• Home
  • Pelalawan
  • Tanggul Penampung Limbah B3 Longsor, 1 Pekerja PT RAPP Tewas Tertimbun
Rabu, 4 Maret 2020 | 14:54:50

Tanggul Penampung Limbah B3 Longsor, 1 Pekerja PT RAPP Tewas Tertimbun

Foto/Ist
Fhoto ilustrasi
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Karyawan PTRAPP kembali dikejutkan dengan longsornya tanggul penampung limbah berbahaya (limbah B3-red) di areal kolam landfild 7A. Akibatnya, alat berat jenis Bulldozer dan Dua (2) karyawan tertimbun di dalam kolam limbah. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/3/20).


PT RAPP yang bergerak di bidang pengolahan kayu menjadi bubur kertas rencananya akan membangun tanggul penahan limbah berbahaya(limbah B3). Namun naas sore sekitar jam 16.00 wib tanggul yang baru di timbun tersebut longsor dan menimbun alat berat beserta satu operator dan pengawasnya.


Hal itu di sampaikan oleh saksi mata saat kejadian seperti yang dilansir dari media jelajahriau.com diterangkan saksi ketika  rumahnya sekitar 21.15 wib hari Selasa (3/3/2020),” “Tiba tiba kejadian itu(tanggul limbah longsor-red), terdengar suara minta tolong saya dan teman langsung lari menolong,” terang Bambang.


“Saya lihat dua orang tertimbun dan alat berat satu unit, satu operator alat berat bulldozer dan satunya lagi pengawas,” tambahnya.


Sementara itu wartawan Aktual mencari informasi dari pihak PT.RAPP Budhi Firmansyah melalui rilis beritanya kepada Aktual menjelaskan.


Sehubungan kecelakaan yang menimpa dua pekerja kontraktor di areal Landfill 7A PT RAPP, Manajemen mewakili perusahaan turut prihatin dan berduka atas meninggalnya salah satu pekerja yakni Heri Kurniawan, dan  petugas Checker PT Tri Karya, pada hari Selasa, 3 Maret 2020 sore. 


Seorang korban lainnya yakni Supriadi, yang merupakan operator Dozer PT Cipta Samudra Mandiri juga telah dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Perwakilan Perusahaan sendiri katanya telah berkoordinasi dengan perusahaan kontraktor tempat korban bekerja dan keluarga untuk memberikan penanganan terbaik terhadap korban sekaligus penyelenggaraan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir. 


Perusahaan juga katanya memastikan korban dan keluarga akan mendapatkan hak-haknya sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.


Atas kejadian ini manajemen telah memerintahkan departemen terkait untuk melakukan investigasi secara menyeluruh dan berkoordinasi dengan lembaga berwenang seperti Kepolisian dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, terangnya.||| Richard Simanjuntak/Rillis



Editor : Zul



BERITA LAINNYA
Jumat, 26 Juni 2020 | 12:45:26
Disinyalir PT PLN “Tutup Mata"
BERIKAN KOMENTAR
Top