• Home
  • Pelalawan
  • Bupati Pelalawan HM Harris Pimpin Upacara Gelar Pasukan PSBB
Minggu, 17 Mei 2020 | 00:10:58

Bupati Pelalawan HM Harris Pimpin Upacara Gelar Pasukan PSBB

aktualonline.com/Richard Simanjuntak
Bupati Pelalawan HM Harris saat memberikan keterangan Pers, Sabtu (16/05-2020)
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Bupati Pelalawan sebagai Inspektur Upacara dalam apel gelar pasukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di halaman kantor bupati, Sabtu (16/05/2020). 

Upacara apel gelar pasukan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Bupati Pelalawan HM Harris, Ketua DPRD Adi sukaemi, Kejari Pelalawan Nophy Tenno Phero Suoth, Kapolres Pelalawan AKBP, M. Risahondua, Ketua Pengadilan negeri Pelalawan Bambang Setyawan, ketua Pengadilan Agama pangkalan kerinci Baginda, Dah,MH, perwakilan Dandim, Sekda, Pejabat OPD pemkab Pelalawan, Jajaran Polres, Polsek, Instansi terkait dalam Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Corona Virus Desease 2019 (COVID-19). Ormas, dan tokoh masyarakat.

Usai apel gelar pasukan kepada awak media, Bupati Harris menjelaskan, PSBB di Pelalawan merupakan hasil kajian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang disetujui Menteri Kesehatan (Menkes).

Untuk PSBB Peraturan Gubernur (Pergub) telah diterbitkan dalam mengatur pembatasan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Dalam mengawasi  penerapan  PSBB  di Pelalawan ini katanya akan melibatkan instansi gabungan selama 14 hari kedepan.

"Ada ratusan personil yang dilibatkan dari masing-masing instansi. Selama tujuh hari ini masih tahap sosialisasi, belum ada sanksi diberikan," tutur Harris kepada awak media usai gelar pasukan, Sabtu (16/05/2020). 

Harris menuturkan, setelah masa sosialisasi selesai akan diberlakukan sanksi hukum bagi masyarakat yang melanggar PSBB.Sanksi yang akan diterapkan akan diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan dari Pergup, agar lebih rinci dan sesuai kondisi umum daerah.

PSBB ini jelasnya, akan lebih mem fokuskan pemberlakuan jam  malam kepada masyarakat. Seluruh toko maupun usaha dapat beroperasi hingga pukul 17.00 wib dan setelah itu harus tutup.

Khusus bagi pedagang sembako atau bahan pokok makanan, akan diatur kemudian dalam Perbup untuk bisa beroperasi hingga jam malam.

"Antara pukul 21.00 wib sampai 04.00 wib tidak ada aktivitas masyarakat sama sekali. Ini akan dipantau petugas," tegasnya.

Secara umum ada tujuh poin yang dibatasi dalam pemberlakuan PSBB. Diantaranya pembatasan pendidikan dengan meliburkan sekolah, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan bekerja di perkantoran, penutupan fasilitas umum kecuali penjual bahan pokok dan fasilitas kesehatan. 

Kemudian pembatasan kegiatan sosial budaya, transportasi umum, terakhir pertahanan dan keamanan.Dalam pekan ini Perbup akan diterbitkan sesuai dengan keadaan daerah. 

Bupati Pelalawan ini mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti anjuran pemerintah. Termasuk menggunakan masker dan menjalankan protokol kesehatan.

Untuk pemantauan tambahnya, ada 5 Pos COVID-19 perbatasan Kabupaten Pelalawan menjadi tempat pemantauan dan pemeriksaan pintu keluar masuk kabupaten Pelalawan. 

Pos Bandar Sikijang, Pos Km 55 Jl Lintas Timur, Pos Simpang Perak, Pos Ukui dan Pos Penyalai Kuala Kampar, serta ada pos tambahan dikelola kecamatan di Pos Segati Km 60 Jl Langgam  Koridor PT RAPP dan Pos Pelalawan.||| Richard Simanjuntak 





Editor : Zul



BERITA LAINNYA
Sabtu, 21 Maret 2020 | 21:54:25
Humas PT.SLS Dilapor ke Polda Riau
BERIKAN KOMENTAR
Top