Richard Simanjuntak

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Sabtu, 21 Maret 2020 | 21:54:25
Humas PT.SLS Dilapor ke Polda Riau
Minggu, 23 Februari 2020 | 01:37:03
Wasnaker Prov.Riau Akan Panggil PT.HSM dan PT.RPE
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:01:12
Pisah Sambut Kepala Seksi Intelejen Kejari Pelalawan
BERIKAN KOMENTAR
Top